WARTAGARUT.COM – Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Garut, Hj. Diah Kurniasari, menilai Kejuaraan Daerah (Kejurda) Voli U-18 antar klub se-Jawa Barat yang digelar di GOR Cikuray, Tarogong Kidul, Senin (13/4/2026), menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan atlet muda sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi daerah melalui konsep sport tourism.
Menurut Diah, kehadiran 56 klub dari 14 kabupaten/kota di Jawa Barat menunjukkan bahwa Garut memiliki daya tarik besar sebagai tuan rumah event olahraga berskala provinsi.
“Ajang ini bukan hanya tentang pertandingan voli, tetapi juga menjadi peluang besar untuk memperkenalkan Garut kepada peserta dan pendukung yang datang dari berbagai daerah,” ujar Diah Kurniasari.
Ia menilai, semakin banyak event olahraga digelar di Garut, maka semakin besar pula dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat, terutama pelaku UMKM, hotel, kuliner, hingga sektor transportasi.
“Sport tourism bisa menjadi mesin baru penggerak ekonomi Garut. Ketika banyak peserta dan pendamping datang, tentu ada perputaran ekonomi yang dirasakan masyarakat,” katanya.
Diah juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Garut yang mulai serius mengintegrasikan olahraga dengan pariwisata sebagai bagian dari pembangunan daerah.
Selain dampak ekonomi, ia menilai Kejurda Voli U-18 juga penting sebagai wadah pembinaan atlet usia muda agar memiliki pengalaman bertanding dan mental kompetitif sejak dini.
“Ini sangat penting untuk regenerasi atlet. Dengan adanya kompetisi seperti ini, atlet muda punya ruang untuk berkembang dan mengukur kemampuan mereka,” jelasnya.
Ia juga mendukung upaya perlindungan atlet melalui BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek, sebagaimana disampaikan Bupati Garut Abdusy Syakur Amin.
Menurutnya, jaminan keselamatan bagi atlet merupakan hal penting yang harus diperhatikan dalam setiap penyelenggaraan event olahraga.
“Perlindungan bagi atlet harus menjadi prioritas. Jangan sampai atlet berjuang membawa nama daerah, tetapi tidak memiliki jaminan ketika terjadi risiko saat bertanding,” tegasnya.
Diah berharap, keberhasilan Garut menjadi tuan rumah Kejurda Voli U-18 dapat membuka peluang lebih besar bagi daerah untuk menjadi penyelenggara event olahraga tingkat nasional di masa mendatang.
“Kalau event seperti ini sukses, tentu kepercayaan akan semakin besar. Garut punya potensi menjadi pusat kegiatan olahraga di Jawa Barat,” pungkasnya. ***
Penulis : Soni Tarsoni

















