H. Subhan Fahmi, S.IP Apresiasi Lahirnya Direktorat Jenderal Pesantren, Nilai Tonggak Baru Penguatan Pendidikan Islam

Rabu, 29 April 2026 - 10:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

H. Subhan Fahmi, S.IP Apresiasi Lahirnya Direktorat Jenderal Pesantren, Nilai Tonggak Baru Penguatan Pendidikan Islam

H. Subhan Fahmi, S.IP Apresiasi Lahirnya Direktorat Jenderal Pesantren, Nilai Tonggak Baru Penguatan Pendidikan Islam

WARTAGARUT.COM – Lahirnya Direktorat Jenderal Pesantren melalui Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2026 tertanggal 27 Maret 2026 mendapat sambutan hangat dari H. Subhan Fahmi, S.IP.

Ia menilai pembentukan direktorat khusus tersebut menjadi tonggak bersejarah sekaligus bukti nyata semakin kuatnya perhatian negara terhadap dunia pesantren.

Menurutnya, kehadiran Direktorat Jenderal Pesantren bukan sekadar perubahan struktur birokrasi, melainkan bentuk pengakuan strategis negara bahwa pesantren memiliki kontribusi besar dalam pendidikan, dakwah, pembinaan moral, serta pembangunan karakter bangsa.

“Ini momentum yang sangat membanggakan bagi keluarga besar pesantren. Kami melihat lahirnya Direktorat Jenderal Pesantren sebagai jawaban atas perjuangan panjang agar pesantren mendapat ruang kebijakan yang lebih fokus dan kuat,” ujarnya melalui rilis kepada WartaGarut.com, Rabu, (29/4/2026).

Ia mengatakan selama ini pesantren telah menjadi benteng pendidikan keislaman sekaligus pusat lahirnya kader ulama, pemimpin umat, dan penggerak sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

Karena itu, menurutnya, sudah sepatutnya negara menghadirkan instrumen kelembagaan yang lebih spesifik agar pembinaan pesantren tidak tersebar dan berjalan parsial.

Menurutnya, pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren juga tidak lepas dari konsistensi perjuangan Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin yang selama ini terus mendorong penguatan afirmasi kebijakan terhadap pesantren di tingkat nasional.

“Perjuangan PKB sangat nyata untuk pesantren. Apa yang selama ini diperjuangkan oleh Gus Muhaimin kini mulai terlihat hasilnya. Negara hadir lebih serius untuk memuliakan pesantren,” katanya.

Ia menilai dengan adanya direktorat khusus, berbagai program yang menyangkut peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan tenaga pendidik, digitalisasi administrasi, bantuan sarana prasarana, hingga pemberdayaan ekonomi pesantren akan lebih mudah dirancang secara terukur.

Baca Juga :  Ketua PDM Garut Tekankan Pendidikan Holistik Muhammadiyah untuk Perkuat Mutu Sekolah

Selain itu, ia berharap kebijakan baru ini tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi benar-benar diikuti distribusi program nyata sampai ke pesantren-pesantren daerah, termasuk di Kabupaten Garut yang dikenal memiliki basis pesantren cukup besar.

“Harapan kami tentu implementasinya harus terasa. Pesantren jangan hanya disebut penting di pusat, tetapi juga harus menerima manfaat kebijakan secara langsung di daerah,” ungkapnya.

Ia menegaskan Fraksi PKB DPRD Garut akan terus mengawal sinergi kebijakan pusat dan daerah agar lahirnya Direktorat Jenderal Pesantren benar-benar menjadi energi baru bagi kemajuan santri, kiai, dan lembaga pendidikan Islam.

“Ini hari yang membahagiakan bagi dunia santri. Jaya terus pesantren, karena dari pesantren lahir kekuatan moral bangsa,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aris Munandar Lepas Kontingen Porsadin Garut, Target Juara Umum
Hari Santri Nasional 2026, Subhan Fahmi Dorong Penguatan Pesantren
Reses Subhan Fahmi di Cisurupan Garut, Data Bansos dan BPJS PBI Disorot
Reses Ihat Solihat, Warga Apresiasi Aspirasi yang Mulai Terealisasi
Fraksi PKS Garut Kunjungi Posko Korban Kapal Virgo 8, Yusup Musyaffa Sampaikan Belasungkawa
Subhan Fahmi Tampung 14 Aspirasi Buruh, DPRD Garut Dorong Raperda Ketenagakerjaan
Sumur Bor di Kersamanah Garut Direalisasikan, Hj. Intannia Tinjau Akses Air Bersih Warga
Bimtek Laga Perubahan 2.0, Sekretaris Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Garut Dorong Politik Berbasis Gagasan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Aris Munandar Lepas Kontingen Porsadin Garut, Target Juara Umum

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Subhan Fahmi Dorong Penguatan Pesantren

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:04 WIB

Reses Subhan Fahmi di Cisurupan Garut, Data Bansos dan BPJS PBI Disorot

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Reses Ihat Solihat, Warga Apresiasi Aspirasi yang Mulai Terealisasi

Sabtu, 19 September 2026 - 15:23 WIB

Fraksi PKS Garut Kunjungi Posko Korban Kapal Virgo 8, Yusup Musyaffa Sampaikan Belasungkawa

Berita Terbaru

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin melantik Drs. Rd. Satria Budi, M.Si., sebagai Pj Sekda Kabupaten Garut dalam rangkaian Apel Gabungan di Lapangan Apel Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Senin (2/11/2026).

GARUT TERKINI

Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik

Senin, 2 Nov 2026 - 14:41 WIB

Anggota Tapak Suci Unit 4 SMK Muhammadiyah Garut dalam kegiatan pembinaan bela diri dan karakter pelajar.

PENDIDIKAN

14 Murid SMK Muhammadiyah Garut Ikuti Kejurda Tapak Suci 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:48 WIB