Bupati Garut Sentil SKPD Saat Hari Otda: Jangan Andalkan Pusat, PAD Harus Digenjot

Selasa, 28 April 2026 - 21:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut Sentil SKPD Saat Hari Otda: Jangan Andalkan Pusat, PAD Harus Digenjot

Bupati Garut Sentil SKPD Saat Hari Otda: Jangan Andalkan Pusat, PAD Harus Digenjot

WARTAGARUT.COM – Abdusy Syakur Amin menjadikan peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 sebagai momentum menekan seluruh perangkat daerah agar tidak lagi terlalu bergantung pada pemerintah pusat.

Dalam upacara yang digelar di Lapangan Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (27/4/2026), Bupati Garut secara terbuka meminta SKPD pengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) bergerak lebih agresif mencari dan memaksimalkan sumber pemasukan daerah.

Menurut Syakur, otonomi daerah bukan sekadar pembagian kewenangan administratif, tetapi menjadi kunci agar daerah sebesar Garut mampu mengelola potensi sendiri sesuai kebutuhan masyarakatnya.

Ia menilai mustahil seluruh persoalan daerah diselesaikan sepenuhnya oleh pemerintah pusat, mengingat Indonesia memiliki bentang wilayah luas dengan tantangan yang berbeda-beda.

“Setiap daerah punya keunikan, potensi, dan persoalan masing-masing. Karena itu daerah harus punya kemampuan mengatur dirinya sendiri dan tidak terus menunggu pusat,” ujar Syakur dalam amanatnya.

Baca Juga :  RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan

Pesan itu kemudian diarahkan secara spesifik pada isu kemandirian fiskal. Syakur menegaskan seluruh dinas yang memiliki kewenangan pengelolaan PAD harus lebih progresif, inovatif, dan berani membaca peluang pendapatan baru.

Baginya, kekuatan keuangan daerah akan sangat menentukan cepat atau lambatnya pelayanan publik yang dirasakan masyarakat.

Tak hanya mengejar peningkatan pendapatan, Syakur juga mengingatkan agar setiap rupiah anggaran yang masuk digunakan secara efisien namun tetap menghasilkan manfaat yang efektif.

“Pendapatan daerah harus dimanfaatkan untuk program yang betul-betul terasa dampaknya. Jadi bukan hanya efisien di atas kertas, tetapi efektif di lapangan,” katanya.

Selain menyoroti fiskal, Syakur memberi perhatian serius pada kualitas birokrasi. Ia menilai tantangan otonomi daerah saat ini bukan hanya soal uang, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia aparatur.

Baca Juga :  Klasemen Persib Bandung vs Melbourne Victory: Maung Bandung Kokoh di Puncak

Karena itu, ia mendorong Pemkab Garut bertransformasi menjadi organisasi pembelajar, di mana ASN tidak berhenti pada rutinitas administrasi, melainkan terus meningkatkan kompetensi dan keahlian.

Syakur menyebut budaya diskusi, rapat evaluasi setiap Senin, dan pembelajaran internal harus dipahami sebagai bagian dari peningkatan kapasitas birokrasi.

“Kita harus menjadi learning organization. ASN Garut harus mau belajar terus, menambah keahlian, menambah wawasan, supaya tata kelola pemerintahan kita semakin kuat,” tuturnya.

Peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini pun akhirnya tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan berubah menjadi panggung evaluasi bagi dua pekerjaan rumah besar Pemerintah Kabupaten Garut: memperkuat kemandirian pendapatan daerah dan membangun aparatur yang lebih kompeten untuk menghadapi persaingan pembangunan.

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PESONA Perikanan, Upaya Dinas Perikanan dan Peternakan Garut dalam Penguatan Nilai Tambah untuk Kesejahteraan Bersama
Peserta PBI PBPU Garut Turun pada 2026, Anggaran JKN Naik
10 Korban Selamat KM Virgo di Garut Terima Bantuan Rp3 Juta
Dinas Perikanan dan Peternakan Garut: Berdayakan Kelompok Wanita, Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan
Garut Berpeluang Punya Pabrik Bioethanol, 15 Ribu Hektare Lahan Disiapkan
9 Nama Masuk Seleksi Awal Sekda Garut, Bupati Belum Buka Identitas Kandidat
Jalan Banjarwangi Viral, Bupati Garut Ungkap Alasan Tak Diumumkan
Inovasi SEPEDA SISWA Permudah Urus Adminduk Anak PAUD di Garut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:35 WIB

PESONA Perikanan, Upaya Dinas Perikanan dan Peternakan Garut dalam Penguatan Nilai Tambah untuk Kesejahteraan Bersama

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Peserta PBI PBPU Garut Turun pada 2026, Anggaran JKN Naik

Rabu, 30 September 2026 - 21:15 WIB

10 Korban Selamat KM Virgo di Garut Terima Bantuan Rp3 Juta

Selasa, 29 September 2026 - 14:30 WIB

Dinas Perikanan dan Peternakan Garut: Berdayakan Kelompok Wanita, Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan

Senin, 21 September 2026 - 17:23 WIB

Garut Berpeluang Punya Pabrik Bioethanol, 15 Ribu Hektare Lahan Disiapkan

Berita Terbaru

Anggota Tapak Suci Unit 4 SMK Muhammadiyah Garut dalam kegiatan pembinaan bela diri dan karakter pelajar.

PENDIDIKAN

14 Murid SMK Muhammadiyah Garut Ikuti Kejurda Tapak Suci 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:48 WIB