GP Ansor Jawa Barat Isi Harlah ke-92 dengan Aksi Lingkungan hingga Pemberdayaan Ekonomi Kader

Senin, 27 April 2026 - 12:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GP Ansor Jawa Barat Isi Harlah ke-92 dengan Aksi Lingkungan hingga Pemberdayaan Ekonomi Kader

GP Ansor Jawa Barat Isi Harlah ke-92 dengan Aksi Lingkungan hingga Pemberdayaan Ekonomi Kader

WARTAGARUT.COM – Peringatan Hari Lahir ke-92 Gerakan Pemuda Ansor pada 24 April 2026 tidak hanya diisi kegiatan seremonial, tetapi juga diarahkan menjadi momentum aksi nyata kepedulian lingkungan, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan ekonomi kader.

Hal itu disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Barat, H. Subhan Fahmi, saat menjelaskan rangkaian Harlah GP Ansor ke-92.

Menurut Subhan Fahmi, puncak peringatan Harlah tingkat Jawa Barat digelar di GOR Sabilulungan Kabupaten Bandung, Jumat (24/4/2026), dengan melibatkan kader Ansor dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Ia menuturkan, sebelum puncak acara berlangsung, GP Ansor lebih dulu menginstruksikan gerakan bersih-bersih sungai hampir di seluruh daerah sebagai bentuk penyadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

“Ada bersih-bersih sungai di hampir semua kabupaten. Ini dalam rangka kepedulian Ansor untuk lingkungan, supaya masyarakat tidak buang sampah ke sungai. Ini juga bagian kita membantu pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah,” ujar Subhan Fahmi, saat wawancara di Kantor DRPD Garut, Senin, (27/4/2026).

Selain agenda lingkungan, Harlah GP Ansor juga dirangkai dengan berbagai lomba seperti kitab kuning hingga kegiatan olahraga bela diri.

Baca Juga :  Bukan Messi, Sosok Ini Jadi Penentu Kemenangan Inter Miami vs Chicago Fire

Bahkan, kata dia, di Kabupaten Tasikmalaya digelar Ketua Umum Cup MMA sebagai simbol bahwa Ansor tidak hanya kuat dalam tradisi keilmuan, tetapi juga ketahanan fisik kader.

“Ansor bukan hanya ngaji kitab kuning saja, tapi juga harus menguasai ilmu bela diri,” katanya.

Wakil ketua DPRD Garut ini, menilai usia 92 tahun menjadi perjalanan panjang bagi GP Ansor sebagai organisasi yang telah melalui dinamika sejarah bangsa, mulai dari masa perjuangan kemerdekaan, melawan penjajah, hingga menghadapi ancaman ideologi negara.

Karena itu, kata Ia, menjelang satu abad atau delapan tahun menuju usia 100 tahun, GP Ansor dituntut tidak hanya menjaga warisan kaderisasi, tetapi juga menjawab tantangan zaman dengan program yang relevan.

“Minimal kita merespon dengan kegiatan-kegiatan positif. Ansor harus tetap bertahan dan jangan melupakan para pendiri yang sudah bekerja keras mempertahankan organisasi ini,” ucapnya.

Ia menjelaskan, sesuai instruksi Ketua Umum GP Ansor, fokus besar organisasi saat ini adalah mengawal proyek strategis nasional sekaligus ikut memperkuat ketahanan pangan di tengah kondisi ekonomi dunia yang tidak menentu.

Baca Juga :  TLRHP BPK Garut Capai 82,9 Persen, OPD Diminta Percepat Tindak Lanjut

Subhan Fahmi mengungkapkan, GP Ansor Jawa Barat kini mulai mendorong kemandirian ekonomi kader melalui program skala kecil seperti peternakan ayam petelur, ayam pedaging, hingga pertanian terintegrasi teknologi.

Bahkan, GP Ansor Jawa Barat telah menjalin kerja sama dengan Leo Farm dari Institut Teknologi Bandung untuk pengembangan pertanian modern di empat titik, yakni Garut, Kabupaten Bandung, Kabupaten Tasikmalaya, dan Cianjur.

“Kita lagi nge-push ekonomi kader. Meski masih tahap awal dan berat di lapangan, kita bikin skala kecil, ada yang mengawal 50 ekor ayam petelur, ada yang rumahan 10 sampai 20 ekor. Ini salah satu tujuannya menopang program MBG dan meningkatkan ekonomi lokal,” jelasnya.

Menurutnya, gerakan itu diharapkan mampu menjadikan kader Ansor tidak hanya bertahan di tengah situasi ekonomi sulit, tetapi juga ikut menciptakan perputaran ekonomi di masyarakat sekitar.

“Ansor harus berdaya guna, tidak hanya mengharapkan dari orang lain. Minimal secara pribadi bisa survive dan mudah-mudahan membantu ekonomi lokal,” pungkasnya.**”

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekretaris Komisi IV DPRD Garut Dorong Kepala Sekolah Dipilih Berdasarkan Kompetensi
Komisi IV DPRD Garut Kawal Pelantikan Kepala Sekolah Agar Sesuai Aturan
Wakil Ketua DPRD Garut Dukung Kemah Bela Negara 2026, H. Subhan Fahmi: Benteng Generasi Muda dari Radikalisme
Garut Hebat Fest 2026 Dibuka, H. Subhan Fahmi: Festival Musik Islami Perkuat Budaya dan Ekonomi Garut
Hj Mila Meliana Apresiasi dan Sampaikan Harapan Besar dalam Sertijab Dandim 0611 Garut
Niat Puasa Tasu’a dan Asyura 2026 Lengkap Arab, Latin, Arti serta Jadwal Pelaksanaannya
Hj. Intannia Ungkap Langkah Baru Tingkatkan Budaya Baca di Garut
Milad ke-109 Aisyiyah Jawa Barat Dipusatkan di Garut, Ketua PWA Ungkap Alasan dan Capaian Besar Organisasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:05 WIB

Sekretaris Komisi IV DPRD Garut Dorong Kepala Sekolah Dipilih Berdasarkan Kompetensi

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:33 WIB

Komisi IV DPRD Garut Kawal Pelantikan Kepala Sekolah Agar Sesuai Aturan

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:48 WIB

Wakil Ketua DPRD Garut Dukung Kemah Bela Negara 2026, H. Subhan Fahmi: Benteng Generasi Muda dari Radikalisme

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:35 WIB

Garut Hebat Fest 2026 Dibuka, H. Subhan Fahmi: Festival Musik Islami Perkuat Budaya dan Ekonomi Garut

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:41 WIB

Hj Mila Meliana Apresiasi dan Sampaikan Harapan Besar dalam Sertijab Dandim 0611 Garut

Berita Terbaru

Mitchell Baker menjadi pemain terbaik setelah mencetak tiga gol untuk Timnas Indonesia.

EVENT OLAHRAGA

Indonesia vs Kamboja: Debut Mitchell Baker Langsung Berbuah Hattrick

Selasa, 28 Jul 2026 - 07:35 WIB

Demiane Agustien menjadi salah satu pemain yang dipantau Timnas Indonesia.

EVENT OLAHRAGA

Terungkap! Alasan Timnas Indonesia Pantau Wonderkid Arsenal

Senin, 27 Jul 2026 - 20:23 WIB

Timnas Indonesia mematangkan persiapan sebelum menghadapi Kamboja di Piala AFF 2026.

EVENT OLAHRAGA

Indonesia vs Kamboja: 3 Fakta Penting yang Wajib Diwaspadai Garuda

Senin, 27 Jul 2026 - 19:42 WIB

Justin Hubner dipastikan belum dapat memperkuat Timnas Indonesia pada laga melawan Kamboja.

EVENT OLAHRAGA

Terungkap, Ini Alasan Justin Hubner Absen saat Indonesia vs Kamboja

Senin, 27 Jul 2026 - 19:15 WIB