WARTAGARUT.COM – SMK Muhammadiyah Garut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Garut yang akan berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026.
Kepala SMK Muhammadiyah Garut, Yan Yan Hermawan, S.Pd.I., mengatakan pihak sekolah siap mengirimkan atlet-atlet terbaik untuk mengikuti kejuaraan yang berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut tersebut.

“Mendukung sepenuhnya dengan mengirimkan atlet-atlet terbaik,” kata Yan Yan Hermawan saat memberikan tanggapan mengenai persiapan sekolah menghadapi Kejurda Tapak Suci, Kamis, 24 September 2026.
Menurutnya, SMK Muhammadiyah Garut akan mengikutsertakan sebanyak mungkin siswa yang memiliki kesiapan untuk mengikuti kejuaraan tersebut.
“Sebanyak-banyaknya yang ada di SMKM Garut,” ujarnya.
Latihan Ditambah Menjadi Tiga Kali Seminggu
Persiapan menghadapi Kejurda juga dilakukan dengan meningkatkan intensitas latihan.
Jika sebelumnya latihan dilakukan satu kali dalam sepekan, kini jadwal tersebut ditambah menjadi tiga kali seminggu.
Peningkatan frekuensi latihan tersebut menjadi bagian dari persiapan siswa menghadapi pertandingan sekaligus meningkatkan kesiapan fisik dan kemampuan mereka di gelanggang.
Yan Yan mengatakan sekolah juga berupaya mengatur jadwal latihan agar tetap berjalan seimbang dengan kegiatan akademik siswa.
“Mengatur jadwal latihan sebaik-baiknya dengan jadwal sekolah,” katanya.
Bagi SMK Muhammadiyah Garut, pembinaan pesilat tidak berhenti pada persiapan menghadapi satu kejuaraan.
Sekolah secara berkelanjutan melakukan pembinaan dan latihan sekaligus mendorong siswa untuk mengikuti berbagai even kejuaraan.
“Secara kontinu melakukan pembinaan dan latihan serta memotivasi siswa untuk mengikuti setiap even kejuaraan,” ujar Yan Yan.
Bidik Target Juara Umum
Dari persiapan tersebut, SMK Muhammadiyah Garut memasang target tinggi. Kontingen sekolah ditargetkan mampu meraih juara umum dalam Kejurda Tapak Suci.
Meski demikian, Yan Yan menekankan bahwa pencapaian prestasi bukan satu-satunya tujuan.
Keikutsertaan siswa dalam Tapak Suci juga diarahkan untuk menyalurkan bakat sekaligus membangun karakter.
Menurutnya, Tapak Suci dapat membantu menumbuhkan sikap disiplin, karakter, dan budi pekerti luhur pada siswa.
“Menumbuhkan sikap disiplin berkarakter dan berbudi pekerti luhur,” kata Yan Yan ketika menjelaskan manfaat Tapak Suci bagi siswa.
Sekolah juga melihat Kejurda sebagai ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi nonakademik sekaligus membawa nama baik sekolah.
“Menyalurkan bakat siswa dan mengharumkan nama baik sekolah,” ujarnya.
Sportivitas Jadi Prinsip Utama
Dalam menghadapi pertandingan, Yan Yan menempatkan sportivitas sebagai hal yang sangat penting.
Menurutnya, keberhasilan siswa tidak hanya diukur dari hasil pertandingan, tetapi juga dari bagaimana mereka membawa diri selama mengikuti kejuaraan.
“Penting sekali, sportivitas di atas segalanya,” tegasnya.
Karena itu, siswa yang bertanding diminta tetap giat berlatih dan menjunjung tinggi sportivitas ketika berada di gelanggang.
“Berlatih dengan giat, bertanding dengan sportivitas tinggi dan menjadi juara,” pesan Yan Yan kepada para siswa yang akan mengikuti Kejurda.
Dalam pembinaan pesilat usia remaja, sekolah juga menghadapi tantangan tersendiri.
Yan Yan menyebut kondisi psikologis dan sikap siswa yang masih berkembang menjadi salah satu tantangan dalam proses pembinaan.
Karena itu, pembinaan tidak hanya diarahkan pada kemampuan teknik pencak silat, tetapi juga pembentukan karakter siswa.
Dukungan terhadap kegiatan siswa juga datang dari guru dan orang tua.
Yan Yan menyebut keduanya memberikan dukungan yang baik terhadap kegiatan yang diikuti para siswa.
Selain prestasi di gelanggang, sekolah menargetkan para siswa mampu memiliki prestasi akademik dan nonakademik yang dapat menunjang kebutuhan mereka di masa depan.
Bagi SMK Muhammadiyah Garut, salah satu indikator keberhasilan dalam Kejurda bukan hanya membawa pulang gelar juara.
Mengirimkan peserta yang mampu menjaga nama baik sekolah juga menjadi bagian penting dari keberhasilan pembinaan.
Dengan persiapan latihan yang ditingkatkan, dukungan guru dan orang tua, serta pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, SMK Muhammadiyah Garut siap mengirimkan kontingennya untuk tampil dalam Kejurda Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Garut 2026.***
Penulis : Soni Tarsoni
Editor : Soni Tarsoni

















Komentar