IPI Garut Peringkat 238 Asia Tenggara, Rektor Soroti Mutu Pendidikan

Rabu, 4 November 2026 - 08:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Capaian IPI Garut dalam pemeringkatan QS WUR Asia 2027 dan tanggapan Rektor Prof. Nizar Alam Hamdani.

Capaian IPI Garut dalam pemeringkatan QS WUR Asia 2027 dan tanggapan Rektor Prof. Nizar Alam Hamdani.

WARTAGARUT.COM – Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut disebut menempati peringkat ke-238 di Asia Tenggara dalam pemeringkatan QS World University Rankings (WUR) Asia 2027.

Capaian tersebut menjadi perhatian bagi pengembangan mutu pendidikan tinggi dan penguatan daya saing kampus asal Kabupaten Garut di tingkat regional.

Rektor IPI Garut, Prof. Dr. H. Nizar Alam Hamdani, SE., M.M., M.T., M.Si., M.Kom., menyebut pencapaian tersebut sebagai hasil kerja bersama seluruh unsur kampus, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa hingga yayasan.

“Alhamdulillah, ini adalah buah dari kerja keras, dedikasi, dan konsistensi dari seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta restu dari yayasan,” ujar Prof. Nizar menyampaikan keterangannya kepada Warta Garut, Rabu, (4/11/2026).

Menurut Prof. Nizar, capaian dalam pemeringkatan internasional menjadi dorongan bagi IPI Garut untuk terus menjaga kualitas tata kelola akademik.

Namun, kata Ia, pengakuan tersebut juga membawa tanggung jawab untuk mempertahankan mutu pendidikan dan meningkatkan relevansi perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Usai Menang 4-0, Persib Langsung Berburu Tiket 16 Besar ACL Two

Akreditasi dan standar mutu menjadi fondasi

IPI Garut disebut telah memiliki Akreditasi Unggul serta sertifikasi manajemen ISO 21001 dan ISO 9001. Kedua sertifikasi tersebut berkaitan dengan sistem manajemen organisasi pendidikan dan sistem manajemen mutu.

Fondasi tersebut menjadi bagian dari upaya kampus dalam mengembangkan layanan pendidikan yang terukur.

Meski demikian, capaian akreditasi dan sertifikasi perlu dibaca sesuai ruang lingkup masing-masing dan tidak dengan sendirinya menjelaskan seluruh faktor yang memengaruhi hasil pemeringkatan QS.

QS World University Rankings menggunakan sejumlah indikator untuk menilai perguruan tinggi.

Indikator dan bobot yang digunakan dapat berbeda menurut jenis pemeringkatan, sehingga posisi IPI Garut perlu dirujuk pada kategori dan daftar resmi yang tepat.

Rektor dorong riset dan kemitraan global

Prof. Nizar menegaskan, capaian peringkat tersebut tidak boleh membuat kampus berpuas diri.

IPI Garut, kata dia, perlu melanjutkan pengembangan melalui inovasi riset, perluasan kerja sama internasional, serta peningkatan kualitas lulusan.

Baca Juga :  PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

“Prestasi ini bukan akhir, melainkan momentum bagi kami untuk melangkah lebih jauh. IPI Garut berkomitmen untuk terus meningkatkan inovasi riset, memperluas kemitraan global, dan mencetak lulusan berdaya saing tinggi yang adaptif terhadap dinamika era digital,” tuturnya.

Komitmen tersebut menempatkan pengembangan riset dan kemitraan sebagai bagian penting dari agenda peningkatan kualitas perguruan tinggi.

Daya saing lulusan juga menjadi aspek yang perlu ditopang melalui pembelajaran relevan, penguatan kompetensi, dan hubungan dengan kebutuhan dunia kerja.

Bagi IPI Garut, capaian ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat kinerja akademik sekaligus memperluas kontribusi kampus bagi masyarakat Garut, Jawa Barat, dan Indonesia.

Keterangan mengenai posisi ke-238 Asia Tenggara dalam QS WUR Asia 2027 tetap perlu dipastikan melalui daftar atau pengumuman resmi QS agar kategori pemeringkatan dan angka yang dicantumkan dalam pemberitaan akurat.***

Penulis : Soni Tarsoni

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MTsN 1 Garut Bentuk Pokja Ekoteologi, Perpustakaan Gelar Aksi Penghijauan
Kapolsek Tarogong Kidul Ingatkan Siswa MTsN 1 Garut Jauhi Geng Motor
Raih 14 Medali, SMK Muhammadiyah Garut Juara Umum Kejurda Tapak Suci 2026
14 Murid SMK Muhammadiyah Garut Ikuti Kejurda Tapak Suci 2026
Ketua PDM Garut: Kejurda Tapak Suci Jadi Pembuka 20 Agenda Milad Muhammadiyah ke-114
Murid MTsN 1 Garut Fakhri Nawwaf Al-Mumtaz Raih Juara 2 di Kejuaraan Universery Cimba Tasikmalaya 2026
DMI Garut Siapkan Warung Barokah Masjid dan Program Ekonomi Jemaah
Perpustakaan MTsN 1 Garut Jadi Ruang Belajar Kesehatan Psikologis Remaja

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 08:09 WIB

IPI Garut Peringkat 238 Asia Tenggara, Rektor Soroti Mutu Pendidikan

Selasa, 3 November 2026 - 20:12 WIB

MTsN 1 Garut Bentuk Pokja Ekoteologi, Perpustakaan Gelar Aksi Penghijauan

Senin, 2 November 2026 - 15:19 WIB

Kapolsek Tarogong Kidul Ingatkan Siswa MTsN 1 Garut Jauhi Geng Motor

Senin, 2 November 2026 - 13:05 WIB

Raih 14 Medali, SMK Muhammadiyah Garut Juara Umum Kejurda Tapak Suci 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:48 WIB

14 Murid SMK Muhammadiyah Garut Ikuti Kejurda Tapak Suci 2026

Berita Terbaru

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan kebijakan penyesuaian TPP ASN setelah menghadiri Entry Meeting Pemeriksaan BPK di Aula BPKAD Kabupaten Garut, Selasa (3/11/2026).

GARUT TERKINI

TPP ASN Garut Dipangkas 15 Persen, Ini Alasan Pemkab

Rabu, 4 Nov 2026 - 06:13 WIB

Ilustrasi suasana selebrasi gol dalam pertandingan sepak bola Eropa.

Olahraga

Hasil MU vs Roma 3-2: Gol Cunha dan Kartu Merah

Rabu, 4 Nov 2026 - 05:54 WIB