WARTAGARUT.COM – Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut disebut menempati peringkat ke-238 di Asia Tenggara dalam pemeringkatan QS World University Rankings (WUR) Asia 2027.
Capaian tersebut menjadi perhatian bagi pengembangan mutu pendidikan tinggi dan penguatan daya saing kampus asal Kabupaten Garut di tingkat regional.
Rektor IPI Garut, Prof. Dr. H. Nizar Alam Hamdani, SE., M.M., M.T., M.Si., M.Kom., menyebut pencapaian tersebut sebagai hasil kerja bersama seluruh unsur kampus, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa hingga yayasan.
“Alhamdulillah, ini adalah buah dari kerja keras, dedikasi, dan konsistensi dari seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta restu dari yayasan,” ujar Prof. Nizar menyampaikan keterangannya kepada Warta Garut, Rabu, (4/11/2026).
Menurut Prof. Nizar, capaian dalam pemeringkatan internasional menjadi dorongan bagi IPI Garut untuk terus menjaga kualitas tata kelola akademik.
Namun, kata Ia, pengakuan tersebut juga membawa tanggung jawab untuk mempertahankan mutu pendidikan dan meningkatkan relevansi perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat.
Akreditasi dan standar mutu menjadi fondasi
IPI Garut disebut telah memiliki Akreditasi Unggul serta sertifikasi manajemen ISO 21001 dan ISO 9001. Kedua sertifikasi tersebut berkaitan dengan sistem manajemen organisasi pendidikan dan sistem manajemen mutu.
Fondasi tersebut menjadi bagian dari upaya kampus dalam mengembangkan layanan pendidikan yang terukur.
Meski demikian, capaian akreditasi dan sertifikasi perlu dibaca sesuai ruang lingkup masing-masing dan tidak dengan sendirinya menjelaskan seluruh faktor yang memengaruhi hasil pemeringkatan QS.
QS World University Rankings menggunakan sejumlah indikator untuk menilai perguruan tinggi.
Indikator dan bobot yang digunakan dapat berbeda menurut jenis pemeringkatan, sehingga posisi IPI Garut perlu dirujuk pada kategori dan daftar resmi yang tepat.
Rektor dorong riset dan kemitraan global
Prof. Nizar menegaskan, capaian peringkat tersebut tidak boleh membuat kampus berpuas diri.
IPI Garut, kata dia, perlu melanjutkan pengembangan melalui inovasi riset, perluasan kerja sama internasional, serta peningkatan kualitas lulusan.
“Prestasi ini bukan akhir, melainkan momentum bagi kami untuk melangkah lebih jauh. IPI Garut berkomitmen untuk terus meningkatkan inovasi riset, memperluas kemitraan global, dan mencetak lulusan berdaya saing tinggi yang adaptif terhadap dinamika era digital,” tuturnya.
Komitmen tersebut menempatkan pengembangan riset dan kemitraan sebagai bagian penting dari agenda peningkatan kualitas perguruan tinggi.
Daya saing lulusan juga menjadi aspek yang perlu ditopang melalui pembelajaran relevan, penguatan kompetensi, dan hubungan dengan kebutuhan dunia kerja.
Bagi IPI Garut, capaian ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat kinerja akademik sekaligus memperluas kontribusi kampus bagi masyarakat Garut, Jawa Barat, dan Indonesia.
Keterangan mengenai posisi ke-238 Asia Tenggara dalam QS WUR Asia 2027 tetap perlu dipastikan melalui daftar atau pengumuman resmi QS agar kategori pemeringkatan dan angka yang dicantumkan dalam pemberitaan akurat.***
Penulis : Soni Tarsoni
Editor : Soni Tarsoni

















Komentar