WARTAGARUT.COM – MTsN 1 Garut mengajak peserta didik lebih peduli terhadap kesehatan psikologis remaja melalui sosialisasi First Aider Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) di Perpustakaan Harun Arrasyid, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan yang bekerja sama dengan UPT Puskesmas Haur Panggung dan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) ini menghadirkan Rahmi Firdayani, S.Kes., sebagai narasumber.
Pesertanya terdiri atas anggota PMR dan dua siswa perwakilan dari setiap kelas IX.
Materi yang diberikan tidak hanya membahas perubahan emosi pada masa remaja, tetapi juga mengenalkan cara memberikan dukungan awal kepada teman sebaya yang sedang mengalami tekanan psikologis.
Dalam pemaparannya, Rahmi menjelaskan bahwa masa remaja ditandai oleh perubahan fisik, kognitif, dan emosional.
Ketiganya memengaruhi cara remaja mengenali diri, mengambil keputusan, berinteraksi, serta merespons berbagai situasi.
Perubahan emosi, misalnya, dapat membuat remaja mengalami perasaan yang intens dan berubah-ubah.
Karena itu, kemampuan mengenali serta mengelola emosi menjadi keterampilan penting dalam proses tumbuh kembang.
Melalui sosialisasi tersebut, peserta diajak memahami perubahan yang dialami selama masa remaja.
Pengetahuan ini diharapkan membantu mereka mengenali kondisi diri sendiri, menghadapi tekanan secara lebih sehat, dan membangun hubungan positif dengan lingkungan.
Mengenal pertolongan pertama pada luka psikologis
Rahmi menjelaskan, Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) merupakan bentuk bantuan awal bagi seseorang yang mengalami kejadian berat atau krisis hingga menimbulkan tekanan psikologis.
P3LP bukan tindakan untuk menetapkan diagnosis maupun menggantikan terapi dari tenaga profesional.
Pendekatan ini lebih menekankan dukungan awal, seperti mendengarkan dengan empati, tidak menghakimi, membantu menciptakan rasa aman, serta mengarahkan orang yang membutuhkan bantuan kepada orang dewasa tepercaya atau tenaga profesional.
Pemahaman tersebut penting agar peserta didik tidak terburu-buru memberikan penilaian terhadap kondisi temannya.
Dukungan sederhana yang diberikan dengan tepat dapat menjadi langkah awal untuk membantu seseorang memperoleh pertolongan yang dibutuhkan.
Kesehatan psikologis juga berperan dalam membantu remaja mengenali potensi diri, menghadapi tekanan sehari-hari, menjalankan aktivitas secara produktif, dan berkontribusi di lingkungan sosial.
Perpustakaan menjadi ruang pembelajaran kepedulian
Pembina PMR MTsN 1 Garut, H. Yadi Mulyadi, S.Ag., menyampaikan pesan bahwa menjaga kesehatan jiwa merupakan proses yang berlangsung secara berkelanjutan.
“Kesehatan jiwa bukanlah sebuah tujuan, melainkan sebuah proses. Bukan tentang ke mana tujuannya, tetapi tentang bagaimana cara menuju ke sana,” ungkap H. Yadi.
Pesan tersebut sejalan dengan materi sosialisasi yang menekankan pentingnya kesadaran diri, dukungan sosial, dan kepedulian terhadap kondisi psikologis sesama.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Perpustakaan Harun Arrasyid MTsN 1 Garut, Hj. Rina Rosmayana, S.Pd., M.Pd.
Ia menilai perpustakaan dapat dimanfaatkan lebih luas sebagai ruang pembelajaran yang mendukung pengetahuan sekaligus pembentukan karakter peserta didik.
“Karena kepedulian tidak hanya diwujudkan dengan menolong luka yang terlihat, tetapi juga dengan hadir, mendengarkan, dan membantu memulihkan luka yang tidak kasatmata. Dari perpustakaan, pengetahuan tumbuh; dari kepedulian, kemanusiaan menguat,” tuturnya.
Melalui kolaborasi PMR, UPT Puskesmas Haur Panggung, dan Perpustakaan Harun Arrasyid, MTsN 1 Garut mendorong kegiatan edukatif yang dekat dengan kebutuhan peserta didik.
Kegiatan ini sekaligus memperluas fungsi perpustakaan, bukan hanya sebagai pusat literasi baca, tetapi juga ruang belajar yang menumbuhkan empati dan kepedulian terhadap kesehatan psikologis.
Dari kegiatan tersebut, siswa diajak memahami bahwa menolong sesama tidak selalu harus dimulai dengan memberikan jawaban.
Mendengarkan, memahami, dan membantu seseorang menemukan pertolongan yang tepat juga merupakan bentuk kepedulian.***
Penulis : Soni Tarsoni
Editor : Soni Tarsoni

















Komentar