SMK Muhammadiyah Garut Resmi Kerja Sama dengan LPK Kirey, Perluas Akses Kerja ke Jepang

Rabu, 11 Februari 2026 - 05:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SMK Muhammadiyah Garut Resmi Kerja Sama dengan LPK Kirey, Perluas Akses Kerja ke Jepang

SMK Muhammadiyah Garut Resmi Kerja Sama dengan LPK Kirey, Perluas Akses Kerja ke Jepang

WARTAGARUT.COM – SMK Muhammadiyah Garut menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Kirey Cirebon dalam bidang penyaluran tenaga kerja ke Jepang, sebagai upaya memperluas peluang kerja luar negeri bagi para lulusan, Senin (10/2/2026).

Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis sekolah dalam menjawab kebutuhan dunia industri global sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja internasional, khususnya di Jepang.

Kepala SMK Muhammadiyah Garut, Yan Yan Hermawan, S.Pd.I., mengatakan, kolaborasi ini bertujuan membangun sistem penyaluran kerja yang terarah, legal, dan berkelanjutan bagi alumni.

“Kerja sama ini kami bangun untuk membuka akses kerja ke luar negeri, terutama ke Jepang, dengan sistem yang jelas dan aman bagi lulusan,” ujar Yan Yan kepada WARTAGARUT.COM.

Ia menjelaskan, pemilihan LPK Kirey sebagai mitra didasarkan pada penunjukan resmi dari Persyarikatan Muhammadiyah sebagai lembaga penyalur tenaga kerja ke Jepang yang memiliki rekam jejak profesional.

“LPK Kirey merupakan lembaga yang direkomendasikan oleh Muhammadiyah dan telah berpengalaman dalam penempatan tenaga kerja ke Jepang,” katanya.

Menurut Yan Yan, peluang kerja di Jepang saat ini sangat besar, seiring tingginya kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor industri, kesehatan, dan manufaktur.

“Banyak alumni yang sudah bekerja di Jepang dan kini menjadi pengelola maupun pengurus di LPK Kirey. Ini membuktikan peluangnya sangat terbuka,” ucapnya.

Melalui kerja sama ini, lulusan SMK Muhammadiyah Garut akan mendapatkan kemudahan dalam proses pencarian kerja, mulai dari pelatihan, seleksi, hingga penempatan di perusahaan mitra di Jepang.

Baca Juga :  Anggota DPD RI Agita Nurfianti Motivasi Peserta MPLS Khaira Ummah Cirebon, Tekankan Karakter dan Disiplin

“Program ini memudahkan alumni untuk bekerja ke luar negeri tanpa harus melalui jalur tidak resmi,” tegas Yan Yan.

Ia menyebutkan, peserta yang berminat wajib mengikuti tahapan pelatihan dan pembekalan secara intensif, termasuk penguatan kompetensi teknis dan mental kerja.

“Seleksi dilakukan melalui pelatihan, pembinaan, dan uji kompetensi. Peserta juga harus memiliki kemampuan dasar bahasa Jepang serta keahlian sesuai bidangnya,” jelasnya.

Pembekalan bahasa Jepang dilakukan selama empat bulan, mencakup penguasaan bahasa, budaya kerja, serta etos profesional di lingkungan industri Jepang.

“Selama empat bulan, siswa dibekali bahasa dan kebiasaan kerja agar siap beradaptasi di sana,” ujarnya.

Terkait perlindungan alumni, Yan Yan memastikan kerja sama ini melibatkan lembaga yang telah tersertifikasi dan berstandar internasional.

“LPK Kirey sudah berpengalaman dan memiliki legalitas resmi, sehingga perlindungan alumni lebih terjamin,” katanya.

Monitoring lulusan di luar negeri dilakukan secara berkala oleh LPK Kirey, dengan laporan perkembangan yang disampaikan kepada pihak sekolah.

“Setiap perkembangan siswa di Jepang dilaporkan kepada kami sebagai bahan evaluasi,” tutur Yan Yan.

Ia menambahkan, target utama program ini adalah menyalurkan sebanyak mungkin lulusan ke dunia industri Jepang sesuai kompetensi masing-masing.

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan ditempatkan di perusahaan mitra berdasarkan bidang keahlian yang dikuasai.

“Penyaluran dilakukan sesuai kompetensi, sehingga alumni bisa bekerja secara optimal,” ucapnya.

Mengenai pembiayaan, Yan Yan menjelaskan adanya skema dana talangan dari sumber terpercaya serta dukungan pemerintah untuk membantu peserta.

Baca Juga :  100 Tahun Rivalitas Prancis vs Inggris Berlanjut di Piala Dunia 2026

“Kami berupaya agar biaya tidak menjadi penghambat, melalui skema pembiayaan yang transparan dan terjangkau,” katanya.

Legalitas kerja sama dituangkan dalam naskah perjanjian bermaterai yang mengikat kedua belah pihak secara hukum.

Sementara itu, jaminan keamanan peserta diperkuat melalui koordinasi LPK Kirey dengan lembaga pemerintahan, termasuk kedutaan dan konsulat.

“Keamanan dan perlindungan hukum menjadi prioritas utama,” tegas Yan Yan.

Jika terjadi kendala keberangkatan, pihak sekolah dan LPK akan melakukan penyesuaian sesuai kebijakan pemerintah Jepang.

“Penanganannya menyesuaikan dengan regulasi dan situasi di Jepang,” katanya.

Mekanisme pengaduan alumni dilakukan melalui LPK Kirey secara langsung, sehingga setiap permasalahan dapat segera ditangani.

Yan Yan juga menilai kerja sama ini berdampak besar terhadap reputasi sekolah, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Reputasi sekolah semakin kuat, ditambah sarana prasarana yang lengkap,” ujarnya.

Ia optimistis program ini akan meningkatkan minat pendaftar baru dan memperluas kepercayaan orang tua terhadap kualitas pendidikan di SMK Muhammadiyah Garut.

“Kepercayaan masyarakat akan semakin meningkat,” ucapnya.

Dalam aspek akademik, kerja sama ini mendorong penguatan kurikulum vokasi berbasis industri melalui integrasi teori dan praktik.

“Pembelajaran kami sesuaikan dengan kebutuhan industri agar lulusan benar-benar siap kerja,” jelas Yan Yan.

Evaluasi program dilakukan secara rutin berdasarkan laporan progres dari LPK terkait perkembangan siswa di Jepang.

“Kami evaluasi secara berkala agar program terus meningkat kualitasnya,” pungkasnya.

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah Garut Dorong Pelajar Berdampak di Milad IPM ke-65
Anggota DPD RI Agita Nurfianti Motivasi Peserta MPLS Khaira Ummah Cirebon, Tekankan Karakter dan Disiplin
Agita Nurfianti Dorong Siswa SMK Muhammadiyah Garut Jadi Generasi Unggul dan Berkarakter
Polres Garut Bekali Murid Baru MAN 1 Garut dalam MATAMUDA 2026, Tekankan Anti Bullying dan Pendidikan Karakter
Polsek Garut Kota Edukasi Bahaya Narkoba saat MPLS 2026 di SMK Muhammadiyah Garut
SMK Muhammadiyah Garut Buka Pendaftaran Siswa Baru hingga Juli 2026
SMK Muhammadiyah Garut Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80, Yan Yan Hermawan Apresiasi Dedikasi Polri
168 Murid SMK Muhammadiyah Garut Ikuti PKL, Kepala Sekolah Dorong Kesiapan Hadapi Dunia Kerja

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:10 WIB

SMK Muhammadiyah Garut Dorong Pelajar Berdampak di Milad IPM ke-65

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:21 WIB

Anggota DPD RI Agita Nurfianti Motivasi Peserta MPLS Khaira Ummah Cirebon, Tekankan Karakter dan Disiplin

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:08 WIB

Agita Nurfianti Dorong Siswa SMK Muhammadiyah Garut Jadi Generasi Unggul dan Berkarakter

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:26 WIB

Polres Garut Bekali Murid Baru MAN 1 Garut dalam MATAMUDA 2026, Tekankan Anti Bullying dan Pendidikan Karakter

Senin, 13 Juli 2026 - 18:36 WIB

Polsek Garut Kota Edukasi Bahaya Narkoba saat MPLS 2026 di SMK Muhammadiyah Garut

Berita Terbaru

Selebrasi Timnas Spanyol setelah menjuarai Piala Dunia 2026 yang mengantarkan La Furia Roja ke puncak ranking FIFA.

EVENT OLAHRAGA

Ranking FIFA Terbaru Resmi Rilis, Ada Perubahan Besar di Puncak

Rabu, 22 Jul 2026 - 08:54 WIB