WARTAGARUT.COM – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan keluarga besar SMP Negeri 2 Garut melalui kegiatan Aksi Doega Peduli Aceh dan Sumatera yang digelar penuh empati di lingkungan sekolah, usai apel pagi, Senin (15/12/2025).
Dalam aksi kemanusiaan tersebut, donasi awal yang terkumpul mencapai Rp8.735.000.
Guru Pendidikan Agama Islam sekaligus Humas Eksternal SMPN 2 Garut, Epon Maftuhah, M.Ag, mengatakan aksi ini lahir dari keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara di Aceh dan Sumatera.
“Aceh dan Sumatera adalah kita, adalah Indonesia. Walaupun raga kita di sini, hati dan pikiran kita ingin hadir merasakan apa yang dialami saudara-saudara kita di sana,” ujar Epon.
Ia menjelaskan, Aksi solidaritas Doega (SMPN 2 Garut) Peduli Aceh-Sumatra tersebut dikemas secara edukatif dan humanis.
Tampil orasi kemanusiaan, pembacaan puisi, serta penampilan siswa dan guru dalam lagu dan puisi berantai yang menggugah empati.
“Kami ingin siswa tidak hanya berdonasi, tetapi juga belajar merasakan penderitaan orang lain. Suasananya haru, guru dan siswa tumpah ruah dalam kebersamaan,” tuturnya.
Penggalangan donasi tahap awal melibatkan guru, tenaga administrasi sekolah, karyawan, dan siswa SMPN 2 Garut tanpa adanya paksaan maupun target nominal.
“Tidak ada target dan tidak ada paksaan. Ini murni kesadaran dan kepedulian. Donasi diawali oleh guru-guru sebagai contoh bagi para siswa,” kata Epon.
Ia menambahkan, penggalangan dana akan dilanjutkan hingga Kamis (18/12/2025) dan dibuka untuk orang tua siswa, alumni, serta masyarakat umum.
“Donasi dilakukan secara transparan. Tidak ada potongan satu persen pun. Semua dana akan disalurkan kepada saudara-saudara kita di sana,” tegasnya.
Epon menuturkan bahwa Penyaluran bantuan akan dilakukan bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan yang kredibel serta relawan yang telah berada langsung di lokasi bencana, terutama di wilayah-wilayah yang masih terisolasi.
“Walaupun banjir mungkin surut, kebutuhan tidak ikut surut. Masih banyak kebutuhan kesehatan dan pemulihan yang harus dipenuhi,” ungkapnya lagi.
Ia mengungkapkan, Seluruh proses penggalangan hingga penyaluran dana akan dilaporkan secara terbuka melalui media sosial resmi SMPN 2 Garut, termasuk laporan real time dan dokumentasi penyaluran bantuan.
Menutup pernyataannya, Epon menyampaikan pesan empati kepada para penyintas bencana di Aceh dan Sumatera.
“Kalian tidak sendiri. Kami di SMPN 2 Garut ikut merasakan duka kalian. Doa dan bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi setidaknya bisa mengusap air mata dan menguatkan bahwa kita semua adalah Indonesia,” pungkasnya.***
Penulis : Soni Tarsoni








