WARTAGARUT.COM – Statistik Argentina vs Burkina Faso memperlihatkan dominasi Tim Nasional Sepak Bola Argentina sejak awal hingga akhir pertandingan.
Albiceleste menang telak 7-0 dalam laga persahabatan internasional di Estadio Mâs Monumental, Buenos Aires, Minggu (4/10/2026) dini hari WIB.
Argentina tidak hanya unggul dalam skor, tetapi juga menguasai hampir seluruh aspek permainan.
Tim asuhan Lionel Scaloni mencatat 75 persen penguasaan bola, berbanding 25 persen milik Burkina Faso.
Dari sisi serangan, Argentina melepaskan 30 tembakan, termasuk 17 tembakan tepat sasaran, sementara Burkina Faso hanya menghasilkan tiga percobaan dengan satu yang mengarah ke gawang.
Perbedaan itu sudah terlihat sejak menit-menit awal.
Argentina menciptakan tekanan melalui sirkulasi bola dan serangan dari berbagai sisi lapangan, sedangkan Burkina Faso lebih banyak bertahan di wilayahnya sendiri.
Isi Artikel
Argentina unggul 5-0 pada babak pertama
Lautaro Martínez membuka keunggulan Argentina pada menit ke-4.
Penyerang tersebut gagal menaklukkan kiper Burkina Faso dari titik penalti, tetapi langsung menyambar bola muntah untuk mencetak gol.
Empat menit kemudian, Argentina mendapatkan gol kedua setelah Moumouni Diallo memasukkan bola ke gawangnya sendiri.
Gianluca Prestianni kemudian memperlebar keunggulan pada menit ke-12. Setelah itu, Argentina tetap mengendalikan permainan dan tidak mengendurkan tekanan.
Nico Paz mencetak gol keempat pada menit ke-35, sebelum Julián Álvarez menambah gol kelima hanya semenit kemudian.
Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) mencatat Argentina terus mengontrol bola dan menciptakan sejumlah peluang sebelum menutup babak pertama dengan keunggulan 5-0.
Statistik serangan Argentina sangat dominan
Keunggulan Argentina terlihat jelas dalam data pertandingan.
Selain menguasai bola hingga 75 persen, Argentina mencatat 30 tembakan berbanding tiga milik Burkina Faso.
Dari jumlah tersebut, 17 tembakan Argentina tepat sasaran, sedangkan Burkina Faso hanya menghasilkan satu tembakan yang mengarah ke gawang.
Argentina juga mencatat 24 tembakan dari dalam kotak penalti, sementara Burkina Faso hanya satu.
Dari luar kotak penalti, Argentina menghasilkan enam percobaan dan Burkina Faso dua.
Dalam kategori peluang besar, Argentina menciptakan 11 big chances, sedangkan Burkina Faso tidak mencatatkan peluang besar.
Argentina juga menghasilkan 7 tendangan sudut, berbanding satu milik lawan.
Tekanan tersebut membuat kiper Burkina Faso harus bekerja keras.
Ia tercatat melakukan 11 penyelamatan, sedangkan penjaga gawang Argentina hanya melakukan satu penyelamatan.
Argentina juga unggul dalam distribusi bola
Dominasi Argentina tidak berhenti pada penguasaan bola dan tembakan.
Data pertandingan mencatat Argentina menyelesaikan 819 operan, sementara Burkina Faso menyelesaikan 197 operan.
Jumlah total operan Argentina mencapai 882, sedangkan Burkina Faso 283.
Argentina juga lebih aktif memasuki sepertiga akhir lapangan.
Mereka mencatat 23 umpan yang masuk ke final third, dibandingkan hanya tiga dari Burkina Faso.
Dari sisi peluang, Argentina menghasilkan 16 key passes, sedangkan Burkina Faso hanya tiga.
Tim Tango juga mencatat 23 umpan progresif menuju sepertiga akhir dan memenangkan lebih banyak penguasaan bola di area tersebut.
Babak kedua tetap dikuasai Argentina
Scaloni melakukan lima pergantian pemain pada awal babak kedua untuk memberikan menit bermain kepada sejumlah pemain yang sebelumnya tidak tampil melawan Bolivia.
Pergantian pemain tidak mengubah jalannya pertandingan.
Franco Mastantuono mencetak gol keenam pada menit ke-57 setelah kombinasi serangan Argentina di dalam kotak penalti.
Gol tersebut menjadi gol pertamanya untuk tim nasional Argentina.
Argentina kemudian kembali melakukan pergantian pemain.
Salah satu yang mendapat kesempatan adalah Santiago Castro, yang menjalani debut bersama tim nasional senior.
Pada masa injury time, Giuliano Simeone mencetak gol ketujuh melalui sundulan untuk memastikan kemenangan Argentina 7-0.
Statistik lengkap Argentina vs Burkina Faso
Berikut data pertandingan yang memperlihatkan perbedaan permainan kedua tim:
| Statistik | Argentina | Burkina Faso |
|---|---|---|
| Skor | 7 | 0 |
| Penguasaan bola | 75% | 25% |
| Expected Goals (xG) | 4,28 | 0,09 |
| Total tembakan | 30 | 3 |
| Tembakan tepat sasaran | 17 | 1 |
| Tembakan melenceng | 10 | 2 |
| Tembakan diblok | 3 | 0 |
| Tembakan dari dalam kotak penalti | 24 | 1 |
| Tembakan dari luar kotak penalti | 6 | 2 |
| Big chances | 11 | 0 |
| Big chances terlewat | 5 | 0 |
| Tendangan sudut | 7 | 1 |
| Offside | 1 | 0 |
| Total operan | 882 | 283 |
| Operan sukses | 819 | 197 |
| Key passes | 16 | 3 |
| Umpan ke final third | 23 | 3 |
| Operan di wilayah sendiri | 378 | 187 |
| Operan di wilayah lawan | 516 | 101 |
| Cross berhasil | 6 dari 12 | 1 dari 5 |
| Dribel sukses | 7 dari 13 | 4 dari 9 |
| Pelanggaran | 9 | 5 |
| Kartu kuning | 0 | 1 |
| Kartu merah | 0 | 0 |
| Penyelamatan kiper | 1 | 11 |
| Goal kick | 4 | 14 |
| Throw-in | 16 | 12 |
Data statistik pertandingan dihimpun dari data pertandingan 365Scores.
Angka xG ikut memperlihatkan perbedaan kualitas peluang
Salah satu angka yang menarik adalah expected goals (xG).
Argentina menghasilkan xG sebesar 4,28, sedangkan Burkina Faso hanya 0,09.
Artinya, berdasarkan kualitas dan posisi peluang yang tercipta, Argentina menghasilkan ancaman gol yang jauh lebih besar sepanjang pertandingan.
Angka tersebut sejalan dengan jumlah tembakan tepat sasaran.
Argentina 17 kali mengarahkan bola ke gawang, sedangkan Burkina Faso hanya sekali.
Namun, xG tetap merupakan metrik statistik untuk mengukur kualitas peluang, bukan jumlah gol yang seharusnya pasti tercipta.
Argentina lebih banyak menyerang dari dalam kotak penalti
Data lainnya menunjukkan bagaimana Argentina membangun serangannya.
Dari 30 tembakan, 24 dilakukan dari dalam kotak penalti. Ini menunjukkan sebagian besar ancaman Argentina lahir setelah mereka berhasil membawa bola masuk ke area berbahaya.
Burkina Faso hanya menghasilkan satu tembakan dari dalam kotak penalti.
Argentina juga memperoleh tujuh sepak pojok sepanjang pertandingan. Sebaliknya, Burkina Faso hanya mendapatkan satu tendangan sudut.
Lautaro menjadi salah satu pemain paling aktif
Lautaro Martínez bukan hanya membuka skor.
Data PlayerStats mencatat ia menghasilkan empat tembakan tepat sasaran dan terlibat dalam tiga gol Argentina, termasuk dua assist dalam catatan statistik tersebut.
Julián Álvarez juga menjadi salah satu pemain dengan jumlah percobaan terbanyak.
AFA sendiri mencatat Lautaro terlibat dalam rangkaian gol pertama Argentina, sementara Prestianni, Nico Paz, Julián Álvarez, Mastantuono, dan Simeone turut mencatatkan nama mereka di papan skor.
Tujuh gol dicetak enam pemain Argentina
Rangkaian gol Argentina adalah:
- 4′ Lautaro Martínez
- 8′ Moumouni Diallo — gol bunuh diri
- 12′ Gianluca Prestianni
- 35′ Nico Paz
- 36′ Julián Álvarez
- 57′ Franco Mastantuono
- 90+3′ Giuliano Simeone
AFA mengonfirmasi seluruh rangkaian gol tersebut dalam laporan resmi pertandingan.
Kemenangan ini sekaligus memperlihatkan kedalaman skuad Argentina.
Setelah unggul 5-0 di babak pertama, Scaloni tetap melakukan rotasi dan Argentina masih mampu menambah dua gol pada paruh kedua.
Burkina Faso hanya mampu menghasilkan tiga tembakan
Di sisi lain, statistik Burkina Faso menunjukkan betapa terbatasnya kesempatan mereka sepanjang pertandingan.
Tim Afrika tersebut hanya melepaskan tiga tembakan, dengan satu tepat sasaran.
Mereka juga tidak menciptakan big chance dan hanya mencatat satu tembakan dari dalam kotak penalti.
Kiper Burkina Faso menjadi pemain yang paling sering diuji.
Sebanyak 11 penyelamatan dilakukan untuk mencegah lebih banyak gol, meski akhirnya tujuh bola tetap bersarang di gawang.
Pertandingan tersebut akhirnya berakhir 7-0 untuk Argentina.
Bagi Tim Nasional Sepak Bola Argentina, kemenangan ini menjadi lanjutan hasil positif setelah sebelumnya mengalahkan Bolivia 4-0.
AFA mencatat laga melawan Burkina Faso merupakan pertandingan kedua dalam rangkaian tiga laga pada periode FIFA tersebut.
Tanpa Lionel Messi yang tidak dimainkan pada laga ini, Argentina tetap mampu menghasilkan tujuh gol dan mendominasi hampir seluruh indikator statistik.
Dengan demikian, statistik Argentina vs Burkina Faso memperlihatkan kemenangan yang bukan hanya tercermin dari skor 7-0.
Argentina unggul dalam penguasaan bola, volume serangan, tembakan tepat sasaran, kualitas peluang, distribusi bola, dan tekanan di sepertiga akhir lapangan.***
Penulis : Soni Tarsoni
Editor : Soni Tarsoni

















Komentar