WARTAGARUT.COM — Universitas Garut (UNIGA) kembali mengukuhkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui Program Unggulan Ke-3 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2025, yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Blubur Limbangan pada Rabu, 27 Agustus 2025.
Mengusung tema “Pengelolaan & Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga”, kegiatan ini menghadirkan sekitar 100 peserta, terdiri dari mahasiswa, pegiat lingkungan, serta perwakilan masyarakat Desa Blubur Limbangan dan Cibiuk.
Fokus program ini adalah edukasi dan praktik pemanfaatan maggot dan pembuatan lubang biopori sebagai solusi inovatif pengelolaan sampah organik.
Rektor Universitas Garut, Dr. H. Irfan Nabhani, S.E., M.T., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa.
“Program ini bukan hanya menjadi ruang belajar bagi mahasiswa, tetapi juga sarana berbagi pengetahuan dan praktik terbaik dalam mengatasi persoalan sampah rumah tangga. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam menciptakan inovasi berkelanjutan,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga menghadirkan dua narasumber berpengalaman, Dra. Elah Kamilah dan Tini Martini Tapran, S.Si., M.Sos., yang memberikan pemaparan teknis pengelolaan sampah organik.
Mereka menjelaskan bagaimana budidaya maggot dapat membantu mengurai sampah organik sekaligus memberikan manfaat ekonomi, sementara lubang biopori efektif mengurangi sampah dan meningkatkan kualitas tanah.
Selain sesi pemaparan, peserta juga mengikuti praktik langsung pembuatan lubang biopori di area sekitar kantor kecamatan.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat adaptasi dan penerapan metode pengelolaan sampah mandiri di tingkat rumah tangga maupun desa.
“Harapan kami, kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah bisa meningkat. Dengan maggot dan biopori, sampah bukan lagi masalah, tetapi bisa menjadi berkah bagi lingkungan dan ekonomi warga,” tutur Dr. H. Irfan Nabhani.
Program KKN Tematik UNIGA ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, sejalan dengan visi universitas untuk mendorong inovasi berbasis riset dan praktik nyata di masyarakat.
Penulis : Soni Tarsoni










