UNIGA Dorong Inovasi! Maggot dan Biopori Jadi Solusi Sampah Rumah Tangga di Garut

Rabu, 27 Agustus 2025 - 19:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

UNIGA Dorong Inovasi! Maggot dan Biopori Jadi Solusi Sampah Rumah Tangga di Garut

UNIGA Dorong Inovasi! Maggot dan Biopori Jadi Solusi Sampah Rumah Tangga di Garut

WARTAGARUT.COM — Universitas Garut (UNIGA) kembali mengukuhkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui Program Unggulan Ke-3 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2025, yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Blubur Limbangan pada Rabu, 27 Agustus 2025.

Mengusung tema “Pengelolaan & Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga”, kegiatan ini menghadirkan sekitar 100 peserta, terdiri dari mahasiswa, pegiat lingkungan, serta perwakilan masyarakat Desa Blubur Limbangan dan Cibiuk.

Fokus program ini adalah edukasi dan praktik pemanfaatan maggot dan pembuatan lubang biopori sebagai solusi inovatif pengelolaan sampah organik.

Rektor Universitas Garut, Dr. H. Irfan Nabhani, S.E., M.T., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa.

Baca Juga :  Muhammadiyah Garut Perkuat Mutu 99 Sekolah Lewat AIK dan Manajerial

“Program ini bukan hanya menjadi ruang belajar bagi mahasiswa, tetapi juga sarana berbagi pengetahuan dan praktik terbaik dalam mengatasi persoalan sampah rumah tangga. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam menciptakan inovasi berkelanjutan,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan dua narasumber berpengalaman, Dra. Elah Kamilah dan Tini Martini Tapran, S.Si., M.Sos., yang memberikan pemaparan teknis pengelolaan sampah organik.

Mereka menjelaskan bagaimana budidaya maggot dapat membantu mengurai sampah organik sekaligus memberikan manfaat ekonomi, sementara lubang biopori efektif mengurangi sampah dan meningkatkan kualitas tanah.

Baca Juga :  Semarak Karnaval Yayasan DHIG Dan IKKHG 2026 : Satu Semangat, Satu Tujuan, Satu Indonesia

Selain sesi pemaparan, peserta juga mengikuti praktik langsung pembuatan lubang biopori di area sekitar kantor kecamatan.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat adaptasi dan penerapan metode pengelolaan sampah mandiri di tingkat rumah tangga maupun desa.

“Harapan kami, kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah bisa meningkat. Dengan maggot dan biopori, sampah bukan lagi masalah, tetapi bisa menjadi berkah bagi lingkungan dan ekonomi warga,” tutur Dr. H. Irfan Nabhani.

Program KKN Tematik UNIGA ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, sejalan dengan visi universitas untuk mendorong inovasi berbasis riset dan praktik nyata di masyarakat.

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IPM SMK Muhammadiyah Garut Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Lomba Kreatif
Mahasiswa S-2 Matematika IPI Garut Dorong Pembelajaran Berbasis AI
PORSENI Madrasah Jabar, Garut Raih 2 Emas dan Bidik Juara Umum
Moch Fachri, Siswa SMK Muhammadiyah Garut Jadi Duta Siswa Garut 2026
Semarak Karnaval Yayasan DHIG Dan IKKHG 2026 : Satu Semangat, Satu Tujuan, Satu Indonesia
Al Mashduqi Jadi Check Point Penilaian Kampung Tertib Lalu Lintas
Muhammadiyah Garut Perkuat Mutu 99 Sekolah Lewat AIK dan Manajerial
PDM Garut Dorong AIK Jadi Akar Penguatan Sekolah Muhammadiyah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:42 WIB

IPM SMK Muhammadiyah Garut Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Lomba Kreatif

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Mahasiswa S-2 Matematika IPI Garut Dorong Pembelajaran Berbasis AI

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:36 WIB

PORSENI Madrasah Jabar, Garut Raih 2 Emas dan Bidik Juara Umum

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Moch Fachri, Siswa SMK Muhammadiyah Garut Jadi Duta Siswa Garut 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Semarak Karnaval Yayasan DHIG Dan IKKHG 2026 : Satu Semangat, Satu Tujuan, Satu Indonesia

Berita Terbaru