WARTAGARUT.COM – Program keterampilan Madrasah Aliyah Negeri 1 Garut kembali memperkuat pembelajaran berbasis dunia industri melalui kegiatan kunjungan industri siswa kelas XII Program Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) dan Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) ke Suzuki Indomobil Cikarang.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memberikan pengalaman belajar langsung kepada siswa mengenai dunia kerja industri otomotif modern.
Para murid diperkenalkan dengan proses produksi, teknologi terbaru, hingga budaya kerja profesional yang diterapkan di lingkungan industri otomotif nasional.
Kunjungan industri ini memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk melihat secara langsung sistem kerja di perusahaan otomotif besar.
Selain memperluas wawasan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran praktis agar murid memiliki gambaran nyata mengenai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri saat ini.
Program keterampilan di MAN 1 Garut selama ini terus dikembangkan untuk menyesuaikan kebutuhan pasar kerja dan perkembangan teknologi.
Melalui kunjungan industri, murid tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis di ruang kelas, tetapi juga memahami penerapan kompetensi keterampilan secara langsung di lapangan.
Di Suzuki Indomobil Cikarang, para murid mempelajari berbagai proses kerja industri otomotif modern, mulai dari pengenalan teknologi kendaraan hingga manajemen kerja profesional yang diterapkan perusahaan.
Pengalaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar sekaligus membangun kesiapan murid menghadapi persaingan dunia kerja.
Kegiatan pembelajaran berbasis industri menjadi salah satu langkah penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan terampil.
Dunia industri saat ini membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga disiplin, adaptif, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi.
Melalui program TKRO dan TBSM, MAN 1 Garut terus berupaya mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia usaha maupun dunia kerja.
Penguatan kompetensi keterampilan menjadi bagian penting dalam mendukung peserta didik agar memiliki daya saing dan kemampuan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri.
Kunjungan industri tersebut sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi siswa untuk memahami lingkungan kerja profesional secara langsung.
Interaksi dengan dunia industri diharapkan dapat membangun semangat belajar, memperluas wawasan karier, serta mempersiapkan generasi muda yang lebih siap menghadapi masa depan.
Dengan pembelajaran yang terintegrasi antara teori dan praktik industri, MAN 1 Garut terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan keterampilan yang relevan, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja modern.***
Penulis : Soni Tarsoni

















