WARTAGARUT.COM – STAI Al Musaddadiyah Garut resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru Program Magister (S2) Pendidikan Agama Islam untuk Tahun Akademik 2026/2027.
Program ini menjadi salah satu langkah penguatan pendidikan Islam modern yang mengintegrasikan nilai keislaman, teknologi digital, hingga kearifan lokal dalam sistem pembelajaran.
STAI Al Musaddadiyah Garut dengan akreditasi “Baik Sekali” dari BAN-PT tersebut menawarkan model pendidikan yang dirancang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Program Magister Pendidikan Agama Islam tidak hanya menitikberatkan pada penguasaan ilmu keagamaan, tetapi juga membangun kemampuan kepemimpinan, literasi digital, moderasi beragama, hingga pengembangan riset pendidikan Islam.
STAI Al Musaddadiyah Garut menegaskan bahwa tantangan pendidikan Islam saat ini semakin kompleks.
Karena itu, pendekatan pembelajaran tidak lagi cukup hanya berfokus pada transfer pengetahuan, melainkan harus mampu membentuk karakter, akhlak, serta daya pikir kritis mahasiswa agar mampu bersaing di era digital.
Program ini memiliki sejumlah keunggulan utama. Penguatan nilai Al-Qur’an, Hadis, akhlak, spiritualitas, dan adab menjadi fondasi utama dalam proses pendidikan.
Selain itu, kampus juga menekankan pengembangan pendidikan Islam yang inklusif dan moderat agar lulusan mampu menghadapi keberagaman sosial secara bijak dan toleran.
Di bidang akademik, pembelajaran berbasis riset menjadi salah satu fokus utama. Mahasiswa akan diarahkan untuk mengembangkan kemampuan penelitian, evaluasi program pendidikan, hingga penjaminan mutu lembaga pendidikan Islam secara berkelanjutan.
Menariknya, STAI Al Musaddadiyah Garut juga mulai mengintegrasikan teknologi digital dan artificial intelligence (AI) ke dalam sistem pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Pendekatan tersebut dipadukan dengan budaya Sunda dan tradisi pesantren sehingga menghasilkan model pendidikan Islam yang tetap berakar pada nilai lokal, namun memiliki daya saing global.
Program S2 PAI ini didukung oleh dosen-dosen lulusan doktoral (S3) profesional dan berpengalaman. Sistem pembelajaran juga menerapkan pendekatan berbasis proyek, penelitian, serta studi kasus nyata agar mahasiswa lebih siap menghadapi kebutuhan dunia pendidikan modern.
Untuk masa studi, mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan dalam waktu 1,5 tahun dengan gelar M.Pd atau Magister Pendidikan.
Perkuliahan akan dimulai pada September 2026 dengan sistem blended learning yang menggabungkan pembelajaran online dan onsite.
Program ini terbuka untuk lulusan S1 dari semua jurusan. Hal tersebut menjadi peluang besar bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi akademik maupun karier profesional di bidang pendidikan dan kelembagaan Islam.
Biaya pendidikan juga dinilai cukup terjangkau. Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) per semester sebesar Rp4.500.000 dan dapat diangsur.
Sementara rincian biaya awal meliputi biaya pendaftaran Rp400 ribu, dana pengembangan kampus Rp3,5 juta, serta biaya almamater, KTM, perpustakaan, dan matrikulasi sebesar Rp2 juta.
Lulusan Program Magister Pendidikan Agama Islam STAI Al Musaddadiyah Garut diproyeksikan memiliki peluang karier luas, mulai dari dosen, guru profesional, kepala sekolah atau madrasah, peneliti pendidikan Islam, pengembang kebijakan pendidikan, hingga inovator pembelajaran berbasis teknologi digital.
Dengan lokasi kampus yang strategis, fasilitas lengkap, serta sistem pembelajaran fleksibel, program ini diproyeksikan menjadi salah satu pilihan utama masyarakat yang ingin melanjutkan studi magister di bidang Pendidikan Agama Islam di wilayah Garut dan sekitarnya.
Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui website resmi kampus di STAI Al Musaddadiyah Garut dan portal PMB di PMB STAI Al Musaddadiyah Garut. Konsultasi juga dapat dilakukan melalui nomor 0896-9999-2020 atau Instagram resmi Instagram STAI Musaddadiyah.***
Penulis : Soni Tarsoni
















