IKKHG Garut Studi Banding ke IPB University untuk Perkuat Prodi S1 Gizi dan SDGs Center

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

IKKHG Garut Studi Banding ke IPB University untuk Perkuat Prodi S1 Gizi dan SDGs Center

IKKHG Garut Studi Banding ke IPB University untuk Perkuat Prodi S1 Gizi dan SDGs Center

WARTAGARUT.COM – Institut Kesehatan Karsa Husada Garut (IKKHG) melakukan studi banding ke Departemen Gizi Masyarakat IPB University.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Betakaroten, Fakultas Ekologi Manusia IPB, pada Senin, (11/5/2026).

Kunjungan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat mutu akademik, khususnya Program Studi S1 Gizi dan pengembangan SDGs Center di lingkungan IKKHG.

Rombongan IKKHG dipimpin langsung oleh Rektor Dr. Iwan Wahyudi, S.Kep. NS., M.Kep,  dan dihadiri Ketua Pembina YDHIG, Dr. H Hadiat., MA., Ketua Umum Pengurus YDHIG H. Suryadi, M.Si., Komite Bidang Etik YDHIG Prof. Uman Suherman AS, M.Pd., para wakil rektor, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Plt Ketua Program Studi S1 Gizi, serta sejumlah pimpinan unit.

Rombongan diterima oleh Ketua Departemen Gizi Masyarakat sekaligus Ketua Program Studi S1 Gizi IPB, Prof. Dr. Katrin Roosita, SP., M.Si, bersama jajaran akademik dan tenaga kependidikan.

Dalam paparannya, Prof. Katrin menjelaskan profil lulusan, struktur kurikulum, fasilitas laboratorium, produk penelitian, pengabdian masyarakat, dan jaringan kerja sama yang dimiliki IPB.

Baca Juga :  Jalan Banjarwangi Viral, Bupati Garut Ungkap Alasan Tak Diumumkan

Ia juga memaparkan bahwa bidang gizi di IPB terbagi dalam empat konsentrasi utama, yakni gizi klinik, gizi masyarakat, manajemen pelayanan makanan, serta kebijakan pangan dan gizi.

Menurutnya, IPB memiliki lima program pendidikan di bidang gizi, yaitu S1 Gizi, S2 Gizi, S3 Gizi, serta dua program profesi, yakni profesi nutrisionis dan profesi dietisien.

Prof. Katrin menjelaskan nutrisionis berfokus pada penanganan gizi bagi individu sehat yang ingin menjaga pola hidup sehat atau mengatur berat badan.

Sementara dietisien menangani intervensi gizi bagi pasien yang sedang menjalani proses penyembuhan di fasilitas kesehatan.

Rektor IKKHG Dr. Iwan Wahyudi menyampaikan bahwa kegiatan studi banding tersebut merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran institusi untuk mengadopsi praktik terbaik yang telah dikembangkan IPB University.

“Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam penguatan mutu akademik dan tata kelola institusi, khususnya pada Program Studi S1 Gizi dan pengembangan SDGs Center,” ujarnya.

Baca Juga :  Inovasi SEPEDA SISWA Permudah Urus Adminduk Anak PAUD di Garut

Menurutnya, praktik terbaik yang dipelajari meliputi pengelolaan akademik, implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), penguatan penelitian dan pengabdian masyarakat, serta integrasi Sustainable Development Goals (SDGs) dalam tridharma perguruan tinggi.

Ia menegaskan hasil benchmarking tidak berhenti pada kunjungan semata. Seluruh temuan akan ditindaklanjuti melalui program pengembangan yang konkret dan berkelanjutan di lingkungan IKKHG.

“Hasil benchmarking ini akan menjadi referensi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat daya saing lulusan, serta mendorong kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal, nasional, maupun global,” katanya.

Dr. Iwan Wahyudi menambahkan IKKHG juga berkomitmen memperluas jejaring kerja sama antarperguruan tinggi guna mendukung inovasi, kolaborasi riset, dan penguatan implementasi SDGs di lingkungan akademik maupun masyarakat.

“Hasil studi banding ini tidak berhenti pada kunjungan semata, tetapi akan kami tindak lanjuti melalui berbagai program pengembangan yang konkret dan berkelanjutan,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pascasarjana PBSI IPI Garut Dorong Kompetensi Digital Guru lewat Lokakarya AI di Sukaratu Tasikmalaya
Pendirian FKG IKKHG Diperkuat UNJANI, Ini Langkah Berikutnya
KKN UNIGA 2026 Libatkan 1.342 Mahasiswa, Fokus Pemberdayaan Masyarakat
Pendidikan Bela Negara IKKHG Garut Perkuat Karakter Calon Nakes
STAI Al-Musaddadiyah Garut Bahas Kurikulum Baru, Ada Target Besar di Baliknya
UNIGA Mulai Go International, Ada Program yang Sudah Direalisasikan
Laboratorium Agroforestry UNIGA 12 Hektare Siap Dukung Ketahanan Pangan
Beasiswa UNIGA Jangkau Lebih dari 900 Mahasiswa, KIP Kuliah Terbanyak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Pascasarjana PBSI IPI Garut Dorong Kompetensi Digital Guru lewat Lokakarya AI di Sukaratu Tasikmalaya

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Pendirian FKG IKKHG Diperkuat UNJANI, Ini Langkah Berikutnya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:48 WIB

KKN UNIGA 2026 Libatkan 1.342 Mahasiswa, Fokus Pemberdayaan Masyarakat

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:21 WIB

Pendidikan Bela Negara IKKHG Garut Perkuat Karakter Calon Nakes

Senin, 27 Juli 2026 - 07:42 WIB

STAI Al-Musaddadiyah Garut Bahas Kurikulum Baru, Ada Target Besar di Baliknya

Berita Terbaru

Ilustrasi duel Persib Bandung melawan Bali United dalam Dewata Challenge Series 2026.

SEPUTAR OLAHRAGA

Persib vs Bali: Jadwal, Skenario Juara dan Live Streaming

Senin, 17 Agu 2026 - 19:40 WIB

Perumda Air Minum Tirta Intan Garut menyiapkan tangki air sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi dampak kekeringan di sejumlah wilayah Garut.

KEBIJAKAN PUBLIK

Kekeringan Mengintai Garut, PDAM Tirta Intan Siapkan Tangki Air

Senin, 17 Agu 2026 - 15:58 WIB

DPR RI DAN DPRD JAWA BARAT

Aceng Malki: Kemerdekaan Harus Bermuara pada Indonesia yang Adil dan Makmur

Senin, 17 Agu 2026 - 12:12 WIB