Kabar Membanggakan! Prodi D3 Kebidanan IKKHG Garut Sabet Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes

Senin, 4 Mei 2026 - 18:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar Membanggakan! Prodi D3 Kebidanan IKKHG Garut Sabet Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes

Kabar Membanggakan! Prodi D3 Kebidanan IKKHG Garut Sabet Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes

WARTAGARUT.COM – Program Studi (Prodi) D3 Kebidanan Institut Kesehatan Karsa Husada Garut (IKKHG) resmi meraih status Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes berdasarkan Surat Keputusan Nomor 0228/LAM-PTKes/Akr/Dip/IV/202.

Predikat tertinggi tersebut ditetapkan setelah pelaksanaan visitasi asesmen lapangan pada 25 hingga 28 Maret 2026 oleh dua asesor nasional, yakni Dr. Yanti, SST., M.Keb dari STIKes Estu Utomo Boyolali dan Dr. Yuni Kusmiyati, S.ST., Bdn., M.PH dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

LAM-PTKes sendiri merupakan lembaga resmi akreditasi nasional yang berwenang menilai mutu program studi kesehatan di Indonesia.

Rektor IKKHG, Dr.Iwan Wahyudi S.Kep.,Ns.,M.Kep.,  menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian strategis tersebut.

Menurutnya, predikat Unggul menjadi bentuk pengakuan konkret atas kualitas pendidikan yang selama ini dibangun bersama oleh seluruh civitas akademika.

“Kami sangat bersyukur kepada Allah SWT dan bangga atas capaian akreditasi Unggul untuk Prodi D3 Kebidanan. Ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh civitas akademika serta bentuk pengakuan atas kualitas pendidikan yang kami selenggarakan,” ujar Iwan Wahyudi.

Ia menegaskan, keberhasilan ini merupakan buah kolaborasi unsur yayasan, pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, mitra lahan praktik, hingga seluruh tim pokja akreditasi yang bekerja total sejak tahap penyusunan dokumen hingga proses asesmen lapangan.

“Akreditasi Unggul bukan hanya sebuah predikat, tetapi bukti komitmen kami dalam menjaga mutu pendidikan, meningkatkan kompetensi lulusan, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Iwan, dampak dari capaian tersebut akan sangat signifikan, mulai dari meningkatnya kepercayaan publik terhadap kampus, terbukanya peluang kerja sama lebih luas, bertambahnya daya saing lulusan di dunia kerja, hingga semakin kuatnya posisi IKKHG sebagai perguruan tinggi kesehatan berkualitas di Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Kekeringan Mengintai Garut, PDAM Tirta Intan Siapkan Tangki Air

Ia menambahkan, pihak kampus tidak ingin cepat berpuas diri. Justru predikat ini akan dijadikan titik awal untuk memperkuat sistem penjaminan mutu berkelanjutan, memperkokoh tridharma perguruan tinggi, serta mendorong program studi lain menyusul menuju peringkat terbaik.

“Kami mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan capaian ini sebagai titik awal, bukan akhir. Mari kita jaga integritas, tingkatkan profesionalisme, dan terus berinovasi demi kemajuan institusi,” tegasnya.

Senada dengan itu, Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kebidanan IKKHG, Sulastini Ns,M.Kep., menyebut akreditasi Unggul menandakan Program Studi D3 Kebidanan telah memenuhi standar tertinggi dalam aspek kurikulum, sumber daya manusia, sarana prasarana, tata kelola, capaian pembelajaran, hingga sistem penjaminan mutu internal.

Ia menjelaskan, proses menuju predikat tertinggi tersebut tidak berlangsung instan. Seluruh tim bekerja intensif melalui pengumpulan data, penyusunan dokumen evaluasi diri, pemenuhan indikator, hingga persiapan visitasi secara kolaboratif dan penuh dedikasi.

“Mahasiswa akan mendapatkan jaminan kualitas pendidikan yang lebih baik, peningkatan kepercayaan diri sebagai lulusan dari program studi terakreditasi Unggul, serta peluang yang lebih luas di dunia kerja maupun pendidikan lanjutan,” ujar Sulastini.

Sulastini juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak rektorat dan yayasan atas dukungan, arahan, serta komitmen yang telah diberikan dalam mendorong peningkatan kualitas institusi.

Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi kepemimpinan yang kuat dan berkesinambungan di lingkungan kampus.

“Penghargaan yang sama kami sampaikan kepada pimpinan STIKes periode sebelumnya atas fondasi kuat yang telah dibangun, sehingga menjadi pijakan penting dalam meraih pencapaian saat ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ketua PDM Garut Ungkap Makna Jiwa Merdeka: Tak Takut Selain kepada Allah

Ia menegaskan fakultas akan terus memperkuat kualitas pembelajaran, pengembangan kompetensi dosen, penguatan riset dan pengabdian masyarakat, serta memperluas jejaring kerja sama nasional maupun internasional agar predikat Unggul ini dapat dipertahankan secara konsisten.

“Target kami bukan hanya menjaga predikat Unggul, tetapi mendorong institusi menuju standar mutu yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi D3 Kebidanan IKKHG, Lina Humaeroh,S.ST,M.Kes,. mengaku capaian ini lahir dari proses panjang yang penuh perjuangan, pengorbanan, dan doa bersama seluruh elemen yang terlibat.

“Alhamdulillah kami merasa sangat bahagia atas rahmat dari Allah SWT. Proses yang panjang tentunya telah kami lalui bersama. Pengorbanan, perjuangan dan doa-doa telah kami panjatkan,” tutur Lina Humaeroh.

Ia menyampaikan terima kasih mendalam kepada seluruh pihak internal Yayasan Dharma Husada Insani, civitas akademika Institut Kesehatan Karsa Husada Garut, mahasiswi Prodi D3 Kebidanan, serta pihak eksternal mulai dari alumni, pengguna lulusan, hingga mitra lahan praktik yang selama ini memberikan dukungan penuh.

“Terima kasih atas semua dukungan, fasilitas, dan segala bentuk partisipasinya. Hal ini menjadi salah satu kekuatan kami Prodi D3 Kebidanan dalam melalui proses ini,” katanya.

Menurut Lina, predikat Unggul yang kini diraih bukanlah garis akhir. Justru setelah pengakuan mutu nasional tersebut, tantangan baru telah menanti untuk terus menghasilkan tenaga bidan yang memiliki kompetensi unggul dan kelebihan di bidang asuhan komplementer.

“Tantangan ke depan harus kita hadapi bersama untuk menghasilkan tenaga bidan yang mempunyai keunggulan dalam asuhan komplementer,” pungkasnya.

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pascasarjana PBSI IPI Garut Dorong Kompetensi Digital Guru lewat Lokakarya AI di Sukaratu Tasikmalaya
Pendirian FKG IKKHG Diperkuat UNJANI, Ini Langkah Berikutnya
KKN UNIGA 2026 Libatkan 1.342 Mahasiswa, Fokus Pemberdayaan Masyarakat
Pendidikan Bela Negara IKKHG Garut Perkuat Karakter Calon Nakes
STAI Al-Musaddadiyah Garut Bahas Kurikulum Baru, Ada Target Besar di Baliknya
UNIGA Mulai Go International, Ada Program yang Sudah Direalisasikan
Laboratorium Agroforestry UNIGA 12 Hektare Siap Dukung Ketahanan Pangan
Beasiswa UNIGA Jangkau Lebih dari 900 Mahasiswa, KIP Kuliah Terbanyak
Prodi D3 Kebidanan IKKHG Garut resmi meraih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes, memperkuat mutu pendidikan kesehatan dan daya saing lulusan.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Pascasarjana PBSI IPI Garut Dorong Kompetensi Digital Guru lewat Lokakarya AI di Sukaratu Tasikmalaya

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Pendirian FKG IKKHG Diperkuat UNJANI, Ini Langkah Berikutnya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:48 WIB

KKN UNIGA 2026 Libatkan 1.342 Mahasiswa, Fokus Pemberdayaan Masyarakat

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:21 WIB

Pendidikan Bela Negara IKKHG Garut Perkuat Karakter Calon Nakes

Senin, 27 Juli 2026 - 07:42 WIB

STAI Al-Musaddadiyah Garut Bahas Kurikulum Baru, Ada Target Besar di Baliknya

Berita Terbaru

Ilustrasi duel Persib Bandung melawan Bali United dalam Dewata Challenge Series 2026.

SEPUTAR OLAHRAGA

Persib vs Bali: Jadwal, Skenario Juara dan Live Streaming

Senin, 17 Agu 2026 - 19:40 WIB

Perumda Air Minum Tirta Intan Garut menyiapkan tangki air sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi dampak kekeringan di sejumlah wilayah Garut.

KEBIJAKAN PUBLIK

Kekeringan Mengintai Garut, PDAM Tirta Intan Siapkan Tangki Air

Senin, 17 Agu 2026 - 15:58 WIB