WARTAGARUT.COM – Program Studi (Prodi) D3 Kebidanan Institut Kesehatan Karsa Husada Garut (IKKHG) resmi meraih status Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes berdasarkan Surat Keputusan Nomor 0228/LAM-PTKes/Akr/Dip/IV/202.
Predikat tertinggi tersebut ditetapkan setelah pelaksanaan visitasi asesmen lapangan pada 25 hingga 28 Maret 2026 oleh dua asesor nasional, yakni Dr. Yanti, SST., M.Keb dari STIKes Estu Utomo Boyolali dan Dr. Yuni Kusmiyati, S.ST., Bdn., M.PH dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
LAM-PTKes sendiri merupakan lembaga resmi akreditasi nasional yang berwenang menilai mutu program studi kesehatan di Indonesia.
Rektor IKKHG, Dr.Iwan Wahyudi S.Kep.,Ns.,M.Kep., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian strategis tersebut.
Menurutnya, predikat Unggul menjadi bentuk pengakuan konkret atas kualitas pendidikan yang selama ini dibangun bersama oleh seluruh civitas akademika.
“Kami sangat bersyukur kepada Allah SWT dan bangga atas capaian akreditasi Unggul untuk Prodi D3 Kebidanan. Ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh civitas akademika serta bentuk pengakuan atas kualitas pendidikan yang kami selenggarakan,” ujar Iwan Wahyudi.
Ia menegaskan, keberhasilan ini merupakan buah kolaborasi unsur yayasan, pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, mitra lahan praktik, hingga seluruh tim pokja akreditasi yang bekerja total sejak tahap penyusunan dokumen hingga proses asesmen lapangan.
“Akreditasi Unggul bukan hanya sebuah predikat, tetapi bukti komitmen kami dalam menjaga mutu pendidikan, meningkatkan kompetensi lulusan, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.
Menurut Iwan, dampak dari capaian tersebut akan sangat signifikan, mulai dari meningkatnya kepercayaan publik terhadap kampus, terbukanya peluang kerja sama lebih luas, bertambahnya daya saing lulusan di dunia kerja, hingga semakin kuatnya posisi IKKHG sebagai perguruan tinggi kesehatan berkualitas di Kabupaten Garut.
Ia menambahkan, pihak kampus tidak ingin cepat berpuas diri. Justru predikat ini akan dijadikan titik awal untuk memperkuat sistem penjaminan mutu berkelanjutan, memperkokoh tridharma perguruan tinggi, serta mendorong program studi lain menyusul menuju peringkat terbaik.
“Kami mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan capaian ini sebagai titik awal, bukan akhir. Mari kita jaga integritas, tingkatkan profesionalisme, dan terus berinovasi demi kemajuan institusi,” tegasnya.
Senada dengan itu, Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kebidanan IKKHG, Sulastini Ns,M.Kep., menyebut akreditasi Unggul menandakan Program Studi D3 Kebidanan telah memenuhi standar tertinggi dalam aspek kurikulum, sumber daya manusia, sarana prasarana, tata kelola, capaian pembelajaran, hingga sistem penjaminan mutu internal.
Ia menjelaskan, proses menuju predikat tertinggi tersebut tidak berlangsung instan. Seluruh tim bekerja intensif melalui pengumpulan data, penyusunan dokumen evaluasi diri, pemenuhan indikator, hingga persiapan visitasi secara kolaboratif dan penuh dedikasi.
“Mahasiswa akan mendapatkan jaminan kualitas pendidikan yang lebih baik, peningkatan kepercayaan diri sebagai lulusan dari program studi terakreditasi Unggul, serta peluang yang lebih luas di dunia kerja maupun pendidikan lanjutan,” ujar Sulastini.
Sulastini juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak rektorat dan yayasan atas dukungan, arahan, serta komitmen yang telah diberikan dalam mendorong peningkatan kualitas institusi.
Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi kepemimpinan yang kuat dan berkesinambungan di lingkungan kampus.
“Penghargaan yang sama kami sampaikan kepada pimpinan STIKes periode sebelumnya atas fondasi kuat yang telah dibangun, sehingga menjadi pijakan penting dalam meraih pencapaian saat ini,” ungkapnya.
Ia menegaskan fakultas akan terus memperkuat kualitas pembelajaran, pengembangan kompetensi dosen, penguatan riset dan pengabdian masyarakat, serta memperluas jejaring kerja sama nasional maupun internasional agar predikat Unggul ini dapat dipertahankan secara konsisten.
“Target kami bukan hanya menjaga predikat Unggul, tetapi mendorong institusi menuju standar mutu yang lebih tinggi,” pungkasnya.***
Penulis : Soni Tarsoni

















