WARTAGARUT.COM – Cara lama berjualan dinilai tak lagi cukup menghadapi ketatnya persaingan ekonomi digital. Karena itu, para pedagang dan pelaku UMKM di Garut kini mulai digeser untuk menguasai strategi promosi online melalui pelatihan Affiliate Marketing dan Content Creator yang resmi dibuka pada Senin (4/5/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Garut, Nia Gania Karyana, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia sektor usaha kecil di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin bergantung pada platform digital.
Pelatihan ini menghadirkan peserta dari kalangan pedagang dan pelaku UMKM yang selama ini masih didominasi metode pemasaran konvensional.
Mereka dibekali materi mulai dari strategi affiliate marketing, teknik membangun personal branding produk, pembuatan konten kreatif, hingga praktik langsung mempromosikan produk masing-masing menggunakan media sosial.
Ketua APPSI Garut Plaza, Aries Nuramdan, menegaskan pelatihan ini tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial yang hanya menghasilkan sertifikat keikutsertaan.
Menurutnya, ukuran keberhasilan harus dilihat dari output nyata, yakni peningkatan keterampilan peserta yang kemudian berdampak pada daya jual dan pertumbuhan usaha.
“Pelatihan ini harus memperhatikan output atau hasil, agar benar-benar berdampak pada peningkatan keterampilan peserta. Dengan begitu para pelaku UMKM bisa lebih kompetitif dan mampu mengembangkan usahanya,” ujar Aries.
Ia menilai penguasaan konten digital saat ini bukan lagi pilihan tambahan, melainkan kebutuhan utama jika pedagang ingin bertahan di tengah gempuran pasar online dan perubahan perilaku konsumen.
Karena itu, APPSI Garut Plaza mendorong agar para peserta tidak hanya belajar teori, tetapi benar-benar mempraktikkan cara membuat konten yang menjual dan memahami pola kerja affiliate marketing yang kini menjadi salah satu mesin penjualan baru di marketplace maupun media sosial.
Aries juga menambahkan, peningkatan keterampilan digital para pelaku UMKM memiliki dampak lebih luas terhadap pembangunan daerah karena berkaitan langsung dengan penguatan kualitas SDM dan daya saing ekonomi masyarakat.
Menurutnya, langkah ini merupakan kontribusi nyata dalam mendorong kenaikan Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Garut, terutama pada sektor ekonomi produktif berbasis keterampilan.
Selama beberapa hari ke depan, peserta akan menjalani pelatihan intensif berbasis praktik dengan target akhir bukan sekadar memahami istilah digital marketing, tetapi mampu memproduksi konten sendiri, menjangkau pasar lebih luas, dan meningkatkan potensi pendapatan usahanya.***
Penulis : Soni Tarsoni

















