Gus Yahya Datang ke Garut, Bongkar Agenda Besar PBNU Jelang Muktamar NU 2026

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gus Yahya Datang ke Garut, Bongkar Agenda Besar PBNU Jelang Muktamar NU 2026

Gus Yahya Datang ke Garut, Bongkar Agenda Besar PBNU Jelang Muktamar NU 2026

WARTAGARUT.COM – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH. Yahya Cholil Staquf, melakukan konsolidasi organisasi ke PCNU Kabupaten Garut sekaligus bersilaturahmi dengan para kiai sepuh di Kabupaten Garut menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) atau Muktamar NU 2026

PBNU sendiri saat ini tengah mematangkan tahapan teknis, kepanitiaan, serta konsolidasi wilayah menjelang forum tertinggi organisasi tersebut.

Konsolidasi tersebut berlangsung di Ruang Rapat PCNU Kabupaten Garut, Jumat (1/5/2026), sebagai bagian dari safari organisasi PBNU untuk menyosialisasikan persiapan Muktamar dan memperkuat kesiapan struktur cabang di daerah.

Gus Yahya mengatakan, kunjungannya ke Garut memiliki dua agenda utama, yakni bertemu jajaran PCNU Garut serta sowan kepada para kiai sepuh yang selama ini menjadi rujukan moral dan keilmuan warga NU.

“Jelas kita ingin pertama konsolidasi dengan PCNU Garut ini dan juga menghadap para kiai sepuh yang ada di Garut,” ujar Gus Yahya.

Ia menyebut sebelumnya telah menghadap KH Nuh Addawami dan setelah kembali ke Jakarta direncanakan mampir ke Al Musaddadiyah untuk bertemu Kiai Tantowi.

Baca Juga :  Piala Dunia 2026 Dimulai Nanti Malam, Ini Laga Pertama yang Wajib Ditonton

Setelah dari Garut, rombongan PBNU juga dijadwalkan melanjutkan safari ke Tasikmalaya untuk bersilaturahmi ke Pesantren Cipasung.

Menurut Gus Yahya, rangkaian safari ini dilakukan untuk mensosialisasikan dan memberikan penjelasan kepada pengurus cabang mengenai persiapan Muktamar yang saat ini sedang dikerjakan secara sangat intensif oleh PBNU.

“Persiapan muktamar sedang dilakukan secara sangat intensif oleh PBNU. Mudah-mudahan bisa terlaksana dengan baik,” katanya.

Selain agenda organisasi, Gus Yahya menegaskan konsolidasi tersebut juga diarahkan untuk menyiapkan kapasitas PCNU Garut dalam menggerakkan warga NU agar mampu hadir membantu masyarakat menghadapi berbagai situasi sosial dan ekonomi.

Ia menyinggung kondisi global yang saat ini sedang tidak menentu, termasuk dampak perang Iran yang menurutnya memunculkan berbagai kesulitan dunia.

Meski demikian, kata Ia, Indonesia dinilai masih berada pada posisi yang relatif lebih baik dibanding sejumlah negara lain karena pasokan energi yang masih aman.

Baca Juga :  Format Baru Piala Dunia FIFA 2026 Buka Jalan Tim Kuda Hitam Ciptakan Kejutan

“Nah mungkin akan ada juga masalah-masalah tuntutan yang lain. Insya Allah kita siap, NU beserta warganya siap untuk hadir, untuk bisa berkhidmat membantu masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Garut, Drs. KH. Atjeng Abdul Wahid, mengaku bangga atas kedatangan Ketua Umum PBNU ke Garut. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi penanda bahwa Garut dipandang memiliki posisi penting dalam peta penguatan cabang NU.

“Kami PCNU Kabupaten Garut merasa bangga, bahagia, bergembira atas kedatangannya karena memang PBNU melihat kondisi Garut sendiri termasuk cabang NU-nya,” ujarnya.

Gus Yahya menambahkan, soal waktu dan lokasi final Muktamar masih menunggu pembahasan dalam Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar, meski sejumlah usulan telah masuk.

Sejumlah forum internal NU sebelumnya juga telah mendorong agar Muktamar ke-35 digelar pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026.

“Insya Allah juga akan segera kita laksanakan,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Ketua MUI Banyuresmi Ajak Perkuat Ukhuwah di Tahun Baru Islam 1448 H
Sambut 1 Muharam 1448 H, Kepala Kemenag Garut Serukan Muhasabah dan Persatuan
Kapan Membaca Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun Hijriah? Simak Waktu, Adab dan Keutamaannya
Menjelang 1 Muharam, Ini Doa Akhir Tahun Islam 1447 H dan Keutamaannya
KH Muhammad Nuh Addawami: Ijazah Bukan Akhir, Lulusan MTs Nurul Huda Diminta Terus Menuntut Ilmu
Apakah Idul Adha Boleh Mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin? Ini Penjelasan Lengkapnya
Doa Idul Adha dan Doa Kurban Lengkap Arab, Latin, serta Artinya
Makna Idul Adha 1447 H: Filosofi Kurban dan Kisah Nabi Ibrahim yang Menginspirasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:01 WIB

Ketua MUI Banyuresmi Ajak Perkuat Ukhuwah di Tahun Baru Islam 1448 H

Senin, 15 Juni 2026 - 17:14 WIB

Sambut 1 Muharam 1448 H, Kepala Kemenag Garut Serukan Muhasabah dan Persatuan

Senin, 15 Juni 2026 - 16:03 WIB

Kapan Membaca Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun Hijriah? Simak Waktu, Adab dan Keutamaannya

Senin, 15 Juni 2026 - 15:39 WIB

Menjelang 1 Muharam, Ini Doa Akhir Tahun Islam 1447 H dan Keutamaannya

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:05 WIB

KH Muhammad Nuh Addawami: Ijazah Bukan Akhir, Lulusan MTs Nurul Huda Diminta Terus Menuntut Ilmu

Berita Terbaru

Kylian Mbappe merayakan gol saat membawa Prancis mengalahkan Senegal 3-1 pada laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026 sekaligus mencetak rekor 58 gol bersama tim nasional Prancis.( Dok FIFA)

SEPUTAR OLAHRAGA

Mbappe Pecahkan Rekor 58 Gol, Prancis Langsung Puncaki Grup I

Rabu, 17 Jun 2026 - 06:50 WIB

error: Content is protected !!