Niat Puasa Tasu’a dan Asyura 2026 Lengkap Arab, Latin, Arti serta Jadwal Pelaksanaannya

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Niat Puasa Tasu'a dan Asyura 2026 Lengkap Arab, Latin, Arti serta Jadwal Pelaksanaannya

Niat Puasa Tasu'a dan Asyura 2026 Lengkap Arab, Latin, Arti serta Jadwal Pelaksanaannya

WARTAGARUT.COM– Puasa Tasu’a dan Asyura menjadi salah satu amalan sunnah yang banyak dikerjakan umat Islam pada bulan Muharam.

Pada tahun 2026, jadwal puasa Tasu’a dan Asyura memiliki perbedaan antara kalender pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU).

Berdasarkan kalender Hijriah Kementerian Agama (Kemenag), puasa Tasu’a 9 Muharam 1448 H jatuh pada Rabu, 24 Juni 2026.

Sementara puasa Asyura 10 Muharam 1448 H dilaksanakan pada Kamis, 25 Juni 2026.

Amalan sunnah ini memiliki keutamaan besar karena disebut dapat menghapus dosa setahun yang lalu.

Perbedaan jadwal muncul karena Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan 1 Muharam 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026.

Dengan demikian, menurut kalender NU, puasa Tasu’a dilaksanakan pada Kamis, 25 Juni 2026 dan puasa Asyura pada Jumat, 26 Juni 2026.

Jadwal Puasa Tasu’a dan Asyura 2026

Versi Kementerian Agama

* Puasa Tasu’a (9 Muharam 1448 H): Rabu, 24 Juni 2026

* Puasa Asyura (10 Muharam 1448 H): Kamis, 25 Juni 2026

Versi Nahdlatul Ulama (NU)

* Puasa Tasu’a (9 Muharam 1448 H): Kamis, 25 Juni 2026

Baca Juga :  Ketua PDM Garut Ungkap Alasan Aisyiyah Jadi Kebanggaan Muhammadiyah

* Puasa Asyura (10 Muharam 1448 H): Jumat, 26 Juni 2026

Perbedaan ini tidak mengurangi nilai ibadah karena masing-masing didasarkan pada metode penetapan awal bulan Hijriah yang digunakan.

Bacaan Niat Puasa Tasu’a

نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُوعَاءَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma Tāsū’ā’a sunnatan lillāhi ta’ālā.

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Tasu’a karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Puasa Asyura

نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ‘Āsyūrā’a sunnatan lillāhi ta’ālā.

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Asyura karena Allah Ta’ala.”

Keutamaan Puasa Asyura

Puasa Asyura merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan sangat besar.

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa pada tanggal 10 Muharam menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya.

Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar Dia menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR Muslim No. 1162)

 

Karena besarnya keutamaan tersebut, puasa Asyura selalu menjadi amalan yang dianjurkan bagi umat Islam setiap memasuki bulan Muharam.

Mengapa Dianjurkan Puasa Tasu’a?

Selain puasa Asyura, Rasulullah SAW juga menganjurkan puasa pada tanggal 9 Muharam atau yang dikenal sebagai puasa Tasu’a.

Baca Juga :  Milad ke-109 Aisyiyah Jawa Barat Dipusatkan di Garut, Ketua PWA Ungkap Alasan dan Capaian Besar Organisasi

Tujuannya adalah untuk membedakan tradisi ibadah umat Islam dengan kaum Yahudi yang juga mengagungkan hari Asyura.

Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan menggabungkan puasa tanggal 9 dan 10 Muharam.

Rasulullah SAW bersabda:

“Jika aku masih hidup sampai tahun depan, niscaya aku akan berpuasa pada hari kesembilan.” (HR Muslim No. 1134)

Para ulama dari mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali sepakat bahwa puasa Asyura merupakan sunnah muakkadah atau sunnah yang sangat dianjurkan.

Sementara puasa Tasu’a menjadi pelengkap yang menyempurnakan ibadah tersebut.

Hikmah Puasa Tasu’a dan Asyura

Imam An-Nawawi menjelaskan beberapa hikmah dianjurkannya puasa Tasu’a dan Asyura, yaitu:

* Menyelisihi kebiasaan kaum Yahudi.

* Menggabungkan puasa 9 dan 10 Muharam.

* Sebagai bentuk kehati-hatian dalam penetapan awal bulan Hijriah.

Dengan memahami jadwal, niat, dan keutamaan puasa Tasu’a serta Asyura, umat Islam dapat mempersiapkan

diri untuk meraih pahala dan keberkahan di bulan Muharam 1448 Hijriah.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Milad ke-109 Aisyiyah Jawa Barat Dipusatkan di Garut, Ketua PWA Ungkap Alasan dan Capaian Besar Organisasi
Ketua PDM Garut Ungkap Alasan Aisyiyah Jadi Kebanggaan Muhammadiyah
Ketua MUI Banyuresmi Ajak Perkuat Ukhuwah di Tahun Baru Islam 1448 H
Sambut 1 Muharam 1448 H, Kepala Kemenag Garut Serukan Muhasabah dan Persatuan
Kapan Membaca Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun Hijriah? Simak Waktu, Adab dan Keutamaannya
Menjelang 1 Muharam, Ini Doa Akhir Tahun Islam 1447 H dan Keutamaannya
KH Muhammad Nuh Addawami: Ijazah Bukan Akhir, Lulusan MTs Nurul Huda Diminta Terus Menuntut Ilmu
Apakah Idul Adha Boleh Mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin? Ini Penjelasan Lengkapnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:00 WIB

Niat Puasa Tasu’a dan Asyura 2026 Lengkap Arab, Latin, Arti serta Jadwal Pelaksanaannya

Senin, 22 Juni 2026 - 16:23 WIB

Milad ke-109 Aisyiyah Jawa Barat Dipusatkan di Garut, Ketua PWA Ungkap Alasan dan Capaian Besar Organisasi

Senin, 22 Juni 2026 - 15:39 WIB

Ketua PDM Garut Ungkap Alasan Aisyiyah Jadi Kebanggaan Muhammadiyah

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:01 WIB

Ketua MUI Banyuresmi Ajak Perkuat Ukhuwah di Tahun Baru Islam 1448 H

Senin, 15 Juni 2026 - 17:14 WIB

Sambut 1 Muharam 1448 H, Kepala Kemenag Garut Serukan Muhasabah dan Persatuan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!