Penanggung Jawab DOM Garut Ingatkan Cabang yang Belum Masuk SatuMu Bisa Kurangi Kuota Muktamar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

an Yan Hermawan menjelaskan pentingnya validasi data organisasi melalui SatuMu.

an Yan Hermawan menjelaskan pentingnya validasi data organisasi melalui SatuMu.

WARTAGARUT.COM – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut mempercepat integrasi data organisasi melalui aplikasi SatuMu karena validitas data cabang dan ranting akan menentukan kuota utusan pada Muktamar Muhammadiyah mendatang.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Bimbingan Teknis (BIMTEK) SatuMu Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kabupaten Garut Region 1 yang digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut, Sabtu (1/8/2026).

Penanggung Jawab Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM) Garut, Yan Yan Hermawan, S.Pd.I., mengatakan pelaksanaan BIMTEK merupakan tindak lanjut target yang ditetapkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk membangun basis data organisasi yang valid dan terintegrasi.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk memenuhi target Pimpinan Pusat Muhammadiyah terkait pentingnya data organisasi yang konkret dan benar-benar sesuai kondisi riil di lapangan,” ujarnya.

Menurut Yan Yan, luasnya wilayah Kabupaten Garut membuat pelaksanaan BIMTEK dibagi menjadi tiga region agar seluruh cabang dan ranting dapat mengikuti pendampingan secara optimal.

Region pertama dilaksanakan pada 1 Agustus 2026 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut. Selanjutnya Region 2 akan berlangsung pada 8 Agustus 2026 untuk wilayah selatan seperti Pameungpeuk, Cibalong, Cikelet, Cisompet dan sekitarnya.

Baca Juga :  Raih 14 Medali, SMK Muhammadiyah Garut Juara Umum Kejurda Tapak Suci 2026

Sementara Region 3 dijadwalkan untuk wilayah utara meliputi Cibiuk, Limbangan, Selaawi dan daerah sekitar.

Data Digital Menentukan Kuota Muktamar

Yan Yan menjelaskan, validitas data organisasi kini memiliki konsekuensi strategis karena menjadi salah satu dasar penentuan jumlah utusan setiap daerah pada Muktamar Muhammadiyah.

Bahkan, menurutnya, cabang atau ranting yang belum tercatat dalam sistem digital berpotensi tidak masuk dalam perhitungan organisasi.

“Sekalipun cabang itu sudah puluhan tahun berdiri, kalau datanya tidak terdeteksi di SatuMu atau MASA (Muhammadiyah Aisyiyah Super Apps), maka tidak dihitung. Dampaknya bisa mengurangi kuota utusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah pada Muktamar,” tegasnya.

Karena itu, PDM Garut menargetkan setiap cabang dan ranting memiliki minimal satu agen dan satu verifikator yang bertugas mengelola data keanggotaan sekaligus memperbarui informasi organisasi secara berkala.

Saat ini Muhammadiyah Garut tercatat memiliki 39 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan 233 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM). Seluruhnya didorong segera terintegrasi dalam aplikasi SatuMu.

Baca Juga :  Ketua PDM Garut: Kejurda Tapak Suci Jadi Pembuka 20 Agenda Milad Muhammadiyah ke-114

“Apakah seluruh cabang dan ranting itu sudah benar-benar masuk ke dalam SatuMu, itu yang akan kita pastikan melalui BIMTEK ini,” kata Yan Yan.

Aplikasi MASA Dukung Integrasi Keanggotaan

Selain memperkuat data organisasi, BIMTEK juga mengenalkan penggunaan aplikasi MASA untuk mengintegrasikan kartu anggota reguler menjadi kartu elektronik (EKTA).

Menurut Yan Yan, aplikasi tersebut juga mendukung pengelolaan administrasi keanggotaan, termasuk data iuran anggota sebagai bagian dari penguatan tata kelola organisasi berbasis digital.

“Hari ini kita akan menentukan semuanya melalui aplikasi MASA, termasuk proses integrasi kartu anggota reguler menjadi kartu elektronik. Ini menjadi bagian penting dalam pembaruan sistem keanggotaan Muhammadiyah,” ujarnya.

Melalui percepatan digitalisasi ini, PDM Garut berharap seluruh data cabang, ranting, dan anggota tersusun lebih akurat sehingga mendukung konsolidasi organisasi sekaligus memastikan representasi Muhammadiyah Garut pada Muktamar berjalan sesuai ketentuan.

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DMI Garut Siapkan Warung Barokah Masjid dan Program Ekonomi Jemaah
Ketua PDM Garut Tekankan Dialog dan Amal Saleh dalam Pelantikan Kepala SMP Muhammadiyah
Hari Santri 2026, Ketua PDM Garut Dorong Santri Jadi Penggerak Perubahan
Pengajian Aisyiyah Garut, Dr Agus Rahmat Nugraha Bahas Pendusta Ayat Allah
Kang Abik, Penulis Ayat-Ayat Cinta, Hadir di Al Mashduqi Garut, Pesan Haru Orang Tua Warnai Pelepasan Santri Murid ke Al-Azhar
PDM Garut Dukung Seruan Muhammadiyah Hormati Putusan MK, Ini Pesan Pentingnya
Ketua PDM Garut Dorong Guru ISMUBA Jadi Penggerak Pendidikan Holistik
Ketua PDM Garut Tekankan Empat Kekuatan dalam Kaderisasi Muhammadiyah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:19 WIB

DMI Garut Siapkan Warung Barokah Masjid dan Program Ekonomi Jemaah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Ketua PDM Garut Tekankan Dialog dan Amal Saleh dalam Pelantikan Kepala SMP Muhammadiyah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Hari Santri 2026, Ketua PDM Garut Dorong Santri Jadi Penggerak Perubahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Pengajian Aisyiyah Garut, Dr Agus Rahmat Nugraha Bahas Pendusta Ayat Allah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:40 WIB

Kang Abik, Penulis Ayat-Ayat Cinta, Hadir di Al Mashduqi Garut, Pesan Haru Orang Tua Warnai Pelepasan Santri Murid ke Al-Azhar

Berita Terbaru

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin melantik Drs. Rd. Satria Budi, M.Si., sebagai Pj Sekda Kabupaten Garut dalam rangkaian Apel Gabungan di Lapangan Apel Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Senin (2/11/2026).

GARUT TERKINI

Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik

Senin, 2 Nov 2026 - 14:41 WIB

Anggota Tapak Suci Unit 4 SMK Muhammadiyah Garut dalam kegiatan pembinaan bela diri dan karakter pelajar.

PENDIDIKAN

14 Murid SMK Muhammadiyah Garut Ikuti Kejurda Tapak Suci 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:48 WIB