Ketua Muhammadiyah Garut Beberkan Alasan SatuMu Jadi Prioritas Tahun Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PDM Garut memberikan arahan implementasi SatuMu kepada pimpinan cabang.

Ketua PDM Garut memberikan arahan implementasi SatuMu kepada pimpinan cabang.

WARTAGARUT.COMPimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut mulai mengimplementasikan digitalisasi data anggota melalui aplikasi SatuMu.

SatuMu adalah platform digital terpadu yang mendukung tata kelola Persyarikatan Muhammadiyah dan membangun Satu Data Muhammadiyah melalui integrasi layanan keanggotaan, organisasi, iuran, dan layanan lainnya.

Program ini ditargetkan selesai di seluruh pimpinan cabang dan ranting pada pertengahan Agustus 2026 sebagai bagian dari amanah Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Pelaksanaan tersebut dimulai melalui Bimbingan Teknis (BIMTEK) SatuMu Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kabupaten Garut Region 1 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut, Sabtu (1/8/2026).

Ketua PDM Garut, Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag., M.Pd., mengatakan implementasi SatuMu bukan sekadar memperbarui data anggota, tetapi juga membangun sistem administrasi organisasi yang lebih akurat, aman, dan modern.

“Kegiatan BIMTEK ini merupakan amanah dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk mewujudkan keterpaduan data anggota Muhammadiyah se-Indonesia. Di Garut baru kita mulai awal Agustus dan kami targetkan pertengahan Agustus seluruh cabang dan ranting sudah menyelesaikannya,” ujarnya.

Menurut Dr. Agus, digitalisasi juga menjadi langkah penting untuk memastikan data anggota selalu mutakhir, termasuk memperbarui informasi anggota yang telah meninggal dunia maupun yang berpindah domisili.

Baca Juga :  Kepala Kemenag Garut Dorong Kolaborasi Penyuluh untuk Tekan Angka Perceraian

“Kita ingin memastikan bahwa yang berdomisili di Garut benar-benar masih aktif beraktivitas. Selain itu, keamanan data pribadi anggota juga lebih terjamin karena dikelola melalui sistem yang sudah disiapkan secara modern oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah,” katanya.

Digitalisasi Dukung Konsolidasi Organisasi

Ia menjelaskan, data yang akurat akan memperkuat konsolidasi organisasi, terutama menjelang pelaksanaan muktamar sebagai forum permusyawaratan tertinggi Muhammadiyah.

Menurutnya, validitas data akan menentukan siapa saja anggota aktif yang memiliki hak dan keterlibatan dalam setiap proses musyawarah, mulai dari tingkat ranting hingga muktamar.

“Kalau muktamar tertib, maka musyawarah di bawahnya juga akan tertib. Kita ingin memberikan apresiasi kepada anggota yang aktif agar layanan keorganisasiannya benar-benar mereka rasakan,” ungkapnya.

Dr. Agus menambahkan, melalui sistem SatuMu, konsep ta’awun atau saling membantu juga diharapkan berjalan lebih optimal karena pengelolaan iuran anggota dapat kembali memberikan manfaat kepada anggota secara tepat sasaran.

Tantangan Ada pada Perubahan Pola Pikir

Meski demikian, ia mengakui penerapan sistem digital masih menghadapi tantangan, terutama di Kabupaten Garut yang memiliki wilayah cukup luas dan kondisi sumber daya manusia yang beragam.

Baca Juga :  Raisya Fakhira dari MA Al Mashduqi IIBS Garut Melaju ke Provinsi OMI Fisika 2026

Menurutnya, hambatan terbesar bukan terletak pada teknologi, melainkan perubahan pola pikir dari sistem manual menuju digital.

“Bukan sulit sebetulnya, tetapi yang sulit adalah mengubah mindset. Yang biasanya manual sekarang harus digital. Karena itu dibutuhkan kolaborasi antara generasi muda dengan para senior agar proses adaptasi berjalan lebih baik,” jelasnya.

Ia mengajak seluruh pimpinan cabang Muhammadiyah di Kabupaten Garut untuk memiliki kesungguhan dalam menjalankan amanah tersebut.

“Tidak ada yang sulit kalau ada keseriusan dan kesungguhan. Jangan berpikir dulu tentang sulitnya atau kendalanya, karena itu justru sering menjadi mental block. Hilangkan mental block itu agar kita bisa menjalankan amanah ini dengan baik,” tegas Agus Rahmat.

Baginya, implementasi SatuMu menjadi salah satu wujud Muhammadiyah berkemajuan yang mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai instrumen utama dalam memperkuat tata kelola organisasi.

“SatuMu adalah inovasi baru yang menunjukkan citra Muhammadiyah berkemajuan. Digital bukan sesuatu yang harus dihindari, tetapi menjadi pilar utama untuk menerjemahkan nilai-nilai kemajuan dalam organisasi,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Muhammadiyah Garut Dorong Pontren Jadi Pusat Dakwah dan Perkaderan
Mahasiswa Uniga Raih Dua Podium di Arung Progo Festival 2026
KH Dadang Priatna Pimpin Yayasan Pesantren Cipari, Ini 3 Prioritasnya
SMK Muhammadiyah Garut Perkuat Ideologi Guru dan Staf lewat Pengajian Pembinaan
PDM Garut Dorong AIK Jadi Akar Penguatan Sekolah Muhammadiyah
Ketua PDM Garut Ungkap Makna Jiwa Merdeka: Tak Takut Selain kepada Allah
Muhammadiyah Garut Bahas Tafsir Peradaban, Dorong Al-Qur’an Jadi Panduan Hidup
Doa Tolak Bala Lengkap, Arab, Latin, dan Artinya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:00 WIB

Muhammadiyah Garut Dorong Pontren Jadi Pusat Dakwah dan Perkaderan

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Mahasiswa Uniga Raih Dua Podium di Arung Progo Festival 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:14 WIB

KH Dadang Priatna Pimpin Yayasan Pesantren Cipari, Ini 3 Prioritasnya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:41 WIB

SMK Muhammadiyah Garut Perkuat Ideologi Guru dan Staf lewat Pengajian Pembinaan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:10 WIB

PDM Garut Dorong AIK Jadi Akar Penguatan Sekolah Muhammadiyah

Berita Terbaru

Reisya Agustina Fauziah Juara 2 OMI 2026

Prestasi Pelajar dan Mahasiswa

Raih Juara 2 OMI 2026 Garut, Reisya Agustina Fauziah dari MAN 2 Garut Lolos Provinsi

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:19 WIB