Kurs Dolar Hari Ini, Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp17.417 per Dolar AS

Senin, 11 Mei 2026 - 19:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kurs Dolar Hari Ini, Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp17.417 per Dolar AS

Kurs Dolar Hari Ini, Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp17.417 per Dolar AS

WARTAGARUT.COM – Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada perdagangan Senin (11/5/2026), mendorong sejumlah bank besar di Indonesia menaikkan harga jual dolar Amerika Serikat (AS).

Bahkan, kurs jual uang kertas di HSBC Indonesia telah menembus Rp17.705 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg pada Senin, (11/5/2026), pukul 11.30 WIB, rupiah di pasar spot berada di level Rp17.417 per dolar AS.

Posisi ini lebih lemah dibandingkan akhir pekan lalu yang tercatat di kisaran Rp17.382 per dolar AS.

HSBC mencatat kurs transfer dengan harga beli Rp17.180 dan jual Rp17.630 per dolar AS.

Untuk transaksi bank notes atau uang tunai, kurs beli berada di Rp17.105 dan kurs jual mencapai Rp17.705 per dolar AS, tertinggi di antara bank besar lainnya.

Baca Juga :  Demo Hari Ini, 50 Ribu Buruh Bergerak di Jakarta: Cek Lokasi dan Jalur Alternatif

PT Bank Central Asia Tbk menetapkan kurs e-Rate dengan harga beli Rp17.415 dan jual Rp17.435 per dolar AS.

Sementara kurs TT Counter dan bank notes berada di level beli Rp17.270 dan jual Rp17.570.

Di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, kurs e-Rate tercatat beli Rp17.405 dan jual Rp17.430.

Adapun TT Counter dipatok pada Rp17.310 untuk beli dan Rp17.510 untuk jual.

Sedangkan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menetapkan special rates pada level beli Rp17.398 dan jual Rp17.428.

Untuk TT Counter, kurs beli berada di Rp17.305 dan kurs jual Rp17.475.

Data tersebut menunjukkan kurs digital perbankan masih bergerak relatif dekat dengan harga pasar spot.

Baca Juga :  Avengers Endgame Encore Tayang di Bioskop, Ini Bedanya dengan Versi 2019

Namun, spread atau selisih antara harga beli dan jual pada transaksi counter dan uang tunai semakin melebar.

Kondisi ini penting diperhatikan oleh masyarakat yang membutuhkan dolar AS untuk perjalanan luar negeri, pembayaran pendidikan, hingga transaksi bisnis impor.

Semakin lebar spread, semakin besar biaya yang harus dikeluarkan saat membeli valuta asing secara tunai.

Pelemahan rupiah terhadap dolar AS juga berpotensi memengaruhi harga barang impor serta menambah tekanan bagi sektor usaha yang memiliki kewajiban dalam mata uang asing.

Dengan kondisi pasar yang masih fluktuatif, nasabah disarankan membandingkan kurs di beberapa bank dan memanfaatkan layanan digital yang umumnya menawarkan harga lebih kompetitif dibandingkan transaksi di teller atau pembelian uang tunai.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,10%, Sempat Anjlok 2,6% Lalu Rebound
Harga Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Ini Dorongan Bupati
Sewa Gedung Telkom untuk BGN Disebut di Atas Harga Pasar, Ini Penjelasannya
Panen Kentang dan Telur di Bandung, GP Ansor Jabar Siapkan Program hingga Garut
Wisata Garut Makin Ramai, Pajak Perhotelan Tumbuh 47,17 Persen
Desil 1-10 Artinya Apa? Cek Tingkatan dan Peluang Dapat Bansos 2026
Cara Cek Desil Kesejahteraan DTSEN BPS dengan NIK
Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Ini Profilnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 21:50 WIB

IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,10%, Sempat Anjlok 2,6% Lalu Rebound

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Harga Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Ini Dorongan Bupati

Rabu, 9 September 2026 - 21:51 WIB

Sewa Gedung Telkom untuk BGN Disebut di Atas Harga Pasar, Ini Penjelasannya

Rabu, 9 September 2026 - 18:37 WIB

Panen Kentang dan Telur di Bandung, GP Ansor Jabar Siapkan Program hingga Garut

Jumat, 4 September 2026 - 12:58 WIB

Wisata Garut Makin Ramai, Pajak Perhotelan Tumbuh 47,17 Persen

Berita Terbaru

Google memperingati ulang tahun ke-28 pada 27 September 2026. (ilustrasi)

GARUT TERKINI

Ulang Tahun ke-28 Google, Mengapa Dirayakan Setiap 27 September?

Minggu, 27 Sep 2026 - 10:39 WIB