WARTAGARUT.COM — Tradisi munggahan menjelang bulan suci Ramadan membawa lonjakan signifikan jumlah pengunjung ke kawasan Garut Plaza.
Sejak pagi , masyarakat memadati pusat perbelanjaan tersebut untuk memenuhi kebutuhan fashion dan perlengkapan ibadah.
Diperkirakan trafik pengunjung menembus lebih dari 10.000 orang, menjadikan Garut Plaza sebagai salah satu titik pergerakan ekonomi rakyat paling dinamis menjelang Ramadan.
Busana muslim, gamis, koko, sarung, mukena, serta berbagai kebutuhan penunjang ibadah menjadi produk paling diminati.
Para pedagang mengaku mengalami peningkatan omzet dibandingkan hari biasa.
Ketua Pedagang Garut Plaza, Aries Nuramdan, menyampaikan bahwa momentum munggahan tahun ini menjadi tanda kebangkitan ekonomi pedagang lokal.
“Alhamdulillah, tradisi munggahan tahun ini membawa energi positif bagi para pedagang. Lonjakan pengunjung yang diperkirakan di atas 10 ribu orang menunjukkan bahwa Garut Plaza tetap menjadi pusat belanja utama masyarakat menjelang Ramadan. Ini bukan hanya soal transaksi, tetapi tentang perputaran ekonomi rakyat yang kembali bergerak,” ujar Aries kepada WartaGarut.com melalui rilis pada, Selasa, (17/2/2026).
Ia juga menambahkan bahwa para pedagang siap menjaga kenyamanan dan ketertiban agar aktivitas belanja tetap kondusif.
“Kami berkomitmen menjaga keamanan, kenyamanan, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Garut Plaza adalah milik bersama, tonggak ekonomi rakyat Garut yang harus kita jaga dan kuatkan bersama,” tegasnya.
Momentum munggahan ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam menyambut bulan suci Ramadan sekaligus memperkuat sinergi antara pedagang, pengelola, dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.***
Penulis : Soni Tarsoni













