Ketersediaan Hewan Kurban di Garut Dipastikan Aman Jelang Idul Adha 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketersediaan Hewan Kurban di Garut Dipastikan Aman Jelang Idul Adha 2026

Ketersediaan Hewan Kurban di Garut Dipastikan Aman Jelang Idul Adha 2026

WARTAGARUT.COM – Ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Garut dipastikan aman dan mencukupi menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau tahun 2026.

Masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan sapi, domba, maupun kambing untuk berkurban.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut, drh. Dyah Savitri, M.A., menyatakan pasokan hewan kurban berasal dari peternak lokal serta dari berbagai daerah lain seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sejumlah wilayah di Jawa Barat.

“Ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Garut sudah tercukupi dan akan terus bertambah hingga menjelang Idul Adha,” ujarnya kepada WartaGarut.com, Rabu, (13/5/2026).

Baca Juga :  Wamendikdasmen Tekankan Partisipasi Publik dalam Revisi UU Sisdiknas

Data Diskannak Garut menunjukkan permintaan terbesar tahun ini diperkirakan berasal dari komoditas domba dan kambing.

Sebanyak 22.022 ekor domba dan kambing diprediksi akan dipotong saat Idul Adha, menjadikannya hewan kurban paling diminati masyarakat.

Selain itu, ratusan pedagang sapi dan kerbau juga telah menyiapkan stok ternak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menurut drh. Dyah Savitri, domba dan kambing menjadi pilihan utama karena harganya relatif lebih terjangkau dan sesuai dengan kemampuan daya beli masyarakat.

Harga sapi hidup di Garut saat ini berkisar antara Rp75.000 hingga Rp95.000 per kilogram.

Sementara itu, harga domba dan kambing berada pada kisaran Rp80.000 hingga Rp110.000 per kilogram bobot hidup.

Baca Juga :  Sampah Menumpuk di Garut, Yudha Puja Turnawan Desak Anggaran 2027 Naik

Dari sisi kesehatan ternak, kondisi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Garut hingga Mei 2026 berada dalam kondisi terkendali.

Pemerintah daerah terus melakukan surveilans, vaksinasi, pengobatan, serta pengawasan lalu lintas ternak agar kesehatan hewan tetap terjaga.

Untuk memastikan kualitas hewan kurban, Diskannak Garut menyiapkan 100 petugas pemeriksa yang akan melakukan pengawasan di lokasi penjualan, penampungan, dan tempat pemotongan hewan.

“Dengan kondisi yang terkendali dan stok yang mencukupi, masyarakat tidak perlu khawatir dalam memilih hewan kurban,” pungkas drh. Dyah Savitri.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PESONA Perikanan, Upaya Dinas Perikanan dan Peternakan Garut dalam Penguatan Nilai Tambah untuk Kesejahteraan Bersama
Peserta PBI PBPU Garut Turun pada 2026, Anggaran JKN Naik
10 Korban Selamat KM Virgo di Garut Terima Bantuan Rp3 Juta
Dinas Perikanan dan Peternakan Garut: Berdayakan Kelompok Wanita, Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan
Garut Berpeluang Punya Pabrik Bioethanol, 15 Ribu Hektare Lahan Disiapkan
9 Nama Masuk Seleksi Awal Sekda Garut, Bupati Belum Buka Identitas Kandidat
Jalan Banjarwangi Viral, Bupati Garut Ungkap Alasan Tak Diumumkan
Inovasi SEPEDA SISWA Permudah Urus Adminduk Anak PAUD di Garut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:35 WIB

PESONA Perikanan, Upaya Dinas Perikanan dan Peternakan Garut dalam Penguatan Nilai Tambah untuk Kesejahteraan Bersama

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Peserta PBI PBPU Garut Turun pada 2026, Anggaran JKN Naik

Rabu, 30 September 2026 - 21:15 WIB

10 Korban Selamat KM Virgo di Garut Terima Bantuan Rp3 Juta

Selasa, 29 September 2026 - 14:30 WIB

Dinas Perikanan dan Peternakan Garut: Berdayakan Kelompok Wanita, Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan

Senin, 21 September 2026 - 17:23 WIB

Garut Berpeluang Punya Pabrik Bioethanol, 15 Ribu Hektare Lahan Disiapkan

Berita Terbaru