BPJS Jamsostek Garut Gandeng Diskominfo untuk Diseminasi Informasi terkait Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

- Jurnalis

Kamis, 9 Februari 2023 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan antara Diskominfo Garut dengan BPJS Ketenagakerjaan Garut di Kantor Diskominfo Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (9/2/2023). (Foto : Anggana Mulia Karsa/Kurniawan).

Pertemuan antara Diskominfo Garut dengan BPJS Ketenagakerjaan Garut di Kantor Diskominfo Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (9/2/2023). (Foto : Anggana Mulia Karsa/Kurniawan).

WARTA GARUT – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut menerima kunjungan kerja dari Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Garut, Fajar Ahmadi, diterima Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Garut, Yeni Yunita, di Kantor Diskominfo Garut, yang berlokasi Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (9/2/2023).

Kabid IKP Diskominfo Garut, Yeni Yunita, mengungkapkan, Diskominfo Garut menyambut baik kerja sama yang akan dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Garut dengan Diskominfo Garut, khususnya berkenaan diseminasi terkait jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Garut.

“Tentunya ini juga sebuah kehormatan bagi kami, dan kami akan mendukung sepenuhnya diseminasi informasi ini, apalagi nanti akan dilakukan nota kesepakatan antara Diskominfo Garut dan BPJS Ketenagakerjaan Garut,” ujarnya.

Yeni berharap, dengan adanya kerjasama tersebut, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Garut bisa meningkat, dan masyarakat semakin peduli serta mengetahui manfaat yang bisa didapatkan dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Garut, Fajar Ahmadi mengatakan, jika pihaknya membutuhkan dukungan untuk menyebarluaskan terkait hal-hal yang berkaitan dengan jaminan sosial ketenagakerjaan. Sehingga pihaknya sengaja menggandeng Diskominfo Garut untuk diseminasi informasi.

“Hal-hal (yang disebarluaskan) tentunya berguna bagi masyarakat terkait dengan kesadaran mengenai jaminan sosial,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya akan melakukan penyusunan nota kesepahaman yang berkaitan dengan rencana kolaborasi antara Diskominfo Kabupaten Garut dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Garut ini.

Fajar juga menerangkan, ada beberapa hal yang ditekankan dalam rencana diseminasi informasi ini, yang pertama adalah peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, dan juga menyosialisasikan kampanye nasional dari BPJS Ketenagakerjaan yakni “kerja keras bebas cemas”.

“(kerja keras bebas cemas merupakan) suatu konsep yang dilakukan untuk memberikan kesadaran masyarakat umum, khususnya pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah, mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan,” jelasnya.

Ia berharap dengan pertemuan ini bisa terbangun sinergitas antara Pemerintah Daerah Kabupaten Garut, yang dalam hal ini dilakukan oleh Diskominfo dengan BPJS ketenagakerjaan, dalam rangka menyadarkan masyarakat Garut terkait pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Sehingga di akhirnya itu bisa meningkatkan _coverage_ kepesertaan (BPJS Ketenagakerjaan) di Kabupaten Garut,” tandasnya.

Berita Terkait

Aturan Baru PPh Final UMKM 2026, Ini Isi Lengkap PP 20 Tahun 2026
GEN Z Space Vol.4 Garut: Mahasiswa Didorong Ubah Aktivitas Digital Jadi Dampak Nyata
Saham BBRI Anjlok ke Rp2.950, Level Terendah 5 Tahun, Investor Lokal Borong Besar
Jepang Lirik Kopi dan Tenaga Kerja Garut, Kerja Sama Internasional Mulai Dijajaki
Dolar Hari Ini Tembus Rp17.832, Rupiah Makin Tertekan dan Publik Mulai Khawatir
Rupiah Tertekan Dekati Rp17.800 per Dolar AS, Investor Pilih Menunggu di Pekan Singkat
Jelang Idul Adha Citimall Garut Bagikan Hewan Kurban untuk Warga, Komitmen Sosial Jadi Sorotan
IHSG Hari Ini Anjlok 4,02 Persen ke 6.453,25, Sentuh Titik Terendah 52 Minggu
Berita ini 193 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:02 WIB

Aturan Baru PPh Final UMKM 2026, Ini Isi Lengkap PP 20 Tahun 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:25 WIB

GEN Z Space Vol.4 Garut: Mahasiswa Didorong Ubah Aktivitas Digital Jadi Dampak Nyata

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:22 WIB

Saham BBRI Anjlok ke Rp2.950, Level Terendah 5 Tahun, Investor Lokal Borong Besar

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:01 WIB

Jepang Lirik Kopi dan Tenaga Kerja Garut, Kerja Sama Internasional Mulai Dijajaki

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:25 WIB

Dolar Hari Ini Tembus Rp17.832, Rupiah Makin Tertekan dan Publik Mulai Khawatir

Berita Terbaru

Ilustrasi aktivitas UMKM yang terdampak aturan baru PPh Final 0,5% dalam PP 20 Tahun 2026

BISNIS DAN UMKM

Aturan Baru PPh Final UMKM 2026, Ini Isi Lengkap PP 20 Tahun 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:02 WIB

1 Juni 2026 Libur Nasional? Ini Status Hari Lahir Pancasila dan Faktanya

KEBIJAKAN PUBLIK

1 Juni 2026 Libur Nasional? Ini Status Hari Lahir Pancasila dan Faktanya

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:23 WIB

error: Content is protected !!