WARTAGARUT.COM – Jajaran Pemasyarakatan se-Garut Raya membangun jalan desa sepanjang 4,2 kilometer di Kampung Cisagu, Desa Talagawangi, Kecamatan Pakenjeng, Garut, Minggu (30/11/2025).
Program ini menjadi bagian dari Pengabdian IMIPAS Untuk Negeri dalam rangka Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ke-1 Tahun 2025, sekaligus tindak lanjut Program Akselerasi dan 5 Perintah Harian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan yang dilaksanakan secara gotong royong ini menghadirkan sinergi antara petugas Pemasyarakatan dari berbagai UPT se-Garut Raya, pemerintah desa, tokoh masyarakat, ulama, TNI, hingga pengurus Koperasi Desa Merah Putih.
Pelaksanaannya menegaskan komitmen Pemasyarakatan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat desa melalui pembangunan infrastruktur dasar.
Kepala Lapas Kelas IIA Garut, Rusdedy, menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi semua pihak.
“Melalui Pengabdian IMIPAS Untuk Negeri, kami ingin memberikan kontribusi yang benar-benar dirasakan masyarakat. Pembangunan jalan ini bukan sekadar simbol, tetapi bukti sinergi Pemasyarakatan dan masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang lebih baik, lebih aman, dan lebih produktif bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Camat Pakenjeng, Deni Sugiani, turut menekankan dampak langsung pembangunan infrastruktur tersebut.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Desa Talagawangi, kami sangat berterima kasih. Jalan sepanjang 4,2 km ini sangat berarti bagi warga. Akses lebih mudah, mobilitas lancar, dan ekonomi desa bergerak. Dampaknya terasa bagi petani, pelajar, hingga UMKM. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut,” katanya.
Pembangunan jalan desa sepanjang 4,2 km tersebut memberikan sejumlah manfaat strategis, antara lain:
Mempermudah akses pendidikan, terutama saat cuaca buruk.
Mempercepat distribusi hasil pertanian sehingga biaya angkut menurun dan nilai jual meningkat.
Menggerakkan ekonomi desa karena produk UMKM lebih mudah menjangkau pasar lebih luas.
Mempercepat layanan publik seperti kesehatan, administrasi desa, dan keamanan wilayah.
Mengurangi risiko isolasi dan kecelakaan, terutama pada keadaan darurat.
Menguatkan partisipasi sosial masyarakat melalui gotong royong lintas unsur.
Kegiatan ini menegaskan bahwa jajaran Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan dan pengamanan, tetapi juga hadir dalam pembangunan desa demi memperkuat kesejahteraan masyarakat. ***
Ikuti saluran WARTA GARUT di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaFKy1QJuyA7N5Dvk51J
Penulis : Soni Tarsoni

















