Prediksi Argentina vs Spanyol: Opta Beri Peluang 56 Persen untuk La Furia Roja

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lionel Messi dan Lamine Yamal menjadi pusat perhatian menjelang Final Piala Dunia 2026 saat simulasi Opta menempatkan Spanyol sebagai favorit menghadapi Argentina.

Lionel Messi dan Lamine Yamal menjadi pusat perhatian menjelang Final Piala Dunia 2026 saat simulasi Opta menempatkan Spanyol sebagai favorit menghadapi Argentina.

WARTAGARUT.COM – Argentina vs Spanyol pada Final Piala Dunia 2026 diprediksi berlangsung sangat ketat. Meski Argentina datang sebagai juara bertahan, lembaga statistik Opta justru menempatkan Spanyol sebagai tim yang lebih berpeluang mengangkat trofi dunia.

Pertandingan puncak Argentina vs Spanyol dijadwalkan berlangsung di New York/New Jersey Stadium pada 20 Juli 2026 dengan kickoff pukul 02.00 WIB.

Laga ini bukan hanya menentukan juara dunia baru, tetapi juga mempertemukan dua generasi berbeda yang dipimpin Lionel Messi dan Lamine Yamal.

Prediksi Argentina vs Spanyol Berpihak kepada La Furia Roja

Menjelang partai final, perhatian publik tertuju pada hasil simulasi statistik dari Opta. Berdasarkan ribuan simulasi pertandingan, Spanyol memperoleh peluang kemenangan sebesar 56,05 persen, sedangkan Argentina berada di angka 43,95 persen.

Prediksi tersebut menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap performa La Furia Roja sepanjang turnamen.

Meski demikian, status favorit bukan jaminan mutlak. Sebelumnya, Opta sempat menempatkan Prancis sebagai kandidat juara dengan probabilitas sekitar 34 persen sebelum semifinal. Kenyataannya, Les Bleus justru tersingkir setelah dikalahkan Spanyol.

Hasil itu membuat prediksi terbaru Opta menjadi sorotan menjelang duel terbesar di Piala Dunia 2026.

Simulasi statistik menempatkan Spanyol sebagai favorit tipis, tetapi hasil akhir tetap akan ditentukan di lapangan.

Baca Juga :  Víctor Muñoz: Profil dan Perjalanan Karier hingga Bergabung dengan Liverpool

Spanyol Datang dengan Rekor Sulit Dikalahkan

Kepercayaan Opta terhadap Spanyol bukan tanpa alasan.

Tim asuhan Luis de la Fuente tampil sangat konsisten sejak awal turnamen hingga berhasil mencapai final.

Perjalanan mereka menuju partai puncak tidak mudah. Spanyol lebih dulu menyingkirkan Portugal pada babak 16 besar, kemudian mengalahkan Belgia di perempat final sebelum menumbangkan Prancis 1-0 di semifinal.

Lebih impresif lagi, Spanyol membawa modal rekor belum terkalahkan dalam 37 pertandingan sejak kalah 0-1 dari Kolombia pada Maret 2024.

Dalam periode tersebut mereka membukukan:

  • 28 kemenangan
  • 9 hasil imbang

Pertahanan mereka juga menjadi salah satu yang terbaik di turnamen.

Sepanjang Piala Dunia 2026, Spanyol hanya kebobolan satu gol dalam tujuh pertandingan, sebuah catatan yang memperkuat reputasi lini belakang mereka sebagai salah satu yang paling solid di dunia.

Argentina Datang Membawa Status Juara Bertahan

Di sisi lain, Argentina memiliki modal yang tak kalah kuat.

Skuad racikan Lionel Scaloni berhasil mencapai final setelah menyingkirkan Inggris dengan kemenangan 2-1 pada babak semifinal.

Keberhasilan itu memperlihatkan karakter Albiceleste yang mampu bertahan dalam tekanan sebelum memanfaatkan peluang secara efektif.

Lionel Messi kembali menjadi figur sentral dalam perjalanan Argentina mempertahankan mahkota juara dunia yang mereka raih pada edisi 2022.

Baca Juga :  Milad 1 Tahun PT Surya Garut Abadi, Muhammadiyah Garut Dorong Bisnis Berkelanjutan

Argentina sudah membuktikan kemampuan menghadapi pertandingan besar. Status juara bertahan menjadi modal penting menghadapi final.

Jika kembali menjadi juara, Argentina akan mencatat sejarah sebagai negara ketiga yang mampu mempertahankan gelar Piala Dunia secara beruntun setelah:

  • Italia (1934 dan 1938)
  • Brasil (1958 dan 1962)

Catatan tersebut membuat motivasi Albiceleste semakin besar untuk kembali mengangkat trofi dunia.

Messi vs Yamal Jadi Simbol Pergantian Generasi

Selain perebutan gelar juara, final kali ini juga memiliki makna simbolis bagi sepak bola dunia.

Di satu sisi hadir Lionel Messi, ikon sepak bola modern yang masih menjadi pemimpin Argentina.

Di sisi lain muncul Lamine Yamal, bintang muda Spanyol yang menjadi wajah baru generasi berikutnya.

Duel keduanya dinilai menjadi representasi transisi kepemimpinan sepak bola dunia dari pemain paling berpengaruh dalam dua dekade terakhir menuju talenta muda yang tengah bersinar.

Pertemuan dua generasi tersebut membuat Final Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi pertandingan memperebutkan trofi, tetapi juga panggung yang dapat menentukan awal era baru sepak bola internasional.

Dengan statistik yang mengunggulkan Spanyol dan pengalaman Argentina sebagai juara bertahan, laga di New York/New Jersey Stadium diperkirakan berlangsung sengit hingga peluit akhir dibunyikan.

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inter Miami Hancurkan Montréal 7-1, Lionel Messi Cetak 4 Gol
Bournemouth vs Everton: Prediksi Premier League 2026/27 dan Susunan Pemain
Liverpool vs Nottingham Forest 2-2, Gol Víctor Muñoz Selamatkan The Reds
Víctor Muñoz: Profil dan Perjalanan Karier hingga Bergabung dengan Liverpool
Dan Ndoye: Profil, Karier, Statistik, dan Kiprah Winger Swiss di Nottingham Forest
Persija vs Brisbane Roar: Macan Kemayoran Unggul 3-0, Jeremejeff Brace
Barcelona Bungkam Athletic Bilbao 2-0 Lewat Gol Raphinha dan Fermin Lopez
Rupiah Menguat ke Rp17.694 per Dolar AS, Naik 0,75 Persen

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Inter Miami Hancurkan Montréal 7-1, Lionel Messi Cetak 4 Gol

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Bournemouth vs Everton: Prediksi Premier League 2026/27 dan Susunan Pemain

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Liverpool vs Nottingham Forest 2-2, Gol Víctor Muñoz Selamatkan The Reds

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Víctor Muñoz: Profil dan Perjalanan Karier hingga Bergabung dengan Liverpool

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Dan Ndoye: Profil, Karier, Statistik, dan Kiprah Winger Swiss di Nottingham Forest

Berita Terbaru

Muhammad Fadhlan Firdaus, mahasiswa Universitas Garut, meraih dua podium pada Arung Progo Festival 2026.

KEAGAMAAN

Mahasiswa Uniga Raih Dua Podium di Arung Progo Festival 2026

Senin, 31 Agu 2026 - 14:52 WIB