Bupati Garut Syakur Amin, Dilantik Langsung oleh Presiden Prabowo, Ini Fokus Utama dalam Pidato Perdananya

- Jurnalis

Jumat, 21 Februari 2025 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut Syakur Amin, Dilantik Langsung oleh Presiden Prabowo, Ini Fokus Utama dalam Pidato Perdananya

Bupati Garut Syakur Amin, Dilantik Langsung oleh Presiden Prabowo, Ini Fokus Utama dalam Pidato Perdananya

WARTAGARUT.COM – Dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Garut yang digelar Kamis 20 Februari 2025, Bupati Garut H. Abdusy Syakur Amin menyampaikan pidato perdananya pasca dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Momen ini menjadi catatan sejarah karena untuk pertama kalinya, kepala daerah di Indonesia dilantik langsung oleh Presiden.

“Ada 461 kepala daerah yang dilantik hari ini, berasal dari berbagai latar belakang, suku, dan agama. Hal ini menunjukkan bahwa kita adalah bangsa besar yang tetap bersatu dalam keberagaman,” ujar Syakur Amin dalam pidatonya.

Tiga Fokus Utama: Ekonomi, Pendidikan, dan Kesehatan

Dalam pidato perdananya, Syakur Amin menyoroti tiga permasalahan utama yang harus segera dibenahi di Kabupaten Garut, yaitu sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Ekonomi: Meningkatkan Investasi dan Produktivitas

Syakur Amin menegaskan bahwa ekonomi Garut masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam daya beli masyarakat yang relatif rendah. 

Menurutnya, produktivitas masyarakat tidak cukup hanya bergantung pada sumber daya alam dan manusia, tetapi juga harus didukung dengan modal dan teknologi.

“Kita punya sawah yang luas, kita punya penduduk yang banyak. Tapi tanpa modal dan teknologi, produktivitas tetap rendah. Oleh karena itu, kami akan berupaya menarik investasi ke Kabupaten Garut agar ekonomi masyarakat meningkat,” jelasnya.

Selain menarik investor luar, Syakur Amin juga menekankan pentingnya mendorong wirausaha lokal. 

Pemerintah Kabupaten Garut berencana memberikan bantuan akses modal, pemasaran, serta teknologi bagi para pelaku usaha, baik di kota maupun di desa.

Pendidikan: Meningkatkan Kualitas dan Partisipasi Sekolah

Pendidikan juga menjadi perhatian utama. Syakur Amin menyoroti rendahnya rata-rata lama sekolah di Garut, yang berdampak pada rendahnya kompetensi tenaga kerja lokal.

“Banyak pencari kerja di Garut yang pendidikannya masih rendah. Mereka kesulitan bersaing di dunia kerja yang semakin modern. Oleh karena itu, kami akan mendorong peningkatan angka partisipasi sekolah, baik di tingkat SMP, SMA, maupun perguruan tinggi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa jika bonus demografi tidak dikelola dengan baik melalui pendidikan yang berkualitas, maka justru akan menjadi beban bagi daerah.

Kesehatan: Meningkatkan Kesadaran Hidup Sehat

Dalam sektor kesehatan, Bupati Syakur Amin menyoroti masih tingginya angka penyakit menular serta kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup bersih dan sehat.

 “Perubahan pola hidup tidak bisa dilakukan dalam sekejap. Diperlukan program yang sistematis dan berkelanjutan agar masyarakat sadar akan pentingnya hidup sehat. Salah satu tantangan besar kita adalah masih adanya kasus Open Defecation Free (ODF) di beberapa wilayah,” kata Syakur Amin.

Mengajak Seluruh Elemen Bersinergi

Suami dari DR. Hj.Tinneke Hermina  menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi Kabupaten Garut tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah daerah, tetapi membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, termasuk DPRD, SKPD, dan masyarakat.

“Ayo kita bersama-sama membuat program pembangunan yang terarah, spesifik, terukur, dan bisa terealisasikan. Setiap rupiah yang digunakan harus benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tutupnya.

Dengan visi yang jelas dan dukungan dari berbagai pihak, Bupati Garut H. Abdusy Syakur Amin optimis dapat membawa Kabupaten Garut menuju perubahan yang lebih baik di berbagai sektor.****

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Hari Kartini 2026, Ketua TP PKK Cihurip Ajak Perempuan Tetap Optimistis
Dr. Agustine Merdekawati Ajak Perempuan Indonesia Terus Berkarya di Hari Kartini 2026
Bencana Meluas di 24 Kecamatan, Garut Naikkan Status Bencana Jadi Tanggap Darurat hingga 1 Mei
Garut Bakal Tambah Pembangkit Panas Bumi, Bupati Syakur Temui Kementerian ESDM
SDN 4 Pataruman Juara Lagi LLC Garut 2026, Bupati Garut Siapkan Lomba untuk Guru
Garut Dapat Kuota 2.000 Bidang Tanah, Reforma Agraria Dipacu untuk Tekan Kemiskinan
Bupati Garut Tutup BLK 2026, Lulusan Siap Buka Usaha dan Masuk Industri
Ribuan Koi Meriahkan Garut Young Koi Show 2026, Peserta Datang dari Jakarta hingga Balikpapan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:17 WIB

Hari Kartini 2026, Ketua TP PKK Cihurip Ajak Perempuan Tetap Optimistis

Selasa, 21 April 2026 - 14:02 WIB

Dr. Agustine Merdekawati Ajak Perempuan Indonesia Terus Berkarya di Hari Kartini 2026

Selasa, 21 April 2026 - 07:59 WIB

Garut Bakal Tambah Pembangkit Panas Bumi, Bupati Syakur Temui Kementerian ESDM

Jumat, 17 April 2026 - 15:49 WIB

SDN 4 Pataruman Juara Lagi LLC Garut 2026, Bupati Garut Siapkan Lomba untuk Guru

Jumat, 17 April 2026 - 15:41 WIB

Garut Dapat Kuota 2.000 Bidang Tanah, Reforma Agraria Dipacu untuk Tekan Kemiskinan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!