Cabup PKS Helmi Budiman: Diskusi Publik IPI Garut, Mahasiswa Dorong Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Karakter

- Jurnalis

Kamis, 23 Mei 2024 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diskusi Publik IPI Garut, Cabup Helmi Budiman Bahas Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Karakter

Diskusi Publik IPI Garut, Cabup Helmi Budiman Bahas Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Karakter

WARTAGARUT.COM –  Calon Bupati (Cabup) Garut dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dr. Helmi Budiman mengapresiasi inisiatif BEM IPI Garut dalam menyelenggarakan diskusi publik bertajuk “Gagasan Bakal Calon Bupati Garut untuk Guru 5 Tahun Ke Depan”.

Helmi Budiman  menilai bahwa diskusi publik ini merupakan kepedulian dan partisipasi mahasiswa-mahasiswi, sekaligus juga menyampaikan gagasan mereka yang harus sampai kepada para calon bupati Garut. 

“Calon bisa mengadopsi, bisa memikirkan, misalkan dalam sebuah konsep masuk dalam konsep tersebut, sehingga ini sangat positif bagi kita semua,” ujar Ketua DPD PKS Kabupaten Garut, usai Diskusi Publik di auditorium kampus IPI Garut pada Rabu, 22 Mei 2024.

Ia menuturkan bahwa tema utama diskusi ini adalah tentang guru, dengan fokus pada kesejahteraan dan pendidikan karakter.

“Mahasiswa dan mediator banyak menyoroti kesejahteraan guru, yang memang sangat penting. Selain itu, pendidikan karakter juga menjadi perhatian, karena karakter dari profesional itu sendiri yang harus muncul,” tambah Helmi Budiman.

Helmi Budiman  juga membahas pentingnya reformasi birokrasi dalam dunia pendidikan. 

“Reformasi birokrasi harus bisa mewadahi gagasan-gagasan yang muncul dari mahasiswa, termasuk gagasan dari Kang Syakur (Abdusy Syakur Amin) dan Kang Yudi (Yudi Lasminingrat), agar bisa direalisasikan dengan baik,” katanya.

Terkait perkembangan dunia pendidikan yang semakin mahal, Helmi Budiman menyoroti peningkatan biaya pendidikan yang semakin besar.

 Biaya pendidikan semakin tinggi, terutama untuk kuliah dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang cukup besar. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. 

“Saya sangat sepakat dan setuju dengan regulasi yang ingin dibuat oleh pemerintah terkait pembiayaan pendidikan. Kita tunggu bagaimana langkah pemerintah selanjutnya, di samping juga mendengarkan aspirasi dari berbagai kalangan,” jelasnya.

Acara ini berhasil mengumpulkan berbagai aspirasi dan gagasan dari mahasiswa dan masyarakat Garut. Diskusi publik ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik dan adil di Kabupaten Garut.

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Hari Lahir Pancasila 2026, MAN 1 Garut Ajak Generasi Muda Hidupkan Nilai Kebangsaan
GEN Z Space Vol.4 Garut: Mahasiswa Didorong Ubah Aktivitas Digital Jadi Dampak Nyata
Nilai TKA Matematika 2026 Diumumkan, DIY Tertinggi, Jawa Barat di Angka 39,87
SMK Ciledug Al Musaddadiyah Garut Resmi Jadi Sekolah Maung, Siapkan Lulusan Siap Kerja
SMA Ciledug Al Musaddadiyah Garut Resmi Jadi Sekolah Maung “Manusia Unggul”
KIP Kuliah 2026 Jalur Mandiri Dibuka, Ini Cara Daftar dan Syarat Lengkapnya
SPMB Jabar 2026 Dibuka 25 Mei, Ini Cara Daftar Sekolah Maung Online
Daftar Ulang Unpad SNBT 2026 Dibuka, Peserta Wajib Registrasi Sebelum 3 Juni

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 09:20 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, MAN 1 Garut Ajak Generasi Muda Hidupkan Nilai Kebangsaan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:25 WIB

GEN Z Space Vol.4 Garut: Mahasiswa Didorong Ubah Aktivitas Digital Jadi Dampak Nyata

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:30 WIB

Nilai TKA Matematika 2026 Diumumkan, DIY Tertinggi, Jawa Barat di Angka 39,87

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:22 WIB

SMK Ciledug Al Musaddadiyah Garut Resmi Jadi Sekolah Maung, Siapkan Lulusan Siap Kerja

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:57 WIB

SMA Ciledug Al Musaddadiyah Garut Resmi Jadi Sekolah Maung “Manusia Unggul”

Berita Terbaru

error: Content is protected !!