Ceng Malki Bongkar Penyebab Garut IPM Terendah, Usul Kebijakan Baru

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ceng Malki Bongkar Penyebab Garut IPM Terendah, Usul Kebijakan Baru

Ceng Malki Bongkar Penyebab Garut IPM Terendah, Usul Kebijakan Baru

*Ceng Malki Bongkar Penyebab Garut IPM Terendah, Usul Kebijakan Baru*

WARTAGARUT.COM – Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKB sekaligus anggota Komisi V, H. Aceng Malki atau akrab disapa Ceng Malki, menyoroti rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Garut.

Ia menilai problem pendidikan di Garut tidak bisa diselesaikan hanya dengan kebijakan top-down dari provinsi atau pusat.Perlu pendekatan yang memperhatikan aspek sosiologis, antropologis, dan geografis tiap wilayah.

“Garut itu IPM-nya terendah. Kalau mau meningkatkan, kebijakan jangan seragam. Harus lihat kondisi masyarakatnya. Di selatan misalnya, pemukiman warga tersebar di pegunungan, jauh dari sekolah negeri. Banyak yang akhirnya putus sekolah atau hanya mondok tanpa melanjutkan sekolah formal,” ujar Ceng Malki, kepada WartaGarut.com, pada Minggu, 14 September 2025.

Baca Juga :  Diah Kurniasari Tegaskan KORMI Garut Siap Bersinergi dengan Dispora, Olahraga Masyarakat Didorong Jadi Prioritas Pembangunan

Ia menilai dua kendala utama penyebab rendahnya pendidikan di Garut adalah pertama Faktor geografis, banyak kampung berada di lereng dan pelosok gunung, jauh dari sekolah negeri yang biasanya berada di pusat kecamatan.

Kemudian yang kedua, Faktor motivasi dan orientasi. banyak anak muda yang setelah sekolah tidak punya tujuan jelas, akhirnya memilih bekerja di konveksi, berdagang, atau sekadar membantu orang tua di ladang.

Karena itu, Ceng Malki mendorong pemberian beasiswa khusus bagi siswa kurang mampu di wilayah pelosok Garut, terutama mereka yang memilih jalur pendidikan pesantren atau boarding school.

“Beasiswanya jangan hanya untuk sekolah negeri. Tapi juga untuk santri yang mondok, agar bisa sekolah sekaligus mengaji. Jadi selain biaya sekolah ditanggung, biaya hidup di pondok juga dibantu. Kalau sekolah di kota tapi tidak mondok, biayanya tinggi karena harus kos. Solusinya ya sekolah di pesantren plus beasiswa,” jelasnya.

Baca Juga :  BGN Gelar Bimtek Penjamah Makanan MBG, Percepat Sertifikat Higiene Sanitasi Dapur SPPG

Program beasiswa santri sebenarnya sudah tercantum dalam RPJMD Gubernur Jawa Barat, namun menurut Ceng Malki eksekusinya belum maksimal.

Karena itu, ia berjanji akan mengajukan secara resmi ke Komisi V DPRD Jabar agar segera terealisasi.

“Kalau ini bisa dijalankan, saya yakin sedikit banyak bisa mengurangi masalah pendidikan dan meningkatkan IPM, terutama di Garut selatan, bahkan juga di wilayah utara,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Safari Ramadan NasDem di Garut Disambut Antusias, Hj. Diah Kurniasari: Momentum Perkuat Soliditas Menuju 2029
Safari Ramadan NasDem di Garut, Saan Mustopa Tekankan Konsolidasi Menuju Target 100 Kursi DPR 2029
RKPD DISPORA Garut Dibahas, Sekretaris Komisi IV DPRD Garut Dorong Penguatan Program Kepemudaan dan Olahraga
Legislator Nasdem Diah Kurniasari Nilai Harmoni Ramadhan Gagasan Agustine Merdekawati Perkuat Toleransi di Garut
Anggota DPRD Garut Hj. Diah Kurniasari Ajak Warga Jadikan Ramadhan 1447 H Momentum Saling Memaafkan
Dila Nurul Fadhilah: Ramadan Momentum Perbaikan Diri dan Penguatan Akhlak
Wakil Ketua DPRD Dila Nurul Fadhilah Hadiri HJG ke-213, Tekankan Refleksi dan Pembangunan Garut
Sekretaris Komisi IV DPRD Garut, Hj Diah Kurniasari Tegaskan Peran Strategis Guru BK di Garut
Berita ini 815 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 05:27 WIB

Safari Ramadan NasDem di Garut Disambut Antusias, Hj. Diah Kurniasari: Momentum Perkuat Soliditas Menuju 2029

Sabtu, 7 Maret 2026 - 05:25 WIB

Safari Ramadan NasDem di Garut, Saan Mustopa Tekankan Konsolidasi Menuju Target 100 Kursi DPR 2029

Jumat, 6 Maret 2026 - 06:12 WIB

RKPD DISPORA Garut Dibahas, Sekretaris Komisi IV DPRD Garut Dorong Penguatan Program Kepemudaan dan Olahraga

Minggu, 1 Maret 2026 - 07:24 WIB

Legislator Nasdem Diah Kurniasari Nilai Harmoni Ramadhan Gagasan Agustine Merdekawati Perkuat Toleransi di Garut

Senin, 23 Februari 2026 - 15:31 WIB

Anggota DPRD Garut Hj. Diah Kurniasari Ajak Warga Jadikan Ramadhan 1447 H Momentum Saling Memaafkan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!