Ceng Malki Ingatkan Warga Garut Waspadai Tawaran Kerja Ilegal ke Timur Tengah

Senin, 27 Oktober 2025 - 04:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ceng Malki Ingatkan Warga Garut Waspadai Tawaran Kerja Ilegal ke Timur Tengah

Ceng Malki Ingatkan Warga Garut Waspadai Tawaran Kerja Ilegal ke Timur Tengah

WARTAGARUT.COM – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Aceng Malki atau yang akrab disapa Ceng Malki, menyoroti kasus dugaan penipuan dan pemberangkatan ilegal seorang wanita asal Garut yang menjadi korban penyaluran kerja ke Arab Saudi.

Ceng Malki mengingatkan Masyarakat Jawa Barat terutama di Garut agar tidak tergiur dengan bujuk rayu calo atau agen tenaga kerja ilegal yang menawarkan pekerjaan di Timur Tengah.

“Saya sudah sering mengimbau, jangan terjebak dengan ajakan ke Timur Tengah. Pemerintah Indonesia sudah menetapkan moratorium pengiriman pekerja ke sana, kecuali untuk bidang profesional seperti kesehatan atau life skill tertentu. Jadi kalau ada tawaran di luar itu, sudah pasti ilegal,” tegasnya.

Baca Juga :  Bournemouth vs Everton: Prediksi Premier League 2026/27 dan Susunan Pemain

Ia juga meminta masyarakat lebih berhati-hati terhadap tawaran kerja ke negara-negara lain seperti Myanmar atau Kamboja yang tidak memiliki kerja sama resmi dengan Indonesia.

Sebagai solusi, Ceng Malki mendorong agar warga Garut yang ingin bekerja di luar negeri menempuh jalur legal dan terverifikasi pemerintah, seperti program kerja ke Jepang dan Jerman.

“Saya siap membantu memfasilitasi, baik dari sisi bahasa maupun advokasi, agar warga bisa bekerja ke Jepang atau Jerman dengan aman dan sesuai aturan,” ungkapnya.

Baca Juga :  UNIGA Lepas 1.342 Mahasiswa KKN 2026, Bawa Misi Pemberdayaan Masyarakat

Terkait upaya pemulangan korban TKI ilegal di Arab Saudi, Ceng Malki memastikan dirinya telah melakukan koordinasi dengan Pemkab Garut, Pemprov Jabar, serta Dinas Sosial untuk mempercepat proses pemulangan melalui KBRI Riyadh.

“Kami sudah berkomunikasi. Biasanya setiap tahun memang ada kasus seperti ini, hanya saja baru kali ini terekspos media. Sebagian besar akhirnya bisa pulang sendiri, meski melalui proses panjang,” ujarnya menutup.

Langkah cepat dan sinergi lintas lembaga diharapkan menjadi kunci penyelesaian kasus TKI ilegal di Jawa Barat terutama di Garut agar tidak terulang di masa mendatang.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT RI ke-81 di Cisurupan, Subhan Fahmi: Desa Bersih Cermin Masyarakat Merdeka
Aceng Malki: Kemerdekaan Harus Bermuara pada Indonesia yang Adil dan Makmur
Ketua DPRD Garut: Kemerdekaan Harus Terwujud dalam Kerja Nyata
Wakil Ketua DPRD Garut Dukung Penguatan Jam Malam dan Patroli Anak
PKB Garut Perkuat Komunikasi dengan PCNU, Bahas 7 Program Prioritas
Wakil Ketua DPRD Garut: Kader IMM Harus Jadi Pembeda, Ini Alasannya
Ini Alasan Subhan Fahmi Nilai Festival Layang-Layang Sangat Strategis
Subhan Fahmi Beri Dukungan Khusus untuk Pramuka Garut, Ini Alasannya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:47 WIB

HUT RI ke-81 di Cisurupan, Subhan Fahmi: Desa Bersih Cermin Masyarakat Merdeka

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Aceng Malki: Kemerdekaan Harus Bermuara pada Indonesia yang Adil dan Makmur

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:33 WIB

Ketua DPRD Garut: Kemerdekaan Harus Terwujud dalam Kerja Nyata

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:56 WIB

Wakil Ketua DPRD Garut Dukung Penguatan Jam Malam dan Patroli Anak

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:55 WIB

PKB Garut Perkuat Komunikasi dengan PCNU, Bahas 7 Program Prioritas

Berita Terbaru