WARTAGARUT.COM – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Garut bersama Kementerian Agama Garut menggelar Dialog Pemuda Lintas Agama.
Kegiatan yang bertema “Peran Strategis Pemuda dalam Implementasi Moderasi Beragama Menuju Indonesia Rukun”, dilaksanakan di Aula PD Muhammadiyah Garut, pada Selasa, 3 Juni 2025.
Acara ini menjadi panggung strategis untuk menanamkan nilai-nilai toleransi dan keberagaman di kalangan generasi muda.
Tak hanya itu juga sekaligus menegaskan pentingnya peran pemuda sebagai agen perdamaian dalam masyarakat yang plural.
Ketua FKUB Kabupaten Garut, H. Maman Suryaman, S.IP., menegaskan bahwa moderasi beragama tidak berarti menyamakan keyakinan, namun menekankan sikap saling menghargai dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
“Pemuda adalah ujung tombak bangsa. Di tengah derasnya arus budaya dan ideologi, mereka harus menjadi penjaga kerukunan dan pelopor harmoni,” ungkap H. Maman dalam sambutannya.
Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya ajang tukar pikiran, tetapi juga titik awal dari gerakan nyata lintas iman yang memperkuat persaudaraan dan menjaga semangat kebhinekaan.
“Saya mengapresiasi partisipasi aktif para pemuda dari berbagai latar belakang. Inilah wajah Indonesia yang sesungguhnya—berbeda tapi tetap satu,” tuturnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pemuda lintas agama, organisasi keagamaan, hingga tokoh masyarakat.
Para peserta berdiskusi hangat seputar tantangan dan solusi dalam menjaga toleransi dan persatuan di era digital saat ini.
“FKUB Garut berkomitmen untuk terus menjadi ruang dialog dan kolaborasi lintas iman, terutama di kalangan generasi muda,”pungkasnya.
Dengan semangat keberagaman, moderasi beragama diharapkan dapat menjadi nilai hidup yang tertanam kuat sejak dini.***
Penulis : Soni Tarsoni







