Dorong Kesetaraan Disabilitas, Mubadalah Gelar Pelatihan Konten Kreatif di Universitas Garut

Rabu, 8 April 2026 - 19:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dorong Kesetaraan Disabilitas, Mubadalah Gelar Pelatihan Konten Kreatif di Universitas Garut

Dorong Kesetaraan Disabilitas, Mubadalah Gelar Pelatihan Konten Kreatif di Universitas Garut

WARTAGARUT.COM – Kegiatan bertajuk Mubadalah Goes to Community: Penguatan Hak-hak Disabilitas melalui Penulisan Artikel Populer dan Konten Kreatif digelar selama dua hari, 7–8 April 2026, di Universitas Garut sebagai upaya memperkuat kesadaran publik dan literasi inklusif terkait hak penyandang disabilitas.

Program ini menjadi bagian dari gerakan advokasi berbasis komunitas yang menekankan pentingnya produksi konten yang ramah disabilitas. Kegiatan tersebut mengintegrasikan pendekatan literasi digital dengan isu sosial, khususnya dalam memperluas akses informasi yang setara bagi semua kalangan.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan kolaborasi lintas organisasi, di antaranya jaringan Mubadalah, Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI), Universitas Garut, Fatayat NU, serta Koalisi Perempuan Indonesia. Sinergi ini bertujuan membangun ruang publik yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Arema FC vs Adhyaksa 4-0, Singo Edan Pesta Gol di Laga Pembuka Super League 2026/2027

Fokus utama kegiatan diarahkan pada peningkatan kapasitas peserta dalam menulis artikel populer serta memproduksi konten kreatif yang mengangkat perspektif inklusi. Materi yang diberikan mencakup teknik penulisan yang komunikatif, strategi penyampaian pesan di media digital, hingga penguatan narasi yang berpihak pada kesetaraan.

Kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan peran komunitas dalam menyuarakan isu disabilitas melalui media yang lebih luas. Dengan memanfaatkan platform digital, pesan inklusi diharapkan dapat menjangkau audiens yang lebih besar serta mendorong perubahan cara pandang masyarakat terhadap penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Generasi Muda Garut Diingatkan Waspadai Propaganda Ekstrem di Media Sosial

Selain itu, pendekatan kolaboratif yang diusung dalam kegiatan ini menunjukkan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam memperjuangkan hak-hak disabilitas. Integrasi antara akademisi, organisasi masyarakat, dan komunitas menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem informasi yang lebih adil dan setara.

Melalui kegiatan ini, upaya penguatan literasi inklusif tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi juga diarahkan pada praktik nyata dalam produksi konten yang berdampak dan berkelanjutan di ruang publik digital.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Pembina YDHIG Tekankan Karakter, Mutu, dan Kebersamaan dalam Apel Gabungan IKKHG
Generasi Muda Garut Diingatkan Waspadai Propaganda Ekstrem di Media Sosial
UNIGA Lepas 1.342 Mahasiswa KKN 2026, Bawa Misi Pemberdayaan Masyarakat
Mahasiswa S-2 Matematika IPI Garut Dorong Pembelajaran Berbasis AI
IPI Garut dan MGMP Dorong Guru Bahasa Inggris Susun Modul Ajar Berbasis AI
Ketua Pembina YDHIG Ungkap Arah Baru IKKHG Bidik Universitas dan Magister
IKKHG Sambut 796 Mahasiswa Baru, Kedokteran Gigi Mulai Dirintis
UKM Esports UNIGA Raih Juara 2 GYC University Regional Tangerang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 10:27 WIB

Ketua Pembina YDHIG Tekankan Karakter, Mutu, dan Kebersamaan dalam Apel Gabungan IKKHG

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Generasi Muda Garut Diingatkan Waspadai Propaganda Ekstrem di Media Sosial

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:32 WIB

UNIGA Lepas 1.342 Mahasiswa KKN 2026, Bawa Misi Pemberdayaan Masyarakat

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Mahasiswa S-2 Matematika IPI Garut Dorong Pembelajaran Berbasis AI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:32 WIB

IPI Garut dan MGMP Dorong Guru Bahasa Inggris Susun Modul Ajar Berbasis AI

Berita Terbaru