Galih Sultani Harumkan Nama STIKes Karsa Husada Garut di Ajang Inovasi Kesehatan 2025

Senin, 2 Februari 2026 - 08:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Galih Sultani Harumkan Nama STIKes Karsa Husada Garut di Ajang Inovasi Kesehatan 2025

Galih Sultani Harumkan Nama STIKes Karsa Husada Garut di Ajang Inovasi Kesehatan 2025

WARTAGARUT.COM – Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan STIKes Karsa Husada Garut, Galih Sultani, berhasil mengharumkan nama institusinya setelah meraih Juara 2 Kelompok Gagasan Terbaik Bidang Kesehatan dalam ajang Garut Youth Innovation Forum (GYIF) 2025, sebagai bentuk kontribusi nyata generasi muda dalam menghadirkan solusi inovatif di sektor kesehatan.

Prestasi tersebut diraih Galih bersama timnya melalui gagasan yang dinilai mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan masyarakat secara kreatif dan aplikatif. Kompetisi ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai latar belakang pendidikan di Kabupaten Garut.

Ketua STIKes Karsa Husada Garut, Dr. Iwan Wahyudi., S.Kep., Ners., M.Kep., menyampaikan apresiasi atas capaian membanggakan tersebut. Ia menilai prestasi ini menjadi bukti kualitas pembinaan akademik dan karakter mahasiswa di lingkungan kampus.

“Prestasi yang diraih Galih merupakan kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa STIKes Karsa Husada Garut mampu bersaing secara intelektual dan inovatif di tingkat daerah,” ujar Iwan Wahyudi .

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi antara mahasiswa, dosen pembimbing, serta sistem pembelajaran yang terus diarahkan pada penguatan kompetensi dan kepedulian sosial.

Baca Juga :  Jadwal Liga Champions 2026/2027: Real Madrid vs Inter Milan Dini Hari

“Kami terus mendorong mahasiswa agar aktif mengikuti forum-forum ilmiah dan inovasi, karena di sanalah karakter kepemimpinan, kreativitas, dan kepekaan sosial mereka terasah,” katanya.

Galih Sultani mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraihnya. Ia menyebut keberhasilan tersebut sebagai hasil kerja keras tim dan dukungan penuh dari pihak kampus.

“Alhamdulillah, pencapaian ini merupakan hasil kerja bersama. Kami berusaha menyampaikan gagasan yang tidak hanya menarik, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Galih.

Ia menjelaskan, gagasan yang dipresentasikan berfokus pada upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit serta penguatan layanan kesehatan berbasis komunitas.

“Kami ingin inovasi ini bisa diterapkan langsung di lapangan, bukan hanya berhenti di ajang lomba,” ujarnya.

Garut Youth Innovation Forum 2025 menjadi wadah strategis bagi generasi muda untuk menyampaikan ide-ide solutif di berbagai bidang pembangunan, termasuk kesehatan, pendidikan, dan lingkungan.

Kegiatan ini juga mendorong kolaborasi antara mahasiswa, pelajar, pemerintah daerah, dan komunitas masyarakat dalam menciptakan program yang berdampak nyata.

Baca Juga :  Korem 062 Sosialisasikan Pa PK TNI, Lulusan Kesehatan Dibutuhkan

Dr. Iwan Wahyudi menilai forum semacam ini sangat relevan dengan visi STIKes Karsa Husada Garut dalam mencetak tenaga kesehatan profesional yang adaptif terhadap perubahan zaman.

“Mahasiswa harus dibekali kemampuan berpikir kritis, komunikasi publik, dan orientasi solusi. Semua itu tercermin dari partisipasi Galih dalam forum ini,” jelasnya.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi diri.

“Kampus akan terus memberikan dukungan melalui pendampingan, fasilitas, dan program pengembangan minat bakat agar prestasi seperti ini terus berlanjut,” tambahnya.

Dengan raihan tersebut, STIKes Karsa Husada Garut semakin menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan daya inovasi tinggi.

Ke depan, institusi menargetkan lebih banyak mahasiswa yang mampu berprestasi di tingkat regional hingga nasional, khususnya dalam bidang kesehatan dan pelayanan masyarakat.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Link Pengumuman OMI Kemenag 2026 Kabupaten/Kota, Cek di Sini
Korem 062 Sosialisasikan Pa PK TNI, Lulusan Kesehatan Dibutuhkan
YDHIG dan IKKHG Hadir di Tengah Warga Garut, Gelar Olahraga dan Layanan Kesehatan Gratis
Ketua Pembina YDHIG Tekankan Karakter, Mutu, dan Kebersamaan dalam Apel Gabungan IKKHG
Generasi Muda Garut Diingatkan Waspadai Propaganda Ekstrem di Media Sosial
UNIGA Lepas 1.342 Mahasiswa KKN 2026, Bawa Misi Pemberdayaan Masyarakat
Mahasiswa S-2 Matematika IPI Garut Dorong Pembelajaran Berbasis AI
IPI Garut dan MGMP Dorong Guru Bahasa Inggris Susun Modul Ajar Berbasis AI

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:41 WIB

Link Pengumuman OMI Kemenag 2026 Kabupaten/Kota, Cek di Sini

Kamis, 10 September 2026 - 16:20 WIB

Korem 062 Sosialisasikan Pa PK TNI, Lulusan Kesehatan Dibutuhkan

Sabtu, 5 September 2026 - 16:17 WIB

YDHIG dan IKKHG Hadir di Tengah Warga Garut, Gelar Olahraga dan Layanan Kesehatan Gratis

Selasa, 1 September 2026 - 10:27 WIB

Ketua Pembina YDHIG Tekankan Karakter, Mutu, dan Kebersamaan dalam Apel Gabungan IKKHG

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Generasi Muda Garut Diingatkan Waspadai Propaganda Ekstrem di Media Sosial

Berita Terbaru

Ilustrasi pertandingan Chelsea vs Hull City di Stamford Bridge, Sabtu, 12 September 2026

Olahraga

Chelsea vs Hull City Berakhir 2-2, The Blues Gagal Menang

Sabtu, 12 Sep 2026 - 21:44 WIB

pengamanan pertandingan Persib vs Persija di Kabupaten Garut, Sabtu, 12 September 2026.

Olahraga

Persib vs Persija, Polres Garut Kerahkan 189 Personel

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

pengumuman OMI Kemenag 2026 tingkat Kabupaten/Kota untuk peserta jenjang MI, MTs, dan MA melalui laman resmi OMI Kemenag.

Garut Hari Ini

Link Pengumuman OMI Kemenag 2026 Kabupaten/Kota, Cek di Sini

Sabtu, 12 Sep 2026 - 15:41 WIB