Ini Kata Ketua DPRD Garut Soal Kurikulum “Nyaah ka Indung”, Ternyata Begini Dampaknya!

Kamis, 3 Juli 2025 - 05:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ini Kata Ketua DPRD Garut Soal Kurikulum Nyaah ka Indung, Ternyata Begini Dampaknya!

Ini Kata Ketua DPRD Garut Soal Kurikulum Nyaah ka Indung, Ternyata Begini Dampaknya!

WARTAGARUT.COM – Ketua DPRD Garut, Aris Munandar, S.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas peluncuran Kurikulum “Nyaah ka Indung” yang digagas oleh Kang Dedi Mulyadi (KDM) dan diluncurkan secara resmi di Gedung Pendopo Garut pada Selasa (1/7/2025).

Aris menilai, kurikulum ini membawa nilai luhur yang sangat penting ditanamkan pada generasi muda sejak dini.

“Ini bukan sekadar program pendidikan biasa. Kurikulum ‘Nyaah ka Indung’ adalah pengingat bahwa pendidikan karakter harus dimulai dari kecintaan pada ibu, sebagai simbol kasih dan keteladanan,” ungkap Aris Munandar saat ditemui usai menghadiri kegiatan di lingkungan DPRD Garut.

Baca Juga :  Milad 1 Tahun PT Surya Garut Abadi, Muhammadiyah Garut Dorong Bisnis Berkelanjutan

Ia menyebut, inisiatif ini sangat relevan di tengah tantangan zaman yang semakin menggerus nilai-nilai kekeluargaan dan empati anak terhadap orang tua.

“Hari ini kita melihat makin banyak anak yang asing dengan orang tuanya. Maka langkah ini adalah strategi menyentuh hati yang bisa menguatkan kembali ikatan itu,” ujarnya.

Menurut Aris, DPRD Garut siap mendukung penuh implementasi kurikulum tersebut, termasuk dalam hal penganggaran jika diperlukan.

Ia berharap dinas pendidikan serta semua pihak terkait dapat mengawal program ini secara serius dan menyeluruh.

Baca Juga :  Víctor Muñoz: Profil dan Perjalanan Karier hingga Bergabung dengan Liverpool

“Kita ingin pendidikan di Garut bukan hanya mencetak anak-anak cerdas secara akademik, tapi juga yang punya empati dan adab tinggi terhadap orang tuanya. Sebab keberhasilan anak juga sangat ditentukan oleh restu dan doa dari ibunya,” tambahnya.

Seperti diketahui, Kurikulum “Nyaah ka Indung” merupakan program pendidikan karakter yang dicanangkan oleh Kang Dedi Mulyadi sebagai bentuk penghormatan terhadap peran ibu.

Kurikulum ini akan diterapkan mulai dari tingkat sekolah dasar hingga menengah, hasil kolaborasi antara Pemkab Garut, PGRI, dan tim kurikulum khusus

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT RI ke-81 di Cisurupan, Subhan Fahmi: Desa Bersih Cermin Masyarakat Merdeka
Aceng Malki: Kemerdekaan Harus Bermuara pada Indonesia yang Adil dan Makmur
Ketua DPRD Garut: Kemerdekaan Harus Terwujud dalam Kerja Nyata
Wakil Ketua DPRD Garut Dukung Penguatan Jam Malam dan Patroli Anak
PKB Garut Perkuat Komunikasi dengan PCNU, Bahas 7 Program Prioritas
Wakil Ketua DPRD Garut: Kader IMM Harus Jadi Pembeda, Ini Alasannya
Ini Alasan Subhan Fahmi Nilai Festival Layang-Layang Sangat Strategis
Subhan Fahmi Beri Dukungan Khusus untuk Pramuka Garut, Ini Alasannya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:47 WIB

HUT RI ke-81 di Cisurupan, Subhan Fahmi: Desa Bersih Cermin Masyarakat Merdeka

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Aceng Malki: Kemerdekaan Harus Bermuara pada Indonesia yang Adil dan Makmur

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:33 WIB

Ketua DPRD Garut: Kemerdekaan Harus Terwujud dalam Kerja Nyata

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:56 WIB

Wakil Ketua DPRD Garut Dukung Penguatan Jam Malam dan Patroli Anak

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:55 WIB

PKB Garut Perkuat Komunikasi dengan PCNU, Bahas 7 Program Prioritas

Berita Terbaru