WARTAGARUT.COM – Kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polres Garut pasca pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 terpantau ramai lancar dan terkendali. Data ini berdasarkan laporan resmi Satlantas Polres Garut dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Kamis (26/3/2026) pukul 13.00 WIB.
Kasatlantas Polres Garut, AKP Luky Martono, S.H., M.M., menjelaskan bahwa arus kendaraan di sejumlah jalur utama masih cukup padat, namun tetap bergerak lancar tanpa hambatan signifikan.
Di jalur Limbangan, arus kendaraan dari arah Bandung menuju Tasikmalaya terpantau ramai lancar dengan kecepatan rata-rata 50 hingga 60 km/jam.
Sementara dari arah Tasikmalaya menuju Bandung, kendaraan melaju dengan kecepatan sekitar 55 hingga 65 km/jam.
Untuk jalur Malangbong, kondisi lalu lintas di kedua arah juga relatif stabil. Kendaraan dapat melaju dengan kecepatan rata-rata 40 hingga 50 km/jam meski volume kendaraan masih cukup tinggi.
Sementara itu, jalur Kadungora hingga Tarogong serta Jalan KH Anwar Musaddad menunjukkan kondisi yang serupa.
Arus lalu lintas dari kedua arah terpantau ramai namun tetap terkendali dengan kecepatan kendaraan berkisar 40 hingga 50 km/jam.
Di wilayah Cilawu, arus kendaraan dari arah Garut menuju Tasikmalaya maupun sebaliknya berada dalam kondisi normal lancar. Kecepatan kendaraan juga relatif stabil di kisaran 40 hingga 50 km/jam.
AKP Luky Martono menegaskan, meskipun Operasi Ketupat telah berakhir, pihak kepolisian tetap melaksanakan KRYD untuk menjaga stabilitas arus lalu lintas dan keamanan pengguna jalan.
“Kami terus melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif bagi masyarakat,” ujar Luky.
Polres Garut juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keselamatan berkendara, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Dengan kondisi lalu lintas yang terkendali ini, diharapkan aktivitas masyarakat di wilayah Kabupaten Garut dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar, terutama pasca arus mudik dan menjelang arus balik Lebaran.***
Penulis : Soni Tarsoni

















