Jalan Sehat HAB ke-80 Kemenag, Bupati Garut Soroti Perputaran Uang dan PAD Daerah

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Sehat HAB ke-80 Kemenag, Bupati Garut Soroti Perputaran Uang dan PAD Daerah

Jalan Sehat HAB ke-80 Kemenag, Bupati Garut Soroti Perputaran Uang dan PAD Daerah

WARTAGARUT.COM – Kegiatan keagamaan dan olahraga massal bukan hanya simbol kebersamaan, tetapi juga instrumen konkret untuk menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pesan tersebut ditegaskan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat menghadiri  kegiatan Jalan Santai Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI tingkat Kabupaten Garut, yang digelar di kawasan perkotaan Garut, Minggu (4/1/2026).

Bupati Garut menilai, kegiatan jalan sehat yang melibatkan ribuan peserta lintas instansi, madrasah, dan masyarakat umum memiliki efek ekonomi langsung yang nyata.

Baca Juga :  BEM Universitas Garut Resmi Dilantik, Ini Pesan Penting Rektor Uniga

Aktivitas tersebut, kata Ia, mendorong perputaran uang, meningkatkan transaksi pelaku UMKM, serta memperkuat daya beli masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

“Kegiatan seperti ini bukan sekadar seremonial. Ketika ribuan orang berkumpul, berbelanja, dan berinteraksi, di situlah terjadi perputaran ekonomi. Ini berdampak langsung pada penguatan ekonomi rakyat dan PAD daerah,” ujar Bupati Garut dalam sambutannya.

Menurutnya, pemerintah daerah memandang kegiatan keagamaan dan olahraga massal sebagai bagian dari kebijakan ekonomi mikro yang mudah dipahami publik.

Baca Juga :  STIKes Karsa Husada Garut Resmi Buka KKN PKMD Bertema 1000 Hari Pertama Kehidupan

Pendekatan ini dinilai efektif karena menyentuh masyarakat secara langsung, tanpa harus melalui program yang rumit atau berbiaya besar.

Bupati Garut, Syakur Amin juga mengapresiasi Kementerian Agama Kabupaten Garut yang mampu mengemas peringatan HAB ke-80 secara inklusif.

Selain memperkuat nilai spiritual dan kerukunan umat, kegiatan tersebut dinilai memberi manfaat sosial dan ekonomi secara bersamaan.

“Kalau kegiatan keagamaan bisa berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat, ini adalah model pembangunan yang sehat dan berkelanjutan,” tegasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

401 Sertifikat Dibagikan, Bupati Garut Buka Fakta Masih Ada 700 Aset Negara Belum Aman
Pesta Patok Piala Rektor Uniga, Domba Garut Didorong Jadi Motor Ekonomi Daerah
Bahlil Blak-blakan soal Isu ‘Turun Menteri’ hingga Kuota BBM: Negara Tak Bisa Digertak
Karyawan 9–5 Wajib Baca: Peluang Bisnis Digital 2026 yang Bisa Dimulai Tanpa Resign
Membanggakan, Santri Al Mashduqi IIBS Garut Raih Medali Emas Kimia Tingkat Nasional
Apresiasi Nyata, SMK Muhammadiyah Garut Gratiskan SPP untuk Siswa Peringkat Terbaik
PDAM Tirta Intan Garut Targetkan Perluasan Layanan, Putri Karlina Tekankan Akses Mudah dan Cepat
Bangga! Siswa SMK Muhammadiyah Garut Juara Olimpiade PKN dan Matematika Tingkat Nasional
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:02 WIB

401 Sertifikat Dibagikan, Bupati Garut Buka Fakta Masih Ada 700 Aset Negara Belum Aman

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:52 WIB

Pesta Patok Piala Rektor Uniga, Domba Garut Didorong Jadi Motor Ekonomi Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:24 WIB

Bahlil Blak-blakan soal Isu ‘Turun Menteri’ hingga Kuota BBM: Negara Tak Bisa Digertak

Senin, 12 Januari 2026 - 19:34 WIB

Karyawan 9–5 Wajib Baca: Peluang Bisnis Digital 2026 yang Bisa Dimulai Tanpa Resign

Senin, 12 Januari 2026 - 16:29 WIB

Membanggakan, Santri Al Mashduqi IIBS Garut Raih Medali Emas Kimia Tingkat Nasional

Berita Terbaru

error: Content is protected !!