WARTAGARUT.COM —Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Kasi PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, H. Indra Azwar Mawardi, S.H.I., melaporkan bahwa kondisi jamaah haji asal Garut secara umum dalam keadaan sehat setelah menjalani rangkaian puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina).
Ketiga lokasi tersebut merupakan bagian penting dari rukun dan wajib haji, yang menandai momentum puncak pelaksanaan ibadah haji.
“Alhamdulillah, kondisi jamaah sangat baik. Rangkaian rukun, wajib, dan sunnah haji telah dilaksanakan dengan lancar,” ungkap H. Indra Azwar saat memberikan keterangan kepada WartaGarut.com di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Garut, pada Senin, 9 Juni 2025.
Pelaksanaan ibadah wukuf di Arafah, bermalam di Muzdalifah, dan melontar jumrah di Mina dilakukan dengan tertib dan sesuai dengan bimbingan dari para petugas haji.
Menurut H. Indra, berbagai fasilitas dan pelayanan yang disediakan pemerintah Arab Saudi maupun tim pendamping dari Indonesia turut mendukung kelancaran seluruh rangkaian ibadah para jamaah, termasuk jamaah asal Garut.
Setelah menyelesaikan tahapan penting tersebut, seluruh jamaah kembali ke Kota Mekah untuk melanjutkan rangkaian ibadah sunnah seperti thawaf ifadah, sa’i, dan tawaf wada.
Suasana haru dan khusyuk mewarnai perjalanan spiritual yang tak hanya melelahkan secara fisik, tetapi juga menguatkan secara rohani.
Lebih lanjut, H. Indra menyampaikan bahwa kloter 5 jamaah haji asal Garut dijadwalkan kembali ke tanah air pada tanggal 14 Juni 2025.
Pemerintah melalui Kemenag Garut terus memantau kondisi kesehatan jamaah serta memastikan proses pemulangan berlangsung aman dan nyaman.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak, media, dan masyarakat yang terus mendukung serta mendoakan. Semoga seluruh jamaah kembali dalam keadaan sehat walafiat, menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,” tutup H. Indra.
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar