Kepala Kemenag Garut jelaskan Peran Agama dalam Pembangunan Nasional  dalam Sosialisasi FKUB 

- Jurnalis

Rabu, 26 Juni 2024 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kemenag Garut (pakain Putih)jelaskan Peran Agama dalam Pembangunan Nasional  dalam Sosialisasi FKUB 

Kepala Kemenag Garut (pakain Putih)jelaskan Peran Agama dalam Pembangunan Nasional  dalam Sosialisasi FKUB 

WARTAGARUT.COM – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Dr. H. Saepulloh, M.Pd.I, menyampaikan pandangan komprehensifnya tentang peran agama dalam pembangunan nasional. 

Hal ini disampaikannya saat menjadi pemateri dalam Sosialisasi FKUB tentang Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri (PBM) Nomor 9 dan 8 Tahun 2006 di Aula Kantor Kemenag Garut pada Rabu, 26 Juni 2024. 

Menurutnya, agama tidak hanya menjadi landasan spiritual dan moral, tetapi juga sumber inspirasi dalam membangun masyarakat yang berkeadaban dan berkeadilan. 

Dr. Saepulloh menguraikan lima pilar utama yang menjadikan agama sebagai pendorong utama pembangunan. Dalam pandangan Dr. Saepulloh, pertama Agama sebagai Landasan Spiritual dan Moral memainkan peran sentral sebagai landasan spiritual dan moral untuk membangun masyarakat dan bangsa yang beradab. 

“Agama memberikan kita panduan nilai-nilai etika, estetika, dan moral yang menjadi dasar dalam kehidupan berbangsa,” ujarnya. 

Menurut beliau, pendidikan menjadi salah satu aspek penting yang dapat mengubah peradaban dunia, sebagaimana yang diungkapkan oleh Nelson Mandela. Pendidikan yang baik, yang didasari oleh nilai-nilai agama, mampu membentuk karakter dan moral yang kuat pada generasi muda. 

Baca Juga :  Humas KONI Garut Laporkan Medali Emas Pertama untuk Tarogong Kidul dan Karangpawitan di Porkab Garut 2024

Kemudian kedua, kata Dr Saepulloh, Agama sebagai Sumber Nilai dalam menyediakan enam nilai kehidupan utama, yaitu teologis, sosiologis, psikologis, etika, estetika, dan etik, yang dapat memandu bangsa dalam membangun tatanan kehidupan yang damai, adil, dan maslahat. 

Kepala Kemenag Garut menekankan pentingnya agama dalam membentuk harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

 “Dengan landasan nilai-nilai ini, kita dapat menciptakan masyarakat yang harmonis dan saling menghormati,” tambahnya. 

Selanjutnya yang ketiga kata Dr Saepulloh, Agama menjadi Inspirasi dalam Membangun Harmoni Sosial dan memperkuat integritas nasional. Dr. Saepulloh menjelaskan tiga landasan penting dalam hal ini, yaitu sabar, ikhlas, dan bersyukur. 

“Ketiga landasan ini menjadi fondasi yang kokoh dalam membangun hubungan yang harmonis di tengah keberagaman,” katanya. 

Lalu yang keempat, Kata Ia, Agama berperan sebagai kekuatan pendorong dan energi penggerak dalam merealisasikan program pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat. 

Dr. Saepulloh mengutip hadits Nabi Muhammad SAW, “Innama bu’itstu liutammima makaarimal akhlaaq,” yang artinya bahwa tujuan diutusnya Nabi adalah untuk menyempurnakan akhlak. Beliau menekankan pentingnya moral dan kinerja dalam membangun bangsa.

Baca Juga :  Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-64: Kejaksaan Negeri Garut Gelar Donor Darah

 “Kita harus memiliki keyakinan yang kuat, santun, soleh, hormat pada sesama, rendah hati, ulet, rajin, tangguh, kerja cerdas, dan kerja tuntas,” jelasnya. 

Kemudian yang kelima, kata Dr. Saepulloh, Pemuka agama memiliki peran sentral dalam melaksanakan agenda pembangunan untuk mewujudkan bangsa yang bermartabat. 

“Para pemuka agama harus mampu merawat, menjaga, menuntun, mengayomi, membahagiakan, dan mensejahterakan umat dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan beragama,” ujarnya. 

Dengan demikian, pembangunan nasional dapat terwujud dengan baik melalui kolaborasi antara agama dan berbagai pihak terkait. 

“Merawat umat, menjaga umat, menuntun umat, mengayomi umat, membahagiakan umat, dan mensejahterakan umat adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Dr. Saepulloh. 

Menurutnya, tujuan utama dari peran ini adalah untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan pada akhirnya mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan. 

Dalam upaya mewujudkan pembangunan nasional, Dr. Saepulloh mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu dan bekerja sama.

“Hanya dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan para pemuka agama, kita bisa mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera,” tutupnya.

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

A. Syakur Amin: 1.133 Peserta KKN Tematik 2024 Universitas Garut, Siap Gali dan Bangun Potensi di 65 Desa
STAI Al Musaddadiyah Garut Luncurkan Program KKM Desa Emas 2024 untuk Penguatan Literasi Masyarakat
Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-64: Kejaksaan Negeri Garut Gelar Donor Darah
Dua Siswa MAN 1 Garut Raih Juara di KSM 2024 dan Lanjut ke Tingkat Provinsi
MATSAMA 2024 di MAN 1 Garut: Membangun Generasi Berkarakter
Antusiasme Tinggi terhadap Pendidikan Bilingual di SD IT Al Mashduqi Garut: Kuota 2025 Sudah 95 Persen Terpenuhi
Pesantren Mahasiswi STAIM Garut Adakan Tadabbur Alam di Green Citumang untuk Bentuk Karakter Kuat dan Mandiri
130 Mahasiswa STAI Al-Musaddadiyah Garut Siap Terjun dalam KKM Desa Emas 2024: Wujudkan Literasi dan SDGs Desa Emas
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 20:27 WIB

A. Syakur Amin: 1.133 Peserta KKN Tematik 2024 Universitas Garut, Siap Gali dan Bangun Potensi di 65 Desa

Kamis, 18 Juli 2024 - 09:58 WIB

STAI Al Musaddadiyah Garut Luncurkan Program KKM Desa Emas 2024 untuk Penguatan Literasi Masyarakat

Rabu, 17 Juli 2024 - 15:46 WIB

Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-64: Kejaksaan Negeri Garut Gelar Donor Darah

Selasa, 16 Juli 2024 - 20:04 WIB

Dua Siswa MAN 1 Garut Raih Juara di KSM 2024 dan Lanjut ke Tingkat Provinsi

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:31 WIB

MATSAMA 2024 di MAN 1 Garut: Membangun Generasi Berkarakter

Selasa, 16 Juli 2024 - 09:12 WIB

Antusiasme Tinggi terhadap Pendidikan Bilingual di SD IT Al Mashduqi Garut: Kuota 2025 Sudah 95 Persen Terpenuhi

Selasa, 16 Juli 2024 - 07:21 WIB

Pesantren Mahasiswi STAIM Garut Adakan Tadabbur Alam di Green Citumang untuk Bentuk Karakter Kuat dan Mandiri

Jumat, 12 Juli 2024 - 06:33 WIB

130 Mahasiswa STAI Al-Musaddadiyah Garut Siap Terjun dalam KKM Desa Emas 2024: Wujudkan Literasi dan SDGs Desa Emas

Berita Terbaru