Kepala MAN 1 Garut : Kompetisi Sains Madrasah, Siswa-siswi Garut Siap Berprestasi di Tingkat Nasional

- Jurnalis

Sabtu, 5 Agustus 2023 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kompetisi Sains Madrasah di Garut: Siswa-siswi Berkualitas Siap Berprestasi di Tingkat Nasional

Kompetisi Sains Madrasah di Garut: Siswa-siswi Berkualitas Siap Berprestasi di Tingkat Nasional

WARTAGARUT.COM – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan kompetisi Sains Madrasah (KSM).

Pembukaan KSM yang dilaksanakan pada Jumat (4/8/2023) dibagi dua format, yaitu luring untuk wilayah Bandung Raya dan daring atau online yang terintegrasi melalui sistem yang diadakan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Garut.

KSM tingkat Provinsi ini berlangsung selama dua hari, mulai dari tanggal 5 hingga 6 Agustus 2023.

H Surya Mulyana, MAg, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut, menjelaskan bahwa KSM ini merupakan ajang kompetisi sains bagi siswa madrasah yang menggabungkan ilmu pengetahuan dengan ilmu agama Islam.

“Jadi KSM ini memadukan Alquran dan hadits dengan ilmu pengetahuan yang sedang berkembang saat ini,” ujarnya saat diwawancarai WartaGarut.com di MAN 1 Garut, Jalan Ahmad Yani Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut, Sabtu (5/8/2023).

H Surya Mulyana juga menjelaskan bahwa untuk peserta tingkat provinsi ini, dalam jenjang Madrasah Aliyah, diambil 30 orang peserta dari 6 mata lomba yang ada, dengan seleksi 5 peserta terbaik.

Sementara itu, di jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTS), diambil 15 siswa dari 3 mata pelajaran, dan di jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), diambil 10 peserta dari 2 mata pelajaran.

H Surya Mulyana mengungkapkan bahwa enam mata pelajaran untuk gambaran Madrasah Aliyah antara lain adalah matematika, fisika, kimia, biologi (untuk peminatan IPA), serta ekonomi dan geografi (untuk peminatan IPS).

Baca Juga :  Sekretaris Komisi IV DPRD Garurt Dorong Perlindungan Cagar Budaya Garut Lewat Studi ke DKI Jakarta

“Sementara untuk level Mts, terdapat tiga mata pelajaran yaitu matematika, IPA, dan IPS, sedangkan untuk level MI terdapat dua mata pelajaran, yaitu IPA dan IPS, dan semuanya terintegrasi,” terangnya.

“Jadi, materi yang diajarkan tidak hanya terbatas pada mata pelajaran IPA atau matematika saja, tapi juga terintegrasi dengan keagamaan. Karena tingkat madrasah memiliki ciri khas tersendiri.”tambahnya.

Pihak Kemenag sangat optimis bahwa Kabupaten Garut memiliki potensi untuk mewakili provinsi ini pada tingkat nasional. Hal ini karena banyak siswa dari madrasah di Garut telah menunjukkan prestasi di bidang ilmu pengetahuan dan kemampuan yang tidak diragukan lagi.

“Banyak siswa dari madrasah, baik negeri maupun swasta, di Jawa Barat ini memiliki kemampuan yang luar biasa, terbukti dari banyaknya yang diterima di perguruan tinggi ternama seperti ITB, UGM, dan Unpad,” imbuhnya.

H Surya Mulyana optimis kabupaten garut dapat mewakili kabupaten garut di tingkat nasional hal ini karena potensi dari madrasah di garut sangat berpotensi,

Dari beberapa madrasah bukan hanya untuk mengikuti lomba saja, tetapi memang dipersiapkan oleh madrasah masing masing untuk mengikuti ini.

Baca Juga :  Jadwal Piala Dunia FIFA 2026 Resmi Dirilis, Grup Neraka Langsung Jadi Sorotan

“Banyak siswa dari madrasah madrasah negeri maupun swasta yang secara ilmu pengetahuan dan kemampuan di Jawa barat ini tidak meragukan,” katanya.

H Surya Mulyana berharap kompetisi ini akan melahirkan ilmuwan Muslim yang berkualitas dan memberikan dampak positif bagi mutu dan kompetensi guru di madrasah.

Ia juga berharap anak-anak berprestasi ini dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tanpa harus mengikuti seleksi, dan meminta pemerintah setempat memberikan perhatian khusus kepada siswa yang menjuarai KSM, sehingga madrasah mendapatkan pengakuan yang setara dengan sekolah lainnya.

Kepala Madrasah Aliyah Negeri atau MAN 1 Garut, Drs H Sarip Asbuloh, MP.Mat, merasa bangga karena madrasahnya telah dipercaya menjadi tempat pelaksanaan KSM tingkat provinsi ini.

Sebelumnya, MAN 1 Garut juga telah menjadi lokasi pelaksanaan KSM tingkat Kabupaten Garut.

“Alhamdulillah sebuah kehormatan MAN 1 Garut ditunjuk menjadi titik lokasi pelaksanaan KSM tingkat Provinsi,

Kami telah menyiapkan segala perangkat yang dibutuhkan untuk kegiatan ini karena sifatnya digital,”katanya penuh syukur..

H Sarip Asbuloh berharap pelaksanaan KSM berjalan lancar dan sukses, terutama bagi perwakilan Garut maju ke tingkat nasional ini.

“Mudah-mudahan dari Garut bisa masuk mewakili Provinsi Jawa Barat untuk pelaksanaan KSM tingkat nasional September di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara,”harapannya.***

Berita Terkait

Al Mashduqi Islamic School Garut Ajak Sambut 1 Muharram 1448 H dengan Doa dan Optimisme
Sambut 1 Muharram, Kepala SMK Muhammadiyah Garut Ajak Murid Berubah Jadi Lebih Baik
Kepala MAN 1 Garut Ungkap Cara Memaknai Tahun Baru Islam yang Lebih Bermakna
Rektor Universitas Garut Ajak Sambut 1 Muharram 1448 H dengan Muhasabah dan Penguatan Iman
Sambut 1 Muharam 1448 H, Kepala Kemenag Garut Serukan Muhasabah dan Persatuan
Kapan Membaca Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun Hijriah? Simak Waktu, Adab dan Keutamaannya
Menjelang 1 Muharam, Ini Doa Akhir Tahun Islam 1447 H dan Keutamaannya
Alumni SMK Muhammadiyah Garut Kini Berkarier di BRI, Kisahnya Jadi Inspirasi SPMB 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:25 WIB

Al Mashduqi Islamic School Garut Ajak Sambut 1 Muharram 1448 H dengan Doa dan Optimisme

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:11 WIB

Sambut 1 Muharram, Kepala SMK Muhammadiyah Garut Ajak Murid Berubah Jadi Lebih Baik

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:58 WIB

Kepala MAN 1 Garut Ungkap Cara Memaknai Tahun Baru Islam yang Lebih Bermakna

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:41 WIB

Rektor Universitas Garut Ajak Sambut 1 Muharram 1448 H dengan Muhasabah dan Penguatan Iman

Senin, 15 Juni 2026 - 17:14 WIB

Sambut 1 Muharam 1448 H, Kepala Kemenag Garut Serukan Muhasabah dan Persatuan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!