WARTAGARUT.COM – Kunjungan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simajuntak ke Situ Bagendit pada Selasa (12/8/2025) mendapat tanggapan positif dari Ketua DPRD Garut, Aris Munandar, S.Pd.
Ia menilai program pembersihan eceng gondok yang baru berjalan sebulan dan sudah mencapai lebih dari 35% adalah capaian membanggakan.
“Ini langkah luar biasa. DPRD Garut sangat mengapresiasi kerja keras TNI AD, Bank Mandiri, dan Pemprov Jabar. Dalam waktu singkat, wajah Situ Bagendit berubah drastis,” ujar Aris Munandar saat dimintai keterangan, Rabu (13/8/2025).
Minta Pemda Garut Libatkan Warga dan Awasi Berkala
Aris mengingatkan, meski alat pembersih seperti dua perahu ponton dan satu konveyor sudah diserahkan, yang terpenting adalah pengelolaan dan pengawasan rutin.
Menurutnya, tanpa pemeliharaan berkelanjutan, eceng gondok bisa kembali menutupi permukaan danau dalam hitungan bulan.
“Saya mendorong Pemda Garut melibatkan masyarakat setempat, baik dalam perawatan alat maupun pengawasan lingkungan. Warga harus jadi bagian dari solusi,” tambahnya.
Potensi Wisata dan Ekonomi Lokal
Ketua DPRD Garut menilai pembersihan ini tidak hanya berdampak pada estetika dan kualitas lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi.
“Eceng gondok yang diolah jadi pupuk organik atau pakan ternak adalah ide cerdas. Ini bisa meningkatkan pendapatan warga dan memperkuat ekonomi lokal,” jelas Aris.
Ia berharap Situ Bagendit bisa kembali menjadi ikon wisata unggulan Garut yang dikenal bersih, nyaman, dan ramah pengunjung.
Penulis : Soni Tarsoni












