Mendiktisaintek Dukung Transformasi STIKes Karsa Husada Garut Jadi Institut

Sabtu, 20 September 2025 - 19:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mendiktisaintek Dukung Transformasi STIKes Karsa Husada Garut Jadi Institut

Mendiktisaintek Dukung Transformasi STIKes Karsa Husada Garut Jadi Institut

WARTAGARUT.COM – Perubahan bentuk Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karsa Husada Garut menjadi Institut Kesehatan semakin dekat dengan kenyataan.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., menyatakan dukungannya terhadap transformasi tersebut.

Perubahan status ini, menurutnya, mengoptimalkan fungsi perguruan tinggi dalam membina, mendidik, dan melahirkan tenaga kesehatan yang dibutuhkan di Garut, Jawa Barat, maupun nasional.

“Tentu nantinya sesuai ketentuan yang berlaku, kita akan mendukung bagaimana agar semakin optimal melakukan pembinaan dan pendidikan. Tujuannya jelas, agar menghasilkan lulusan SDM kesehatan yang memang dibutuhkan,” ungkap Prof. Brian saat berkunjung ke Kampus II STIKes Karsa Husada Garut, Pada Sabtu, 20 September 2025.

Baca Juga :  IPI Garut Peringkat 238 Asia Tenggara, Rektor Soroti Mutu Pendidikan

Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jabar-Banten, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., menegaskan STIKes Karsa Husada Garut secara substansi sudah memenuhi seluruh persyaratan. Mulai dari ketersediaan SDM dosen, hingga sarana-prasarana yang dianggap layak.

Namun, masih ada sedikit kendala administratif  bukan substansial yang belum terpenuhi.

“Jika dokumen selesai dalam 1–2 minggu ke depan, SK perubahan bentuk STIKes menjadi Institut bisa segera diterbitkan. Permasalahan ini bukan substansial, karena visitasi sudah dilakukan,” jelas Lukman.

Baca Juga :  IKKHG Garut Terima Kunjungan Gates Foundation dan Kemenkes untuk Tinjau DED 2.0

Ia memperkirakan, apabila seluruh dokumen pendukung telah lengkap, penerbitan SK maksimal memakan waktu satu bulan. Dengan begitu, transformasi STIKes Karsa Husada Garut menjadi Institut Kesehatan dapat segera terealisasi.

Perubahan status ini, menurutnya, mengoptimalkan fungsi perguruan tinggi dalam membina, mendidik, dan melahirkan tenaga kesehatan yang dibutuhkan di Garut, Jawa Barat, maupun nasional.

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Milad Muhammadiyah ke-114, PDM Garut Siapkan 17 Kegiatan
MTsN 1 Garut Kampanyekan Tumbler untuk Kurangi Sampah Plastik
IKKHG Garut Terima Kunjungan Gates Foundation dan Kemenkes untuk Tinjau DED 2.0
IPI Garut Peringkat 238 Asia Tenggara, Rektor Soroti Mutu Pendidikan
MTsN 1 Garut Bentuk Pokja Ekoteologi, Perpustakaan Gelar Aksi Penghijauan
Kapolsek Tarogong Kidul Ingatkan Siswa MTsN 1 Garut Jauhi Geng Motor
Raih 14 Medali, SMK Muhammadiyah Garut Juara Umum Kejurda Tapak Suci 2026
14 Murid SMK Muhammadiyah Garut Ikuti Kejurda Tapak Suci 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:18 WIB

Milad Muhammadiyah ke-114, PDM Garut Siapkan 17 Kegiatan

Rabu, 4 November 2026 - 13:19 WIB

IKKHG Garut Terima Kunjungan Gates Foundation dan Kemenkes untuk Tinjau DED 2.0

Rabu, 4 November 2026 - 08:09 WIB

IPI Garut Peringkat 238 Asia Tenggara, Rektor Soroti Mutu Pendidikan

Selasa, 3 November 2026 - 20:12 WIB

MTsN 1 Garut Bentuk Pokja Ekoteologi, Perpustakaan Gelar Aksi Penghijauan

Senin, 2 November 2026 - 15:19 WIB

Kapolsek Tarogong Kidul Ingatkan Siswa MTsN 1 Garut Jauhi Geng Motor

Berita Terbaru

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut, Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag., saat wawancara bersama WartaGarut.com.

KEAGAMAAN

Milad Muhammadiyah ke-114, PDM Garut Siapkan 17 Kegiatan

Kamis, 5 Nov 2026 - 08:18 WIB