WARTA GARUT – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut telah melakukan pengamanan selama bulan puasa dan sahur guna mengantisipasi gangguan Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum). Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Satpol PP Kabupaten Garut, Iwan Riswandi saat diwawancarai di Kantor Satpol PP Garut, Jalan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (11/4/2023).
“Pengamanan yang kami lakukan selama bulan puasa dan sahur ini fokus pada upaya penanganan gangguan Trantibum seperti tawuran antar warga, Penyakit Masyarakat atau Pekat, petasan, dan balap liar,” ujar Iwan.

Sementara menjelang Idul Fitri 1444 H, kata Ia, Satpol PP Garut juga telah menerima arahan dari beberapa menteri dan telah melakukan rapat koordinasi lintas sektoral dengan Polres Garut terkait dalam pembagian tugas. Salah satunya adalah pengamanan Idul Fitri baik pelaksanaan Idul Fitri maupun pengamanan jalur selama 14 hari di beberapa titik seperti di Samarang, Cilawu, dan titik-titik lain yang nantinya akan ditentukan.
“Kami juga memetakan lima titik pengamanan, di antaranya GTC, Cilawu, dan Malangbong. Namun, sesuai perkembangan situasi, titik-titik tersebut masih bisa berubah,” tambah Iwan.
Iwan juga menegaskan bahwa Satpol PP Garut akan membantu pihak aparat keamanan Polri dan TNI serta Dinas Perhubungan dalam menangani gangguan Trantibum. Selain itu, mereka juga mendorong penyelenggara kegiatan wisata untuk mempersiapkan diri dengan baik guna mengatasi lonjakan wisatawan dan gangguan Trantibum.
“Pada pengamanan Idul Fitri nanti, kami menyiapkan 183 personel yang sehat dan bugar serta perlengkapan seperti kendaraan dinas, perlengkapan pribadi, dan tongkat lampu,” pungkas Iwan.















