Orang Harus ” BENCI ” Matematika

- Jurnalis

Kamis, 1 Februari 2024 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Orang Harus ” BENCI ” Matematika.Penulis: Oleh Ilham Ali Robbani. Gambar oleh tjevans dari Pixabay

Orang Harus ” BENCI ” Matematika.Penulis: Oleh Ilham Ali Robbani. Gambar oleh tjevans dari Pixabay

Sebelum menjudge judul alangkah baiknya kupas dengan tuntas artikel di bawah ini agar tidak menjadi suatu disinformasi arti dari bahasan yang menarik ini. Oke langsung saja pada pembahasannya.

Mungkin sudah menjadi suatu paradigma di kalangan kita semua dari zaman dulu hingga kini ketika orang mendengar kata matematika itu sudah menjadi hal yang kurang diminati bahkan ditakuti oleh banyak orang. 

Adanya kesan-kesan itu yang kadang menjadi suatu dogma dan mendarah daging dari kita akan matematika itu sendiri. Hal ini tentu akan menimbulkan suatu alasan yang kurang mendasar orang tidak mau memahami dan mempelajari matematika secara utuh. 

Tentunya ini akan menjadi suatu culture yang kurang baik ketika setiap generasi masih mempunyai pandangan seperti itu. 

Walaupun kita sadari bahwa kemampuan setiap manusia itu pasti berbeda, namun minimal dia dapat menghilangkan kesan buruk itu yang berakar pada bencinya orang mempelajari dan menyukai matematika.

Ada beberapa ulasan mengenai alasan-alasan orang membenci matematika yaitu :

Pertama, malasnya orang mempelajari matematika. 

Alasan ini cukup logis bagaimana kita dapat memahami matematika jika kita pun malas untuk mempelajarinya. Budaya malas adalah salah satu penghambat perkembangan diri manusia. 

Sebab budaya malas dalam hal belajar akan menimbulkan suatu efek jangka panjang yaitu kebodohan.

Kedua, lingkungan sekitar diri kita yang memberikan kesan negatif matematika. Hal ini cukup menarik karena akan menjadi suatu pembenaran bahwa membenci matematika adalah suatu hal wajar karena toh banyak yang memberikan kesan negatif akan matematika. 

Hal yang paling berbahaya adalah ketika itu tidak menjadi suatu motivasi dalam diri namun malah membuat menjadi malas belajar. 

Peran yang paling vital adalah keluarga khususnya orang tua walaupun memang orang tua tidak menguasai matematika tapi setidaknya dapat memberikan energi-energi positif terkait matematika. 

Terlebih ada peribahasa buah tak jauh dari pohonnya. Tentu orang tua pastinya berharap anak-anak bisa lebih baik dari mereka.

Ketiga, Guru yang galak. Ini selalu menjadi suatu acap kali disebut bahwa mereka juga tidak menyukai matematika karena guru yang galak. 

Sehingga menjadi suatu ketakutan orang itu mau mempelajari matematika dengan baik di sekolah karena selalu ada dalam tekanan yang kurang baik.

Keempat, Rumitnya dengan rumus dan angka. Ini selalu menjadi alasan juga bahwa orang benci karena rumit memahami rumus dan angka seperti rumitnya hubungan aku dan dia hehehe. 

Hal ini wajar toh sebab memang rumus dalam matematika itu beragam dan bertingkat-tingkat. Ketika SD mungkin baik-baik saja karena hanya perhitungan dasar dan soal-soal cerita yang menarik. 

Baca Juga :  Cabup PKS Helmi Budiman: Diskusi Publik IPI Garut, Mahasiswa Dorong Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Karakter

Namun semakin naik tingkat bahkan hingga perguruan tinggi matematika semakin rumit dan menjadi abstrak. 

Tentu ini akan menjadi alasan kuat orang benci karena memang rumus matematika itu sudah disempurnakan kalau ada penyederhanaan konsep perlu pengkajian lebih dalam oleh para ahli.

 

Dari empat alasan dasar diatas menjadi suatu hal yang menjadi faktor-faktor dari bencinya dan kurang minatnya terhadap matematika. 

Maka hal itulah penulis akan membahasnya dan harapannya bisa menjadi solusi dan juga cara agar orang semakin kurang benci terhadap matematika.

 

Judul diatas bukan ajakan orang benci matematika tapi suatu campaign yang penulis gerakan agar kita mengubah makna benci dalam arti ketidaksukaan menjadi suatu makna konotasi yaitu Belajar & Cinta Matematika. 

Tapi bakal muncul beragam pertanyaan apakah mampu bagi kita untuk merubah hal itu semua. Tentu jawabannya mampu, seperti kata peribahasa bisa karena terbiasa.

Lantas suatu urgensi kenapa sih kita harus suka dan belajar matematika ?

Dikutip dari beragam sumber serta pandangan pribadi ada beberapa hal yang membuat kita harus dapat memahami dan mempelajari matematika secara umum serta dapat menerapkannya dalam kehidupan ini karena beragam alasan diantaranya :

Pertama, Melatih berpikir kritis, logis dan sistematis

Manusia diberikan akal sehingga mampu untuk berpikir. Kemampuan berpikir manusia sangatlah luas namun 3 hal diatas yang harus benar-benar dimiliki setiap insan manusia. 

Kritis adalah kemampuan untuk menganalisis dan mengevaluasi informasi yang didapat dari hasil pengamatan, pengalaman, penalaran maupun komunikasi untuk memutuskan apakah informasi tersebut dapat dipercaya sehingga dapat memberikan kesimpulan yang rasional dan benar. 

Logis adalah kemampuan yang berdasarkan logika. Sedangkan sistematis adalah kemampuan mengolah dengan tersusun atau berurutan sehingga tidak melebar kemana-mana. 

Dengan belajar matematika kita akan dituntut untuk benar-benar menguasai kemampuan-kemampuan tersebut.

Kedua, Melatih kesabaran dan ketelitian

Sabar dan teliti adalah dua hal penting bagi seorang akademisi terlebih ketika sobat semua mengerjakan suatu soal atau masalah matematika. 

Kita dituntut untuk dapat menyelesaikannya secara teliti dalam arti tidak tergesa-gesa namun tidak harus juga lambat dan itu pasti menuntut kesabaran.

 Sebab dalam menyelesaikan matematika itu harus benar-benar teliti agar tidak terjadi kesalahan perhitungan.

Ketiga, Penunjang Bidang Lain

Pernahkah sobat ilhametika mendengar kata matematika itu adalah ratunya ilmu pengetahuan. 

Sebab matematika itu memiliki hubungan dengan bidang-bidang lain atau dalam arti bahwa semua ilmu lain membutuhkan matematika. 

Dibawah ini ada beberapa contoh dari ilmu pengetahuan yang didalamnya terdapat matematika

Baca Juga :  IPI Garut Apresiasi Agus Tiana atas Prestasinya di Putera Puteri Bahari Jawa Barat 2024 dan Best Video Profil

Fisika : Pengukuran cahaya, relativitas waktu, kecepatan dan percepatan dll

Kimia : Pengukuran massa, pembuatan campuran bahan kimia, dll

Astronomi : Rotasi bumi, Jarak planet, waktu atau penanggalan dll

Ekonomi : Jual beli, untung rugi, dll

dan lainnya.

Keempat, Perkembangan Zaman dan inovasi

Zaman semakin berubah menuju perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin maju. Perkembangan ini tidak terlepas dari peran ilmu matematika dalam bidang iptek. 

Seperti contoh kehadiran komputer, internet, kendaraan dll merupakan hasil dari pengaplikasian matematika oleh karena itu menjadi suatu keharusan bagi kita untuk mampu memahami dan mempelajari matematika.

Dari alasan-alasan pokok diatas membuktikan bagi kita agar kita tidak benci lagi matematika tapi kita harus cinta dan dibuktikan dengan mau belajar matematika lebih baik lagi. 

Selanjutnya dibawah ini ada beberapa tips belajar matematika yang dihimpun oleh penulis diantaranya:

  1. Latihan

Pelajaran matematika tidak bisa dipelajari dengan cara membaca dan mendengarkan saja. Kamu harus aktif berlatih. Kerjakan segala PR dan tugas matematika yang diberikan. Cara ini efektif untuk melatih menggunakan rumus dan prosedur penyelesaian soal matematika.

  1. Jangan tertinggal

Pelajaran matematika adalah pelajaran yang berkelanjutan. Apa yang kamu pelajari hari ini adalah sambungan dari materi sebelumnya. 

Oleh karena itu, pastikan kamu hadir di setiap pelajaran matematika. Sebab, jika kamu tertinggal sulit untuk mengejarnya, terlebih jika kamu melakukannya di menit-menit terakhir sebelum ujian.

  1. Sering belajar

Matematika termasuk pelajaran yang kompleks. Kamu harus lebih sering belajar matematika dibandingkan dengan pelajaran lain. Meskipun demikian, pelajaran lain juga sama pentingnya dengan pelajaran matematika.

  1. Jangan menghafal seluruh rumus matematika

Hal ini tidak bisa kamu lakukan karena rumus matematika terlalu banyak. Cobalah dengan memahami konsep-konsep kunci. 

Cara ini akan lebih memudahkan dalam menyerap materi matematika tanpa harus banyak mengingat rumus.

  1. Pengulangan

Setelah kamu mengetahui cara untuk menyelesaikan suatu masalah dalam matematika, cara tersebut sering bisa digunakan juga untuk menyelesaikan masalah lainnya. 

Untuk itulah, saat ada masalah baru, coba gunakan cara lama yang sudah dipelajari sebelumnya.

  1. Pelajari kosakata matematika

Terkadang, kata yang digunakan dalam matematika memiliki arti yang berbeda dari kata yang sama ketika digunakan di luar matematika. 

Tulislah istilah-istilah matematika dalam catatanmu untuk memudahkan dalam mengingat makna kata tersebut.

  1. Percaya diri

Matematika memang sering membuat siswa cemas, tapi kamu harus tetap memiliki kepercayaan diri saat mengerjakan soal matematika.(*)

Sumber :

https://edumatik.net/7-alasan-kenapa-kamu-harus-mempelajari-matematika/

https://news.okezone.com/read/2015/04/21/65/1137678/tips-mudah-belajar-matematika

Penulis: Oleh Ilham Ali Robbani

Berita Terkait

Abdusy Syakur Amin Cabup Golkar Tegaskan Pendidikan sebagai Pilar Utama Kemajuan Garut
Cabup PKS Helmi Budiman: Diskusi Publik IPI Garut, Mahasiswa Dorong Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Karakter
MAN 2 Garut Gelar Rangkaian Kegiatan Edukatif dalam Rangka Milad ke-32 dan Lepas Pisah Kelas 12
Pesan Kepala Kemenag Garut, Pentingnya Jaga Marwah dan Jati Diri Lulusan MAN 2 Garut dalam Menghadapi Masa Depan
Kisah Inspiratif Melani Nur Azizah: Wisudawati Uniga Tetap Hadir Meski Alami Kecelakaan Malam Sebelum Wisuda
Rektor Uniga Abdusy Syakur Amin Apresiasi 338 Lulusan, 17 Diantaranya Lewat Jalur Publikasi Jurnal SINTA
Agustine Merdekawati Wisudawan Terbaik UNPAS: Tips dan Trick Wanita untuk Meraih Kebebasan Finansial Dengan Kerja Cerdas
Besok Universitas Garut Gelar Wisuda Angkatan ke-XXXIX Gelombang II Tahun Akademik 2023/2024 dengan 338 Lulusan
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Mei 2024 - 08:15 WIB

Abdusy Syakur Amin Cabup Golkar Tegaskan Pendidikan sebagai Pilar Utama Kemajuan Garut

Kamis, 23 Mei 2024 - 08:13 WIB

Cabup PKS Helmi Budiman: Diskusi Publik IPI Garut, Mahasiswa Dorong Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Karakter

Rabu, 22 Mei 2024 - 14:37 WIB

Pesan Kepala Kemenag Garut, Pentingnya Jaga Marwah dan Jati Diri Lulusan MAN 2 Garut dalam Menghadapi Masa Depan

Selasa, 21 Mei 2024 - 16:15 WIB

Kisah Inspiratif Melani Nur Azizah: Wisudawati Uniga Tetap Hadir Meski Alami Kecelakaan Malam Sebelum Wisuda

Selasa, 21 Mei 2024 - 15:58 WIB

Rektor Uniga Abdusy Syakur Amin Apresiasi 338 Lulusan, 17 Diantaranya Lewat Jalur Publikasi Jurnal SINTA

Selasa, 21 Mei 2024 - 06:13 WIB

Agustine Merdekawati Wisudawan Terbaik UNPAS: Tips dan Trick Wanita untuk Meraih Kebebasan Finansial Dengan Kerja Cerdas

Senin, 20 Mei 2024 - 22:19 WIB

Besok Universitas Garut Gelar Wisuda Angkatan ke-XXXIX Gelombang II Tahun Akademik 2023/2024 dengan 338 Lulusan

Senin, 20 Mei 2024 - 20:49 WIB

BEM KBM IPI Garut Gelar Diskusi Publik Gagasan Bakal Calon Bupati untuk Guru 5 Tahun ke Depan

Berita Terbaru