Pahami Aturan Lalu Lintas: Mengemudi dengan Sandal Jepit Bisa Membahayakan Keselamatan Berkendara

- Jurnalis

Senin, 10 Juli 2023 - 05:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pahami Aturan Lalu Lintas_ Mengemudi dengan Sandal Jepit Bisa Membahayakan Keselamatan Berkendara (gambar by istockphoto)

Pahami Aturan Lalu Lintas_ Mengemudi dengan Sandal Jepit Bisa Membahayakan Keselamatan Berkendara (gambar by istockphoto)

WARTAGARUT.COM – Sandal jepit merupakan salah satu jenis alas kaki yang sederhana namun nyaman. 

Alas kaki ini terdiri dari satu sol dan dua tali berbentuk V yang mirip dengan huruf “V” terbalik. 

Terbuat dari bahan karet, busa, PVC, dan bahan lainnya, sandal jepit memberikan pilihan ketebalan dan kelembutan sol serta tali yang beragam.

Alas kaki ini sangat populer karena kepraktisannya. Sandal jepit mudah dipasang dan dilepas, serta sangat ringan untuk digunakan. 

Banyak orang menggunakan sandal jepit sebagai pilihan alas kaki yang nyaman untuk beraktivitas di luar ruangan saat musim panas, seperti saat berada di rumah atau di pantai.

Sandal jepit hadir dalam berbagai gaya, termasuk sol datar, sol dengan desain pijatan terangkat, serta fitur anti slip dan anti bakteri. 

Ini menjadikan sandal jepit tidak hanya nyaman, tetapi juga aman digunakan.

Meskipun sandal jepit memiliki banyak keunggulan, tetapi ada beberapa hal yang perlu diingat. 

Penggunaan sandal jepit dalam jangka panjang dapat menyebabkan kelelahan dan masalah kesehatan lainnya. 

Namun, ada satu hal yang lebih penting untuk diingat, yaitu sandal jepit sebaiknya tidak dipakai saat mengemudi. 

Baca Juga :  Jamaah Haji Garut 2024 Ungkap Kepuasan Terhadap Pelayanan Kemenag dan Fasilitas di Tanah Suci

Ada beberapa alasan mengapa sandal jepit tidak cocok untuk digunakan saat mengemudi:

  • Bahaya untuk Keselamatan:

Tanpa penopang pada bagian bawah sandal jepit, pengemudi dapat kehilangan kendali pada pedal, bahkan menyebabkan kecelakaan.

Ketidakstabilan:

Sandal jepit rentan tergeser dan terpelintir, sehingga mengakibatkan ketidakstabilan pemakainya saat berdiri dan berjalan. Ketidakstabilan ini juga dapat mempengaruhi kelenturan dan stabilitas kaki saat mengemudi, yang berpotensi mengurangi keselamatan berkendara.

  • Cedera Kaki:

Sandal jepit dengan sol yang tipis dapat menyebabkan kelelahan dan cedera pada kaki saat berjalan atau mengemudi dalam waktu lama.

Oleh karena itu, demi keselamatan dan kenyamanan saat mengemudi, sebaiknya kita menghindari penggunaan sandal jepit. Lebih baik memilih sepatu olahraga atau sepatu formal yang stabil dan nyaman saat mengendarai kendaraan.

Selain itu, perlu diingat bahwa di beberapa negara dan wilayah, mengenakan sandal jepit saat mengemudi dapat dianggap sebagai pelanggaran lalu lintas yang dapat dikenakan denda. Beberapa contohnya adalah:

  • Amerika Serikat:

Di beberapa wilayah bagian di Amerika Serikat, mengenakan sandal jepit saat mengemudi dianggap sebagai perilaku mengemudi yang berbahaya dan dapat dikenakan denda.

  • Kanada:
Baca Juga :  PORKAB Garut 2024, Ketua KONI, A Syakur Amin: 42 Kecamatan Bersiap Bersaing di 26 Cabang Olahraga

Beberapa provinsi di Kanada juga melarang penggunaan sandal jepit saat mengemudi, dan pelanggar dapat dikenakan denda.

  • Australia:

Di beberapa wilayah bagian Australia, mengenakan sandal jepit saat mengemudi akan dikenakan denda.

  • Singapura:

Di Singapura, mengenakan sandal jepit saat mengemudi dianggap ilegal dan dapat dikenakan denda hingga S$1.000.

  • Malaysia:

Di Malaysia, mengenakan sandal jepit saat mengemudi juga merupakan pelanggaran yang dapat dikenakan denda maksimal RM300.

Dalam negara dan wilayah yang disebutkan di atas, sangat disarankan untuk tidak menggunakan sandal jepit saat mengemudi guna menghindari denda dan penalti lalu lintas.

Dengan demikian, meskipun sandal jepit adalah pilihan yang praktis dan nyaman sebagai alas kaki, kita perlu menyadari bahwa penggunaannya harus disesuaikan dengan situasi dan aktivitas yang dilakukan. 

Ketika berada di dalam kendaraan, lebih baik menggunakan sepatu yang stabil dan aman untuk menjaga keselamatan kita saat berkendara.***

Berita Terkait

Jamaah Haji Garut 2024 Ungkap Kepuasan Terhadap Pelayanan Kemenag dan Fasilitas di Tanah Suci
Bale Khitan Paseban Garut Bagikan Kebahagiaan Lewat Pemotongan Hewan Kurban
Kepala Kemenag Garut: Idul Adha sebagai Momentum Solidaritas Sosial dan Kebersamaan
A. Syakur Amin: Idul Adha Ajarkan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial
Helmi Budiman: Khitanan Massal Syarikat Islam Garut Perkuat Silaturahmi dan Bantu Masyarakat Kurang Mampu
Jaga Stabilitas Keandalan Pasokan Listrik, PLN UP3 Garut Laksanakan Gelar Pasukan dan Peralatan Kelistrikan Menyambut Perayaan Idul Adha 1445 Hijriah
KPU Kabupaten Garut Tetapkan 50 Calon Terpilih Anggota DPRD
HIMASIP ITG Berpartisipasi dalam Penanaman Pohon Serentak di Pasirwangi untuk Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:20 WIB

Jamaah Haji Garut 2024 Ungkap Kepuasan Terhadap Pelayanan Kemenag dan Fasilitas di Tanah Suci

Rabu, 19 Juni 2024 - 20:12 WIB

Bale Khitan Paseban Garut Bagikan Kebahagiaan Lewat Pemotongan Hewan Kurban

Rabu, 19 Juni 2024 - 19:32 WIB

Kepala Kemenag Garut: Idul Adha sebagai Momentum Solidaritas Sosial dan Kebersamaan

Selasa, 18 Juni 2024 - 17:41 WIB

A. Syakur Amin: Idul Adha Ajarkan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

Selasa, 18 Juni 2024 - 13:05 WIB

Helmi Budiman: Khitanan Massal Syarikat Islam Garut Perkuat Silaturahmi dan Bantu Masyarakat Kurang Mampu

Minggu, 16 Juni 2024 - 20:17 WIB

Jaga Stabilitas Keandalan Pasokan Listrik, PLN UP3 Garut Laksanakan Gelar Pasukan dan Peralatan Kelistrikan Menyambut Perayaan Idul Adha 1445 Hijriah

Sabtu, 15 Juni 2024 - 06:25 WIB

KPU Kabupaten Garut Tetapkan 50 Calon Terpilih Anggota DPRD

Jumat, 14 Juni 2024 - 18:46 WIB

HIMASIP ITG Berpartisipasi dalam Penanaman Pohon Serentak di Pasirwangi untuk Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Berita Terbaru