Format Baru Piala Dunia FIFA 2026 Buka Jalan Tim Kuda Hitam Ciptakan Kejutan

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Trofi Piala Dunia FIFA 2026 dengan latar bendera negara peserta. Format baru 48 tim membuka peluang lebih besar bagi tim kuda hitam untuk menciptakan kejutan di turnamen terbesar dunia.

Trofi Piala Dunia FIFA 2026 dengan latar bendera negara peserta. Format baru 48 tim membuka peluang lebih besar bagi tim kuda hitam untuk menciptakan kejutan di turnamen terbesar dunia.

WARTAGARUT.COMPiala Dunia FIFA 2026 diprediksi tidak hanya menjadi turnamen terbesar sepanjang sejarah, tetapi juga berpotensi melahirkan lebih banyak kejutan.

Format baru yang menghadirkan 48 negara peserta dinilai membuka peluang lebih besar bagi tim-tim nonunggulan atau kuda hitam untuk bersinar di panggung sepak bola dunia.

Untuk pertama kalinya, FIFA menambah jumlah peserta dari 32 menjadi 48 negara.

Perubahan tersebut membuat lebih banyak negara mendapat kesempatan tampil di putaran final dan meningkatkan kemungkinan munculnya kejutan sejak fase grup.

Jika pada edisi-edisi sebelumnya persaingan cenderung didominasi negara-negara besar seperti Brasil, Argentina, Prancis, Jerman, Spanyol, dan Inggris, kini peta kekuatan diperkirakan menjadi lebih terbuka.

Format 48 Tim Ubah Peta Persaingan

Piala Dunia FIFA 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan menghadirkan 12 grup yang masing-masing dihuni empat negara.

Bertambahnya jumlah peserta membuat lebih banyak tim dari Asia, Afrika, Concacaf, hingga Oseania mendapat kesempatan tampil di ajang paling bergengsi dunia.

Kondisi tersebut membuat variasi kekuatan peserta semakin beragam dan memperbesar peluang munculnya kejutan yang sebelumnya sulit terjadi dalam format lama.

Baca Juga :  252.520 Warga Miskin, Bupati Garut Siapkan Solusi Khusus, Efektifkah?

Negara Nonunggulan Berpeluang Mencuri Perhatian

Beberapa negara yang tidak termasuk favorit juara berpotensi menjadi sorotan sepanjang turnamen.

Tim seperti Uzbekistan, Yordania, Curacao, Cape Verde, Haiti, hingga Kongo datang dengan status underdog, namun memiliki kesempatan menciptakan kejutan di fase grup.

Selain itu, negara-negara seperti Senegal, Maroko, Jepang, Korea Selatan, dan Mesir juga berpeluang menjadi ancaman serius bagi tim-tim unggulan.

Keberhasilan Maroko menembus semifinal Piala Dunia FIFA 2026 menjadi bukti bahwa tim di luar lingkaran elite dunia mampu bersaing di level tertinggi.

Tim Favorit Tidak Bisa Lagi Meremehkan Lawan

Format baru membuat setiap pertandingan memiliki arti penting.

Negara-negara unggulan tidak lagi bisa menganggap enteng lawan yang secara peringkat berada di bawah mereka.

Dengan jumlah pertandingan yang lebih banyak dan jadwal yang lebih panjang, faktor kebugaran, rotasi pemain, serta kesiapan mental akan menjadi penentu utama.

Situasi ini membuat peluang terjadinya hasil di luar prediksi semakin besar dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.

Baca Juga :  Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026 Dibuka, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi  

Kejutan Jadi Daya Tarik Utama

Salah satu alasan Piala Dunia selalu dinantikan adalah kemungkinan lahirnya cerita-cerita tak terduga.

Publik sepak bola dunia kerap menyukai kisah tim kecil yang mampu menantang bahkan mengalahkan negara-negara besar.

Format 48 tim memberikan panggung yang lebih luas bagi negara-negara tersebut untuk menunjukkan kualitas mereka di hadapan dunia.

Tak sedikit pengamat menilai Piala Dunia FIFA 2026 berpotensi menjadi turnamen dengan jumlah kejutan terbanyak sepanjang sejarah.

Piala Dunia yang Sulit Diprediksi

Selain menghadirkan total 104 pertandingan, format baru FIFA juga membuat perjalanan menuju gelar juara menjadi lebih kompleks.

Tim favorit tetap memiliki peluang besar untuk melangkah jauh, namun jalan mereka dipastikan tidak akan semudah edisi sebelumnya.

Dengan semakin banyaknya negara yang memiliki kualitas kompetitif, peluang lahirnya tim kuda hitam diperkirakan menjadi salah satu cerita terbesar dalam Piala Dunia 2026.

Bukan tidak mungkin, turnamen kali ini akan menghadirkan negara kejutan yang mampu melangkah jauh dan mengubah peta persaingan sepak bola dunia. **

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Persija vs Persebaya Berakhir Pahit, Satu Insiden Mengubah Hasil Laga
Porto vs Aston Villa: Villa Sempat Bangkit, Mengapa Akhirnya Tumbang?
Montréal vs Inter Miami: Mengapa Selebrasi Suárez Jadi Sorotan?
Wehen Wiesbaden vs Bayern: Mengapa Raksasa Jerman Bisa Tumbang?
Celtic vs Milan Sempat Berat Sebelah, Lalu Berakhir Tak Terduga
Myanmar vs Malaysia Berakhir 1-2, Satu Momen Ini Ubah Jalannya Laga
Jadwal Piala Presiden 2026 Resmi, Big Match Ini Curi Perhatian
Liverpool vs Sunderland Berakhir 4-2, Satu Momen Ini Ubah Jalannya Laga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:21 WIB

Persija vs Persebaya Berakhir Pahit, Satu Insiden Mengubah Hasil Laga

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:19 WIB

Porto vs Aston Villa: Villa Sempat Bangkit, Mengapa Akhirnya Tumbang?

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:15 WIB

Montréal vs Inter Miami: Mengapa Selebrasi Suárez Jadi Sorotan?

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:17 WIB

Celtic vs Milan Sempat Berat Sebelah, Lalu Berakhir Tak Terduga

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:03 WIB

Myanmar vs Malaysia Berakhir 1-2, Satu Momen Ini Ubah Jalannya Laga

Berita Terbaru

Ilustrasi Pepê mencetak gol kemenangan Porto atas Aston Villa.

SEPUTAR OLAHRAGA

Porto vs Aston Villa: Villa Sempat Bangkit, Mengapa Akhirnya Tumbang?

Minggu, 26 Jul 2026 - 19:19 WIB

selebrasi Luis Suárez yang didedikasikan untuk Germán Berterame (foto : Instagram Inter Miami CF)

SEPUTAR OLAHRAGA

Montréal vs Inter Miami: Mengapa Selebrasi Suárez Jadi Sorotan?

Minggu, 26 Jul 2026 - 19:15 WIB