Pemkab Garut Dukung BP2MI Lindungi Pekerja Migran Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 15 September 2022 - 06:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Sosialisasi Meraih Peluang Kerja Ke Luar Negeri yang dilaksanakan di Aula Insitut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (14/9/2022).

Pelaksanaan Sosialisasi Meraih Peluang Kerja Ke Luar Negeri yang dilaksanakan di Aula Insitut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (14/9/2022).

WARTA GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut bekerja sama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Jawa Barat mengadakan Sosialisasi Meraih Peluang Kerja Ke Luar Negeri. Kegiatan Sosialisasi itu diadakan di Aula Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (14/9/2022).

Bupati Garut H Rudy Gunawan mengatakan persoalan pekerjaan merupakan hal  pokok bagi setiap orang. Oleh karena itu kata dia, sosialisasi  ini dianggap sangat penting, terutama bagi para pekerja yang akan bekerja di luar negeri, membutuhkan informasi, salah satunya terkait perlindungan.

“Badan perlindungan dan penempatan tenaga imigran, tenaga kerja imigran atau kita lebih kerennya diaspora, diaspora itu juga merupakan bagian orang yang dari Indonesia berada di luar negeri,”katanya menegaskan.

Direktur Penempatan Non Pemerintah Kawasan Eropa dan Timur Tengah BP2MI, Sukarman menjelaskan, Kegiatan ini merupakan upaya strategis untuk memberantas pengiriman Pekerja Migran Indonesia (P2MI) secara non prosedural.

“Itu (PPMI non prosedural) adalah harusnya dimulai dari hulunya, hulunya itu adalah kantong-kantong di daerah-daerah,”katanya 

Bahkan kata dia, Jika  merujuk pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang  tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Perlindungan itu kewajiban pemerintah mulai dari Pemerintahan Pusat hingga Hingga Pemerintahan, karena perlindungan itu bersifat menyeluruh dari hulu hingga hilir.

“Penyelenggaraan sosialisasi ini untuk  memperkuat kolaborasi sinergitas antara kementerian atau lembaga pusat dengan daerah,”ujarnya menjelaskan.

Berita Terkait

Bupati Garut Tutup BLK 2026, Lulusan Siap Buka Usaha dan Masuk Industri
Ribuan Koi Meriahkan Garut Young Koi Show 2026, Peserta Datang dari Jakarta hingga Balikpapan
Kunjungan Strategis ke KKP, Bupati Garut Dorong Pelabuhan Cilauteureun demi Ekonomi Selatan
Resmikan DED Tahap II, Bupati Garut Optimistis Layanan Kesehatan Masyarakat Lebih Cepat
PDAM Tirta Intan Garut Bantu Perbaiki Rumah Ibu Novi, Kolaborasi Lawan Kemiskinan Ekstrem
Kabel Semrawut di Garut Bakal Dirapikan, Bupati Syakur Gandeng APJATEL Jabar
MERIAH! Kejurda Voli U-18 Jabar Dibuka, Bupati Garut Dorong Sport Tourism dan Perlindungan Atlet Lewat BPJamsostek
Kabar Baik! 4.400 Petani Garut Dapat Asuransi Mikro, Ini Manfaatnya

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:13 WIB

Bupati Garut Tutup BLK 2026, Lulusan Siap Buka Usaha dan Masuk Industri

Kamis, 16 April 2026 - 14:41 WIB

Ribuan Koi Meriahkan Garut Young Koi Show 2026, Peserta Datang dari Jakarta hingga Balikpapan

Rabu, 15 April 2026 - 19:18 WIB

Kunjungan Strategis ke KKP, Bupati Garut Dorong Pelabuhan Cilauteureun demi Ekonomi Selatan

Rabu, 15 April 2026 - 19:01 WIB

Resmikan DED Tahap II, Bupati Garut Optimistis Layanan Kesehatan Masyarakat Lebih Cepat

Rabu, 15 April 2026 - 11:59 WIB

PDAM Tirta Intan Garut Bantu Perbaiki Rumah Ibu Novi, Kolaborasi Lawan Kemiskinan Ekstrem

Berita Terbaru

error: Content is protected !!