WARTAGARUT.COM – Kegiatan pembelajaran Ramadhan di Al Mashduqi Islamic School Garut berlangsung berbeda tahun ini.
Para santri dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti simulasi praktik pembayaran zakat fitrah secara langsung sebagai bagian dari edukasi keagamaan yang menekankan pemahaman nilai berbagi dan kepedulian sosial sejak usia dini.
Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta didik dari Al Mashduqi Kindergarten, Islamic Primary School, EXIS, hingga IIBS Garut.
Dalam kegiatan ini, para siswa tidak hanya mendapatkan materi tentang makna dan manfaat zakat, tetapi juga mempraktikkan langsung tata cara menunaikan zakat fitrah.
Proses pembelajaran berlangsung interaktif. Anak-anak diajak mengenal konsep zakat sebagai salah satu kewajiban umat Islam di bulan Ramadhan.
Mereka mempelajari tujuan zakat, membaca niat zakat fitrah, hingga mempraktikkan cara menyerahkan zakat kepada pihak yang menerima.
Simulasi ini dilakukan dengan pendampingan dari tim edukasi sosial yang memberikan pengenalan tentang pentingnya zakat dalam kehidupan masyarakat.
Melalui metode praktik langsung, siswa dapat memahami bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga sarana untuk membantu sesama dan membersihkan hati.
Antusiasme terlihat dari para santri cilik yang mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat.
Senyum dan keceriaan tampak saat mereka menjalani proses simulasi zakat, mulai dari memahami niat hingga menyerahkan zakat secara simbolis.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembelajaran karakter yang menanamkan nilai empati, kepedulian, dan tanggung jawab sosial.
Dengan pendekatan edukatif yang menyenangkan, siswa diperkenalkan pada konsep berbagi sejak usia emas, sehingga nilai-nilai sosial dapat tumbuh secara alami dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, pembelajaran Ramadhan di lingkungan sekolah tidak hanya berfokus pada teori keagamaan, tetapi juga pada praktik nyata yang membentuk karakter generasi muda yang peduli dan bermanfaat bagi masyarakat.***
Penulis : Soni Tarsoni

















