WARTAGARUT.COM – Persija vs Arema pada perebutan posisi ketiga Piala Presiden 2026 berakhir dengan kemenangan 3-1 untuk Macan Kemayoran.
Meski menang meyakinkan, Arema FC masih memimpin rekor pertemuan kedua tim sepanjang sejarah.
Persija mengamankan kemenangan melalui gol Witan Sulaeman pada menit ke-8, Arlyansyah Abdulmanan menit ke-73, dan Victor Dethan menit ke-87.
Sementara satu-satunya gol Arema dicetak Salim Tuharea pada menit ke-28.
VAR Warnai Jalannya Pertandingan
Laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta berlangsung menarik dengan sejumlah momen penting yang memengaruhi jalannya pertandingan.
VAR dua kali menjadi sorotan. Gol Arema FC pada babak pertama yang dicetak Marcos Vinicius/Joel Vinicius dianulir karena handball.
Di penghujung babak kedua, Persija juga kehilangan satu gol setelah wasit membatalkannya akibat offside usai meninjau tayangan VAR.
Terlepas dari dua keputusan tersebut, Persija tampil lebih efektif memanfaatkan serangan balik cepat hingga mampu mengunci kemenangan 3-1.
Persija Pangkas Rekor, Arema Masih Unggul Head-to-Head
Kemenangan ini memang memperbaiki catatan Persija dalam duel melawan Arema FC, tetapi belum mengubah dominasi Singo Edan dalam rekor keseluruhan.
Dari 33 pertemuan resmi, Arema FC masih mencatat 13 kemenangan, sedangkan Persija mengoleksi 10 kemenangan, sementara 10 pertandingan lainnya berakhir imbang.
Hasil di Piala Presiden 2026 juga menjadi bekal penting bagi kedua tim sebelum memasuki Liga Super Indonesia musim baru.
Pada kompetisi liga musim sebelumnya, Persija Jakarta menutup musim di peringkat ketiga, sedangkan Arema FC mengakhiri kompetisi di peringkat kesembilan.
Dengan demikian, kemenangan di laga perebutan posisi ketiga memberi tambahan kepercayaan diri bagi Persija, sementara Arema masih memiliki catatan historis yang lebih baik dalam rekor pertemuan kedua klub.
Penulis : Soni Tarsoni

















Komentar