VAR Anulir Gol Iran pada Menit 90+6 saat Mesir vs Iran, Apa Alasan Wasit Membatalkannya?

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

VAR Anulir Gol Iran pada Menit 90+6 saat Mesir vs Iran, Apa Alasan Wasit Membatalkannya?

VAR Anulir Gol Iran pada Menit 90+6 saat Mesir vs Iran, Apa Alasan Wasit Membatalkannya?

Gol Iran Dianulir VAR Jadi Momen Paling Kontroversial di Laga Mesir vs Iran

WARTAGARUT.COM– Laga Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026 menyisakan kontroversi besar setelah gol Iran dianulir melalui pemeriksaan VAR Mesir vs Iran pada menit ke-90+6.

Keputusan wasit membuat Iran gagal meraih kemenangan dramatis dan pertandingan berakhir imbang 1-1.

Insiden gol Iran dianulir langsung menjadi perbincangan karena terjadi pada masa injury time.

Banyak pendukung mempertanyakan alasan wasit membatalkan gol tersebut, sementara tayangan ulang VAR menjadi sorotan utama.

Kronologi Gol Iran yang Dianulir

Drama terjadi pada menit ke-90+6 ketika Iran berhasil memasukkan bola ke gawang Mesir dan para pemain sempat merayakan gol yang diyakini menjadi penentu kemenangan.

Namun wasit Szymon Marciniak menunda pengesahan gol dan menerima informasi dari ruang Video Assistant Referee (VAR).

Setelah proses peninjauan selesai, keputusan akhir menyatakan gol Iran dianulir sehingga skor tetap 1-1.

Tak lama setelah keputusan diumumkan, pertandingan kembali dilanjutkan hingga peluit panjang dibunyikan tanpa ada tambahan gol.

Bagaimana Proses VAR Bekerja?

Dalam pertandingan Mesir vs Iran, VAR digunakan untuk memeriksa kemungkinan adanya pelanggaran pada fase awal terciptanya gol.

Baca Juga :  Korea Selatan vs Ekuador 3-0, Debut Robert Moreno Langsung Berbuah Kemenangan

Sesuai protokol, tim VAR dapat meninjau empat situasi utama, yaitu gol, penalti, kartu merah langsung, dan kesalahan identitas pemain.

Ketika ditemukan indikasi pelanggaran sebelum bola masuk ke gawang, wasit berhak membatalkan gol setelah menerima rekomendasi atau melakukan on-field review apabila diperlukan.

Pada kasus VAR Mesir vs Iran, hasil pemeriksaan menunjukkan adanya pelanggaran dalam proses serangan sehingga gol tidak disahkan.

Aturan IFAB yang Menjadi Dasar

Keputusan gol Iran dianulir mengacu pada Laws of the Game yang diterbitkan oleh International Football Association Board (IFAB).

Dalam regulasi tersebut, sebuah gol harus dibatalkan apabila pada fase serangan sebelumnya terjadi pelanggaran, seperti mendorong lawan, menarik pemain, handball oleh tim penyerang, atau offside yang berpengaruh langsung terhadap terciptanya gol.

Karena VAR menilai terdapat pelanggaran dalam Attacking Possession Phase (APP) sebelum bola masuk ke gawang, wasit memiliki dasar hukum untuk membatalkan gol tersebut.

Dengan demikian, keputusan bukan diambil berdasarkan hasil akhir tembakan, melainkan karena adanya pelanggaran pada rangkaian serangan yang menghasilkan gol.

Baca Juga :  Vietnam vs Filipina 1-0, Dinh Bac Bawa Vietnam Menang di FIFA ASEAN Cup 2026

Dampak bagi Hasil Pertandingan

Keputusan VAR memiliki dampak sangat besar terhadap hasil Mesir vs Iran.

Apabila gol tersebut disahkan, Iran akan menutup pertandingan dengan kemenangan 2-1 dan membawa pulang tiga poin penuh.

Namun setelah gol Iran dianulir, pertandingan tetap berakhir imbang 1-1 sehingga kedua tim hanya memperoleh satu poin.

Hasil ini membuat persaingan di grup tetap terbuka dan menjaga peluang lolos Mesir maupun Iran menuju babak gugur Piala Dunia 2026.

Mengapa Keputusan VAR Sering Diperdebatkan?

Meski teknologi VAR dirancang untuk meminimalkan kesalahan wasit, keputusan yang dihasilkan tetap kerap memunculkan perdebatan.

Perbedaan sudut kamera, interpretasi terhadap intensitas pelanggaran, hingga durasi pemeriksaan sering menjadi bahan diskusi di kalangan pemain, pelatih, maupun suporter.

Dalam laga Mesir vs Iran, keputusan membatalkan gol Iran menjadi contoh bagaimana satu momen dapat mengubah hasil pertandingan sekaligus memengaruhi persaingan di fase grup.

Bagi Iran, keputusan tersebut menghilangkan kemenangan yang sudah di depan mata.

Sementara bagi Mesir, VAR menjadi penyelamat yang memastikan mereka membawa pulang satu poin penting dari laga yang berlangsung penuh drama.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Spanyol vs Kroasia: Statistik, Skor dan Gol Lamine Yamal
Statistik Ceko vs Inggris: Gordon dan Kane Jadi Penentu
Indonesia vs Bangladesh: Cek Jadwal dan Klasemen FIFA ASEAN Cup
Statistik Pertandingan Norwegia vs Portugal: Tembakan 22-12, Skor 1-2
Statistik Pertandingan Jepang vs Venezuela: Samurai Biru Menang 2-1
Statistik Korea Selatan vs Uruguay: La Celeste Menang 1-4
Persib vs Garudayaksa Dimajukan, Ini Jadwal Terbarunya
Klasemen Norwegia vs Portugal: Selecao Kokoh di Puncak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 13:04 WIB

Spanyol vs Kroasia: Statistik, Skor dan Gol Lamine Yamal

Senin, 28 September 2026 - 22:19 WIB

Indonesia vs Bangladesh: Cek Jadwal dan Klasemen FIFA ASEAN Cup

Senin, 28 September 2026 - 21:19 WIB

Statistik Pertandingan Norwegia vs Portugal: Tembakan 22-12, Skor 1-2

Senin, 28 September 2026 - 20:39 WIB

Statistik Pertandingan Jepang vs Venezuela: Samurai Biru Menang 2-1

Senin, 28 September 2026 - 20:20 WIB

Statistik Korea Selatan vs Uruguay: La Celeste Menang 1-4

Berita Terbaru

Bantuan untuk 10 korban selamat KM Virgo Transport 8 di Garut telah disalurkan

PEMKAB GARUT

10 Korban Selamat KM Virgo di Garut Terima Bantuan Rp3 Juta

Rabu, 30 Sep 2026 - 21:15 WIB

Timnas Spanyol menghadapi Timnas Kroasia dalam pertandingan UEFA Nations League 2026/2027 di Stadion Ramón Sánchez-Pizjuán, Sevilla, Selasa (29/9/2026).(Ilustrasi Warta Garut)

Olahraga

Spanyol vs Kroasia: Statistik, Skor dan Gol Lamine Yamal

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:04 WIB