WARTAGARUT.COM – Sebanyak 113 calon murid baru mengikuti psikotes dan tes membaca Al-Qur’an pada Gelombang 1 Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMK Muhammadiyah Garut, Rabu, 24 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal SMK Muhammadiyah Garut untuk memetakan kemampuan akademik, karakter, bakat, sekaligus kemampuan membaca Al-Qur’an para calon murid.
Peserta yang mengikuti rangkaian tes berasal dari berbagai SMP di Kabupaten Garut. Selain sebagai bagian dari proses penerimaan murid baru, kegiatan tersebut juga menjadi dasar penyusunan pembinaan yang akan diberikan setelah para murid resmi bersekolah di SMK Muhammadiyah Garut.
Kepala SMK Muhammadiyah Garut, Yan Yan Hermawan, S.Pd.I., mengatakan psikotes dilaksanakan untuk mengetahui kemampuan awal setiap calon murid sekaligus mengenali karakter, potensi, dan kebutuhan belajar mereka.
“Melalui psikotes ini kami ingin mengetahui kemampuan awal murid, mengenali karakter, bakat, dan kebutuhan mereka sehingga pembinaan yang diberikan setelah masuk sekolah dapat lebih tepat sasaran,” ujar Yan Yan Hermawan.
Selain psikotes, sekolah juga menyelenggarakan tes membaca Al-Qur’an bagi seluruh calon murid baru.
Tes tersebut bertujuan memetakan tingkat kelancaran membaca Al-Qur’an sehingga sekolah dapat menyiapkan program pembinaan yang sesuai.
Menurut Yan Yan, calon murid yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan kategori baik akan direkomendasikan mengikuti program tahfiz. Sementara bagi murid yang masih belum lancar, sekolah akan memberikan pendampingan secara bertahap.
“Kami ingin setiap murid mengalami perkembangan. Yang sudah lancar membaca Al-Qur’an akan diarahkan mengikuti program tahfiz, sedangkan yang masih kurang lancar akan kami bina agar ketika lulus dari SMK Muhammadiyah Garut mampu membaca Al-Qur’an dengan baik,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi para calon murid untuk mengenal lebih dekat lingkungan sekolah beserta berbagai fasilitas yang dimiliki SMK Muhammadiyah Garut.
Pihak sekolah berharap proses pemetaan kemampuan sejak awal dapat membantu guru dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan karakter setiap murid sekaligus memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman di lingkungan sekolah.
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar